Breaking News
light_mode
Beranda » Pendidikan » Permudah Siswa  Belajar Membaca, Guru SD Bosowa Bina Insani Kembangkan Metode Vokal N

Permudah Siswa  Belajar Membaca, Guru SD Bosowa Bina Insani Kembangkan Metode Vokal N

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 8 Des 2023
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz.com, Bogor– Guru Kelas 1-3 SD Bosowa Bina Insani (SBBI) Bogor, Mariyatul Qiptiyah,S.Pd, memperkenalkan Metode Vokal N untuk memudahkan siswa belajar membaca. “Melalui Metode Vokal N   saya ingin memberikan kontribusi suatu metode percepatan dalam belajar membaca yang saya yakin akan sangat membantu bagi orang tua atau guru khususnya anak-anak,” kata Mariyatul Qiptiyah S.Pd dalam rilis yang diterima Sukabumihitz.com, Selasa (5/12/2023).

Lulusan    S1 Kependidikan dan  mengajar di SD Masjid Syuhada Yogyakarta dari (1996-1999) itu menceritakan, penemuan Metode Vokal N ituberawal waktu ia menunggu acara  wisuda belasan tahun lalu. Ketika itu  ada permintaan orang tua  untuk memberi les membaca anaknya. Krena belum berpengalaman, saat itu Qiptiyah masih menggunakan buku-buku terbitan yang sudah ada, namun butuh waktu lama untuk bisa lancar membacanya. “Akhirnya saya mencoba-coba dengan metode sendiri,” ujarnya.

Berjalannya waktu, Qiptihyah lulus dan wisuda S1. Ia lalu diterima sebagai guru di SD Masjid Syuhada. “Di sana, saya juga menemukan permasalahan anak SD yang belum bisa baca termasuk di kelas saya. Sementara antara kurikulum dan kenyataan kurang singkron:  masuk SD boleh belum bisa baca sementara materi di buku menuntut harus sudah bisa membaca. Di lingkungan sekitar, kost tempat saya tinggal bahkan menjumpai anak kelas 3 SD yang belum bisa baca. Kenyataan itu saya mencoba mengajar membaca pada murid privat saya dengan metode yang saya buat sendiri. Alhamdulillaah hasilnya lumayan lebih cepat bisa lancar,” ungkapnya.

Setelah pindah ke Bogor dan menjadi guru di SD Bosowa Bina Insani, sejak tahun 1999, ia   tidak lagi menerima privat. Jadi ia agak melupakan  tentang mengajar membaca. “Namun ada permasalahan setelah punya anak yang sudah kelas 1, yang menurut saya harus bisa membaca cari buku belajar baca di toko-toko buku, hasilnya tidak memuaskan karena lama untuk bisa lancar dalam membaca. Bersama dengan itu saya ngajar di kelas 3, ada siswa saya yang belum lancar membaca,” tuturnya.

Qiptiyah sempat  bingung mencari buku yang menarik, yang bisa membantu anak dengan cepat bisa membaca.  Buku emacam itu susah didapat karena tidak cocok. “Akhirnya saya ajari sendiri dengan metode yang dulu pernah saya gunakan, alhamdulillaah hasilnya lebih cepat. Bahkan saya ingat waktu metode ini saya gunakan dalam mengajar, salah satu siswa saya, yakni  putra dokter Inayatullah, dengan kemauan sendiri tidak lama sudah lancar membaca koran padahal masih TK,” paparnya.

Covid-19 dan Klinik Baca

Masalah baru juga muncul saat pandemi Covid-19. Semua siswa belajar online. “Yang memusingkan bagaimana mengajari siswa yang belum bisa baca padahal harus dengan cara online?”ujarnya.

Di pararel kelas, sepakat membentuk klinik baca di setiap kelas dengan jam tambahan. “Namun masalah kita semua belum punya cara mengajar membaca secara online (belajar melalui zoom dengan ppt). Untungnya kita diberi kebebasan menggunakan cara apa saja, yang penting anak bisa membaca. Saya mengajar dengan metode yang saya buat sendiri , alhamdulillaah juga berhasil,” paparnya.

