Salah satu peserta, Nurul Rahma Anggraeni, siswi SMA Negeri 1 Cisaat, mengaku kegiatan ini memberi pemahaman baru baginya.
“Kegiatan ini sangat bermakna bagi saya. Sebelumnya saya sering bingung bagaimana cara menyimpan data pribadi dengan aman dan khawatir jika suatu saat data tersebut hilang. Setelah mengikuti bootcamp ini, saya jadi lebih memahami cara mengelola dan mengamankan data penting dengan lebih hati-hati,” ujarnya.
Nurul juga berharap kegiatan edukatif seperti ini dapat terus dilakukan agar semakin banyak pelajar merasakan manfaatnya.
“Saya berharap Universitas BSI dapat terus menghadirkan kegiatan yang bermanfaat dan berdampak positif bagi para pelajar, khususnya di Kabupaten dan Kota Sukabumi,” tambahnya.
Mendorong Generasi Muda
Melalui Bootcamp Pesantren IT, UBSI Sukabumi ingin meningkatkan literasi digital generasi muda. Kegiatan ini membantu pelajar memahami pentingnya menjaga keamanan data pribadi di tengah perkembangan teknologi.
Edukasi seperti ini juga mendorong pelajar agar tidak hanya menjadi pengguna teknologi. Mereka diharapkan mampu memanfaatkan teknologi secara bijak, aman, dan bertanggung jawab.
Program ini sekaligus menunjukkan komitmen UBSI dalam membangun kesadaran digital di kalangan pelajar serta mendukung pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Baca Juga: Tak Hanya Kuasai Teknologi, Mahasiswa UBSI Sukabumi Berprestasi di Ajang Video Kreatif














