Sementara itu, Arief Redzuan menyambut kunjungan dengan hangat. Ia menekankan pentingnya momen ini untuk memperkuat hubungan akademik dan menjajaki peluang kerja sama lebih lanjut.
“Kami sangat menghargai kunjungan dari UBSI. Oleh karena itu, pemberian plakat menandai hubungan baik yang kami harap berkembang menjadi kerja sama lebih konkret,” tambahnya.
UBSI dan Potensi Kerja Sama Asia Tenggara
Kunjungan membuka peluang kerja sama di kawasan Asia Tenggara. Mulai dari pertukaran mahasiswa, kolaborasi riset, hingga pengembangan kurikulum bersama. Dengan demikian, diskusi dan observasi langsung lingkungan kampus memberi gambaran nyata tentang peluang dan tantangan kerja sama akademik di tingkat regional.
Melalui program ini, UBSI menegaskan komitmennya sebagai Kampus Digital Kreatif. Kampus ini aktif memperluas jejaring internasional. Selain itu, pertemuan dan diskusi selama kunjungan menjadi langkah awal penguatan kerja sama akademik. Tidak hanya di tingkat regional, tetapi juga global.