Masih dalam kasus belum bisa membaca padahal musim pandemi, kebetulan ada dua kasus unik anak SD, sudah kelas 5 belum bisa lancar membaca. Yang satu anak  saudara sepupunya   yang tinggal di Yogyakarta, dan satu lagi tetangganya kelas 5 SD. Dia  bisa menjawab WA dengan lancar tapi jika disuruh membaca di depan kelas, tidak pernah mau karena malu membacanya belum lancar.

“Kedua-duanya  saya  coba bantu dengan metode bagian level 2. Saya jajaki, masalahnya di mana, ko sudah kenal huruf tapi  gak  lancar baca, ternyata kutemukan masalanya ada di huruf vokal difthong dan penggunaan konsonan rangkap. Alhamdulillaah kasus 1 dengan cara online (zoom) 8X pertemuan sudah lancar,” paparnya.

Kemudian kasus kedua dia membantu anak tetangga  belajar membaca. Pertemuan secara offline di rumah, sebanyak tujuh kali.

“Alhamdulillaah juga sudah lancar membaca. Jadi kesimpulannya metoda yang saya buat pada level 2 itucocok  untuk siswa yang sudah mengerti huruf tapi belum lancar-lancar membacanya,” tuturnya.

Qiptiyah menamakan metode belajar membaca yang diajarkannya dengan nama Metode Vokal N.  “Metode ini penting karena membaca sebagai dasar anak bisa berliterasi. Anak belum mengerti isi kalimat,   jika anak belum bisa baca dengan benar,” ujarnya.

Keunggulan Metode Vokal N

Ia mengemukakan, metode ini bisa menjadi solusi karena ada beberapa kelebihan, di  antaranya:

  1. Mempunyai metode yang berbeda dari metode yang sudah ada karena menarik dan mudah dipahami.
  2. Memberi dua solusi sekaligus bagi yang belum kenal huruf dan yang kenal huruf tapi belum lancar atau kesulitan melancarkan membaca.
  3. “Pada metode level 2 sangat berbeda dari buku lain karena  memudahkan orang tua /guru menemukan masalah berikut solusinya dibagian huruf apa anak mengalami kesulitan lalu kita tangani khusus dalam waktu tidak lama dari pengalaman saya, Insya Allah akan segera lancar,” ujarnya.
  4. Tanpa di eja setiap nambah satu huruf akan nambah perbendaraan kata  baru yang bisa dirangkai jadi kata yang ada maknanya sehingga lebih cepat bisa membaca.
  5. Mudah bisa digunakan mengajar offline maupun online.
  6. Metode ini disertai dengan gambar yang menarik, memudahkan anak mengingat huruf yang sedang dipelajarinya
  7. Metode ini sangat cocok untuk anak-anak yang belum bisa membaca atau belum lancar memnaca, pegangan guru ataupun orang tua untuk mengajari anak yang susah lancar baca.
  8. Tidak memerlukan waktu lama unuk anak bisa membaca kalimat,  karena mengawali dari huruf-huruf yang sering digunakan

Qiptiyah  mengaku  ingin membantu memberi solusi bagi siswa sekaligus para orang tua atau guru les yang ingin anaknya segera bisa membaca lancar. Dengan cara membuatkan atau membukukan metode dia  mengajar, dengan membagi 2 level yaitu: Level 1 untuk Siswa yang belum mengenal huruf dan Level 2 untuk siswa yang sudah mengenal huruf tapi mengalami kesulitan untuk lancar baca.

“Harapan saya dengan metode yang saya buat, anak-anak akan terbantu membaca dengan cepat bisa lancar dengan waktu yang singkat. Dan orang tua/guru bisa membimbing membaca dengan keberhasilan lebih cepat melalui bantuan buku ini,” tuturnya.

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rahasia Sukses Mahasiswa di Era Digital: Jadi Entrepreneur!

    Rahasia Sukses Mahasiswa di Era Digital: Jadi Entrepreneur!

