BadmintonBeritaOlahraga

Putri KW Raih Perunggu di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2025, Bukti Kebangkitan Tunggal Putri Indonesia

4
×

Putri KW Raih Perunggu di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2025, Bukti Kebangkitan Tunggal Putri Indonesia

Sebarkan artikel ini
putri kw
Putri KW Raih Perunggu di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2025 Bukti Kebangkitan Tunggal Putri Indonesia |Sumber: tangselpos.id

Sukabumihitz – Putri Kusuma Wardani (Putri KW) menutup langkahnya di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2025 dengan membawa pulang medali perunggu. Ia terhenti di semifinal setelah kalah dari wakil Jepang, Akane Yamaguchi, dalam duel sengit di Adidas Arena, Paris.

Baca juga: Peluang Emas Alwi Farhan: Isi Kekosongan Viktor Axelsen di Kejuaraan Dunia 2025

Putri yang saat ini berada di peringkat sembilan dunia tampil penuh semangat. Gim pertama berlangsung ketat, bahkan ia sempat menyamakan skor 13-13. Namun, Yamaguchi tampil lebih stabil dan menutup gim dengan skor 21-17.

Pada gim kedua, Putri bangkit dengan permainan agresif. Serangan smes keras dan variasi netting silang membuat Yamaguchi kewalahan hingga Putri menutup gim dengan skor 21-14. Sayangnya, momentum itu hilang di gim penentuan. Kesalahan beruntun dari Putri membuka jalan bagi Yamaguchi untuk menang mudah 21-6. Pertandingan berakhir dengan skor 21-17, 14-21, 21-6 untuk kemenangan Yamaguchi.

Catatan pertemuan Putri dengan Yamaguchi kini menjadi 0-4. Meski gagal menembus final, Putri tetap membawa pulang perunggu prestasi terbaik tunggal putri Indonesia di Kejuaraan Dunia dalam sepuluh tahun terakhir, setelah Lindaweni Fanetri pada 2015.

Sebelumnya, Putri menyingkirkan juara dunia 2019, Pusarla V. Sindhu, di perempat final dengan skor 21-14, 13-21, 21-16. Kemenangan itu sekaligus memutus paceklik tunggal putri Indonesia yang jarang menembus babak empat besar.

Selain Putri, tidak ada wakil Indonesia yang berhasil lolos ke semifinal. Jonatan Christie kandas di perempat final, begitu juga ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi. Di sektor ganda putra, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto gagal melaju, begitu pula ganda campuran Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja.

Dengan satu medali perunggu dari Putri KW, Indonesia menutup Kejuaraan Dunia 2025 dengan catatan berharga. Performa Putri memberi harapan baru bagi sektor tunggal putri Indonesia. Meski masih perlu meningkatkan konsistensi dan mental tanding, Putri sudah membuktikan dirinya mampu bersaing dengan pemain top dunia seperti Akane Yamaguchi dan Chen Yufei.

Baca juga: Lanny/Fadia Siapkan Strategi Hadapi Pearly/Thinaah di 16 Besar Kejuaraan Dunia BWF 2025