Sukabumihitz – Mahasiswa Program Studi Informatika semester 4 Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Sukabumi kembali meraih prestasi membanggakan pada ajang IT Bootcamp 2026 bertema “Transformasi Digital Kecerdasan Buatan untuk Solusi Masa Depan” yang berlangsung pada Rabu-Kamis, 10-11 Juni 2026, di Hotel Asyana, Bogor.
Bootcamp yang diikuti lebih dari 100 peserta dari berbagai kampus Universitas BSI tersebut menghadirkan pelatihan intensif mengenai pengembangan teknologi kecerdasan buatan. Selama dua hari, para peserta mengikuti berbagai sesi pembelajaran dan praktik langsung untuk merancang sistem object detection berbasis deep learning.
Baca juga: Bagaimana Informatika Membantu Menentukan Hasil Olimpiade Musim Dingin 2026
Pelatihan Intensif dan Kompetisi Proyek
Setiap peserta mendapat tugas untuk mengembangkan proyek object detection secara berkelompok. Selanjutnya, seluruh proyek dinilai dan dipresentasikan di hadapan para juri untuk menentukan karya terbaik.
Dalam kompetisi tersebut, Kelompok 1 yang beranggotakan Dian, Rafiel Habib, Rahadi Ramdan, Khairino, dan Abdullah Alfiya Ramdan berhasil meraih Juara 2 kategori Object Detection melalui proyek berjudul “DERMASCAN ASSISTANT: Implementasi Object Detection Berbasis Deep Learning untuk Deteksi Dini Penyakit Kulit.”

Proyek tersebut memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan untuk membantu mendeteksi penyakit kulit sejak dini melalui sistem object detection berbasis deep learning.
Pembagian Tugas dan Bimbingan Dosen
Sebelum mengikuti kompetisi, setiap anggota kelompok terlebih dahulu membagi tugas sesuai bidang masing-masing. Selain itu, mereka juga rutin melakukan bimbingan bersama dosen pembimbing agar proyek yang dikembangkan berjalan sesuai target.
Salah satu anggota tim mengungkapkan bahwa pembagian tugas yang jelas menjadi salah satu kunci dalam menyelesaikan proyek tersebut.
“Sejak awal kami membagi tugas masing-masing dan rutin melakukan bimbingan dengan dosen agar pengembangan proyek berjalan lebih terarah,” ujarnya.
Hadapi Kendala Selama Pengembangan Proyek
Di balik keberhasilan tersebut, tim juga menghadapi sejumlah kendala selama proses pengerjaan. Keterbatasan jaringan internet, perangkat, serta waktu pengerjaan yang relatif singkat menjadi tantangan tersendiri bagi tim.
“Ini merupakan pengalaman pertama kami membuat sistem object detection berbasis kecerdasan buatan, sehingga proses pengerjaannya cukup menantang,” ungkapnya.
Meski demikian, berbagai hambatan tersebut tidak menyurutkan semangat tim untuk terus menyempurnakan proyek yang mereka kembangkan.
Apresiasi Kaprodi atas Prestasi Mahasiswa
Ketua Program Studi Informatika Kampus Kota Sukabumi, Denny Pribadi, menyampaikan rasa bangga dan syukurnya atas pencapaian tersebut.
“Kami bersyukur dan bangga atas keberhasilan mahasiswa meraih Juara 2 kategori Object Detection pada IT Bootcamp 2026. Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa Informatika memiliki potensi besar untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam pengembangan teknologi kecerdasan buatan,” ungkap Denny Pribadi.
Pengalaman Berharga Selama IT Bootcamp
Para peserta juga mengaku mendapatkan pengalaman yang sangat berkesan selama mengikuti IT Bootcamp 2026 bersama mahasiswa dari berbagai kampus lainnya. Suasana kompetisi yang sehat membuat mereka semakin termotivasi untuk memberikan hasil terbaik.
“IT Bootcamp ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi kami. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan kesempatan lebih banyak bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan di bidang teknologi,” tuturnya.
Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa Kampus Kota Sukabumi mampu bersaing dan menghasilkan inovasi berbasis kecerdasan buatan yang bermanfaat bagi masyarakat.