    • calendar_month Kamis, 12 Sep 2024
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    –Sukabumihitz- Pentingnya Entrepreneurship bagi Mahasiswa di Era Digital Di era digital yang semakin berkembang pesat, menjadi seorang entrepreneur bukan lagi hanya sekadar pilihan karier, melainkan kebutuhan. Bagi mahasiswa, entrepreneurship menawarkan kesempatan untuk menciptakan peluang baru, mengembangkan keterampilan praktis, dan membangun fondasi untuk masa depan yang sukses. Kehadiran teknologi dan akses informasi yang mudah menjadikan mahasiswa […]

  • keamanan siber

    Keamanan Siber: Pentingnya Perlindungan di Era Digital

    • calendar_month Kamis, 18 Jul 2024
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Di era digital saat ini, semakin penting untuk memberikan perhatian yang lebih pada keamanan siber selain itu untuk. Mengingat insiden-insiden keamanan siber baru-baru ini di Indonesia, terlihat jelas betapa rentannya sistem digital kita terhadap ancaman dari dalam negeri maupun luar negeri. Oleh karena itu, kejadian-kejadian ini menyoroti pentingnya perlindungan digital yang lebih kuat […]

  • Ja’e Tutup Festival Budaya Anak Pesisir, Cerita Budaya Jawa di Tengah Masyarakat Sunda Purwasedar

    Ja’e Tutup Festival Budaya Anak Pesisir, Cerita Budaya Jawa di Tengah Masyarakat Sunda Purwasedar

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle Ardila Khaylila
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com, Purwasedar – Perpaduan budaya Jawa dan Sunda menjadi warna dalam puncak Festival Budaya Anak Pesisir Series 4 yang berlangsung melalui kegiatan Ja’e pada Minggu, 9 Agustus 2026. Ja’e yang merupakan singkatan dari Jawa Edan, menjadi penutup festival sekaligus mengangkat cerita tentang masyarakat pesisir Purwasedar yang memiliki akar budaya Jawa di tengah lingkungan Sunda. Kegiatan […]

  • Cara Sederhana Menenangkan Pikiran Lewat Meditasi| Sumber: istockphoto.com

    Cara Sederhana Menenangkan Pikiran Lewat Meditasi

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • account_circle Lusi Mardiana
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Meditasi adalah teknik relaksasi dan fokus yang telah dipraktikkan sejak ribuan tahun lalu di berbagai budaya. Aktivitas ini melibatkan kesadaran penuh (mindfulness), pengaturan pernapasan, dan pelepasan pikiran dari gangguan sehari-hari. Di era modern yang serba cepat, meditasi menjadi salah satu cara efektif untuk menenangkan dan meningkatkan kualitas hidup. Secara ilmiah, meditasi terbukti dapat […]

  • Resmikan Aturan Main, LKBB BSI Flash 2026 Sukses Gelar Technical Meeting

    Resmikan Aturan Main, LKBB BSI Flash 2026 Sukses Gelar Technical Meeting

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Lusi Mardiana
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com, Sukabumi – Universitas BSI Sukabumi menggelar Technical Meeting Lomba Ketangkasan Baris-Berbaris (LKBB) BSI Flash 2026 di Aula Kampus Cemerlang, Sabtu (8/8/2026) pukul 09.00 WIB. Pertemuan ini menjadi bagian dari persiapan peserta sebelum mengikuti perlombaan. Beberapa peserta dan pelatih paskibra dari berbagai sekolah di wilayah Sukabumi maupun luar kota turut hadir dalam Technical Meeting tersebut. […]

  • Peringatan Hari Keluarga Nasional, Sukabumi Raih Juara Harapan dalam Kategori Kampung Keluarga Berkualitas

    Peringatan Hari Keluarga Nasional, Sukabumi Raih Juara Harapan dalam Kategori Kampung Keluarga Berkualitas

    • calendar_month Senin, 22 Jul 2024
    • account_circle Dian
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Penjabat Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji, bersama Pj. Ketua TP-PKK Kota Sukabumi, Diana Rahesti, dan Kepala Dinas Dalduk KBP3A, Yadi Mulyadi, menghadiri peringatan Hari Keluarga Nasional ke-31 tingkat Provinsi Jawa Barat yang diadakan di Kabupaten Cirebon pada Jumat (19/7). Mengusung tema “Bersama Keluarga Membangun Bangsa,” acara ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi dalam pembangunan […]

expand_less