Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Purwasedar Meriah dengan Drama Kolosal Ki Bagus Rangin
- account_circle Ardila Khaylila
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Purwasedar, Ditutup Drama Kolosal Ki Bagus Rangin | Doc: Istimewa
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sukabumihitz.com, Purwasedar – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia berlangsung khidmat dan meriah di Desa Purwasedar, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, pada Senin (17/8). Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI digelar masyarakat di Lapangan Dahaga Bakti, Kampung Cirangkong, Desa Purwasedar. Kegiatan tersebut melibatkan masyarakat Desa Purwasedar, warga dari sejumlah wilayah Kecamatan Ciracap, hingga anak-anak sekolah.
Camat Ciracap Lukman Taufik, S.Ag., turut menghadiri upacara tersebut. Selain menjadi ajang mengenang jasa para pahlawan, peringatan kemerdekaan ini juga mempertemukan masyarakat dari berbagai kalangan dalam suasana kebersamaan.
Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI Diikuti Warga dan Pelajar se-Ciracap

Warga dan pelajar se-Ciracap memeriahkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Purwasedar | Doc: Istimewa
Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI berlangsung dengan penuh khidmat. Masyarakat dan para pelajar mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Selain warga Desa Purwasedar, masyarakat dari sejumlah wilayah di Kecamatan Ciracap juga turut memeriahkan kegiatan tersebut. Kehadiran para pelajar membuat suasana upacara semakin semarak. Dengan demikian, kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk mengenalkan nilai-nilai perjuangan kepada generasi muda.
Di sisi lain, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI juga memperkuat rasa persatuan dan semangat kebersamaan di tengah masyarakat. Warga bersama para pelajar mengikuti kegiatan dengan tertib hingga seluruh rangkaian upacara selesai.
Anak-anak Saung Alam Hadirkan Drama Kolosal Ki Bagus Rangin

Anak-anak Saung Alam tampil dalam drama kolosal Ki Bagus Rangin pada peringatan HUT ke-81 RI di Purwasedar | Doc: Istimewa
Setelah upacara selesai, anak-anak Saung Alam Buruan Ajar Indonesia menyuguhkan pertunjukan teater untuk masyarakat. Penampilan tersebut menjadi salah satu kegiatan yang rutin mereka hadirkan setelah pelaksanaan upacara kemerdekaan.
Kali ini, mereka membawakan “12 Tahun Pertunjukan Drama Kolosal Teater17 Ciracap: Ki Bagus Rangin — Bara dari Tanah Cirebon.”
Pertunjukan tersebut melibatkan sekitar 100 anak yang tampil dalam satu panggung. Dalam penampilan itu, mereka menyatukan suara, gerak, dan ekspresi untuk menghidupkan kembali kisah perjuangan Ki Bagus Rangin, tokoh perlawanan dari tanah Cirebon.
Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, pertunjukan tersebut juga menjadi ruang pembelajaran bagi anak-anak untuk mengenal kisah perjuangan para tokoh terdahulu. Melalui seni pertunjukan, mereka dapat mempelajari sejarah sekaligus mengembangkan keberanian dan kreativitas.
Drama Kolosal Warnai Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan Pewarisan Sejarah

Pertunjukan drama kolosal Ki Bagus Rangin menjadi bagian dari pewarisan sejarah dan semangat perjuangan | Doc: Istimewa
Pertunjukan drama kolosal Teater17 Ciracap juga menjadi bagian dari perjalanan selama 12 tahun dalam menghadirkan seni pertunjukan bagi masyarakat. Selama perjalanan tersebut, teater menjadi salah satu media untuk mengenalkan sejarah sekaligus mengembangkan kreativitas dan keberanian anak-anak.
Sementara itu, kisah Ki Bagus Rangin dalam pertunjukan membawa pesan tentang keberanian, persatuan, dan semangat melawan ketidakadilan. Puluhan anak menyampaikan nilai-nilai tersebut melalui gerak, dialog, serta kolaborasi di atas panggung.
Melalui pertunjukan itu, generasi muda tidak hanya mengenang semangat perjuangan melalui cerita. Mereka juga menghidupkan kembali kisah tersebut melalui seni dan kreativitas.
Pada akhirnya, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Purwasedar menjadi lebih dari sekadar seremoni. Upacara, kebersamaan warga, serta pertunjukan drama kolosal menjadi satu rangkaian yang mempertemukan semangat kemerdekaan, sejarah, seni, dan generasi muda.
Dengan demikian, pertunjukan tersebut bukan sekadar hiburan. Anak-anak juga menjadikannya sebagai cara untuk mengenal sejarah, memainkan kembali kisah perjuangan, dan meneruskan semangatnya kepada generasi berikutnya.
BSI Explore 2026 Kenalkan Kehidupan dan Potensi Desa Purwasedar
Mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Sukabumi turut mengikuti berbagai aktivitas masyarakat Desa Purwasedar melalui program BSI Explore 2026. Kehadiran mahasiswa menjadi kesempatan untuk mengenal kehidupan masyarakat sekaligus melihat berbagai potensi yang berkembang di lingkungan desa.
Program BSI Explore 2026 mengusung tema “Inspirasi Membangun Negeri”. Sebanyak 30 mahasiswa mengikuti program tersebut di lima desa Kecamatan Ciracap, yaitu Desa Purwasedar, Desa Gunung Batu, Desa Ujung Genteng, Desa Cikangkung, dan Desa Pangumbahan.
Selama berada di Purwasedar, mahasiswa berkesempatan berinteraksi langsung dengan masyarakat serta mengenal berbagai kegiatan di lingkungan desa, termasuk aktivitas pendidikan, budaya, dan pariwisata. Pengalaman tersebut memberikan wawasan mengenai kehidupan masyarakat dan potensi lokal yang dapat dikembangkan bersama.
Selain itu, keterlibatan mahasiswa dalam berbagai kegiatan masyarakat menjadi bagian dari proses pembelajaran di luar kampus. Melalui BSI Explore 2026, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengalaman baru, tetapi juga belajar memahami nilai kebersamaan, budaya, dan semangat masyarakat dalam menjaga potensi daerah.
Dengan demikian, kehadiran BSI Explore 2026 di Purwasedar menjadi ruang bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari masyarakat sekaligus mengenal lebih dekat potensi desa. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian generasi muda untuk ikut berkontribusi dalam pengembangan masyarakat dan daerah.
- Penulis: Ardila Khaylila
- Editor: Siti Hasna Wulandari
