Truk Tangki Pertamina Terbakar, Jalur Cianjur-Sukabumi Ditutup Sementara
- account_circle M Hilmi Syamsul Mukarrom
- calendar_month 3 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Truk Tangki Terbakar Picu Penutupan Arus Lalu Lintas | Sumber: Warga
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sukabumihitz.com, Cianjur – Truk tangki Pertamina yang mengangkut sekitar 24.000 liter BBM jenis Pertalite terbakar di Jalan Raya Cianjur-Sukabumi, tepatnya di Kampung Cijoho, Desa Cikaroya, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur, pada Senin (6/7/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. Dua kali ledakan menyusul kebakaran tersebut. Warga dan pengguna jalan langsung berhamburan menyelamatkan diri. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Petugas segera menutup jalur utama demi menjaga keselamatan masyarakat.
Peristiwa itu juga melumpuhkan arus lalu lintas di jalur penghubung Cianjur-Sukabumi selama proses pemadaman dan pendinginan. Polisi, petugas pemadam kebakaran, serta tim Pertamina bergerak cepat mengamankan lokasi. Mereka juga mencegah api kembali menyala karena tangki masih menyimpan ribuan liter bahan bakar.
Asap Muncul dari Belakang Truk Sebelum Api Membesar

Kebakaran Truk Tangki Tutup Sementara Jalur Cianjur–Sukabumi | Sumber: Warga
Berdasarkan informasi dari lokasi, kebakaran bermula saat kepulan asap muncul dari bagian belakang truk, tepatnya di area ban belakang sebelah kanan. Dalam waktu singkat, asap berubah menjadi kobaran api. Api kemudian menjalar ke bagian belakang tangki pengangkut BBM.
Warga yang melihat kejadian itu langsung menjauh karena khawatir terjadi ledakan besar seperti insiden truk tangki di kawasan Pasirhayam beberapa waktu lalu. Situasi semakin mencekam ketika dua kali ledakan terdengar dari arah kendaraan yang terbakar. Kondisi tersebut membuat masyarakat memilih mengosongkan area sekitar lokasi.
Sopir dan Kernet Berusaha Padamkan Api
Sebelum petugas pemadam kebakaran tiba, sopir dan kernet berusaha memadamkan api menggunakan air dari sungai yang berada tidak jauh dari lokasi. Namun, kobaran api berkembang sangat cepat sehingga mereka tidak mampu menghentikan kebakaran.
Seorang warga bernama Asep mengaku sempat melihat kepulan asap hitam sebelum api membesar. Ia mengatakan warga langsung menghindari lokasi karena takut kebakaran memicu ledakan yang lebih besar.
“Yang pertama kali terlihat jelas kepulan asap hitam. Langsung muncul kobaran api. Karena takut kejadian kebakaran truk tangki di Pasirhayam beberapa waktu lalu, jadi warga dan pengendara langsung berhamburan menjauh dan menyelamatkan diri,” ujar Asep.
Petugas Tutup Jalur dan Lakukan Pendinginan
Petugas kepolisian segera menutup sementara Jalan Raya Cianjur-Sukabumi untuk memberi ruang kepada petugas pemadam kebakaran melakukan pendinginan. Langkah tersebut juga bertujuan mengantisipasi kemungkinan ledakan susulan karena tangki masih berisi Pertalite.
Petugas kemudian mengalihkan kendaraan roda dua dan mobil pribadi ke jalur alternatif. Sementara itu, antrean bus dan truk mengular cukup panjang di kedua arah. Petugas kembali membuka jalur setelah memastikan kondisi lokasi aman.
Kapolres Cianjur menjelaskan bahwa petugas terus menyemprotkan air ke tangki agar suhu kendaraan menurun dan tidak memunculkan titik api baru. Truk tersebut masih membawa sekitar 24.000 liter Pertalite sehingga seluruh proses membutuhkan penanganan khusus.
Selain melakukan pendinginan, petugas juga menunggu tim teknis Pertamina untuk mengevakuasi truk tangki. Tim akan menjalankan seluruh proses sesuai prosedur keselamatan guna meminimalkan risiko bagi petugas maupun masyarakat sekitar.
Hingga Senin sore, aparat kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran. Polisi menduga panas berlebih pada sistem pengereman atau bagian belakang kendaraan memicu percikan api. Saat ini, penyidik terus mengumpulkan keterangan saksi serta memeriksa kondisi truk untuk memastikan penyebab kebakaran secara menyeluruh.
- Penulis: M Hilmi Syamsul Mukarrom
- Editor: Ardila Khaylila
