Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Peringatan Hari Anak Korban Perang Sedunia: Mengakhiri Kekerasan dan Melindungi Hak Anak

Peringatan Hari Anak Korban Perang Sedunia: Mengakhiri Kekerasan dan Melindungi Hak Anak

  • account_circle Nana
  • calendar_month Selasa, 4 Jun 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Setiap tanggal 4 Juni diperingati sebagai International Day of Innocent Children Victims of Aggression atau Hari Anak Korban Perang Sedunia. Peringatan ini menyerukan agar masyarakat di seluruh dunia memahami rasa sakit yang dialami oleh anak-anak korban perang.  Dengan ini, kita kemudian bekerja sama untuk mengakhiri segala bentuk kekerasan terhadap anak-anak.

Mengutip dari situs National Today, tujuan utama peringatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran global tentang penderitaan anak-anak akibat konflik bersenjata. Juga untuk mendorong langkah-langkah konkret dalam melindungi hak-hak mereka. Peringatan ini juga bertujuan untuk mengakhiri perang yang terus merenggut nyawa dan masa depan anak-anak tak berdosa.

Latar belakang dari peringatan ini bermula dari invasi militer Israel ke Lebanon Selatan pada Juni 1982. Invasi tersebut menyebabkan banyak korban jiwa, termasuk anak-anak. Keprihatinan terhadap semakin meningkatnya jumlah korban anak-anak memicu Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengadakan sidang darurat pada 19 Agustus 1982. Dari pertemuan tersebut, lahirlah inisiatif untuk menetapkan tanggal 4 Juni sebagai Hari Anak Korban Perang Sedunia.

Peringatan ini mengingatkan kita akan pentingnya melindungi hak-hak anak-anak yang terkena dampak konflik. Pada tahun 1997, Majelis Umum PBB mengesahkan Peraturan Hak-Hak Anak, yang bertujuan untuk melindungi anak-anak dari kekerasan dan pelanggaran hak asasi manusia selama perang.

Graça Machel, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mozambik, juga memberikan laporan kepada Majelis Umum PBB mengenai situasi anak-anak yang terkena dampak perang. Laporan ini menyoroti kejahatan kepada anak-anak dan pentingnya memperkuat hukum humaniter internasional serta hak asasi manusia untuk melindungi mereka.

Meningkatnya kejahatan terhadap anak-anak mendorong PBB untuk menetapkan Hari Anak Korban Perang. Peringatan ini bertujuan untuk memajukan hukum humaniter internasional dan mengurangi pelanggaran hak-hak anak. Anak-anak harus terlindung dari serangan kekerasan ekstremis dan berbagai bentuk eksploitasi.

Agenda Pembangunan Berkelanjutan 2030 juga berkomitmen untuk menjamin masa depan yang lebih baik bagi anak-anak, bebas dari kekerasan, pelecehan, penelantaran, dan eksploitasi. Di wilayah konflik, upaya maksimal ada untuk melindungi anak-anak dari pelanggaran hukum dan memastikan mereka memiliki masa depan yang aman dan sejahtera.

Selamat Hari Anak Korban Perang! Mari kita bersama-sama berkomitmen untuk melindungi anak-anak dan mengakhiri kekerasan terhadap mereka di seluruh dunia.

Baca Juga: Menuju Indonesia Emas, Pemkot Sukabumi Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila di Lapang Merdeka

  • Penulis: Nana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Psoriasis: Saat Sistem Imun Justru Menyerang Kulit Sendiri | Sumber: C Derma

    Mengenal Psoriasis: Penyakit Autoimun Kulit Yang Sering Di Salah Pahami

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Anita Rahmawati
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Psoriasis adalah penyakit autoimun yang terjadi ketika sistem kekebalan tubuh bekerja terlalu aktif dan menyerang sel-sel kulit sehat. Kondisi ini menyebabkan proses regenerasi kulit berlangsung jauh lebih cepat dari normal, sehingga sel-sel kulit menumpuk di permukaan dan menimbulkan bercak merah, bersisik tebal, serta terasa gatal atau perih. Pada beberapa kasus, psoriasis juga dapat […]

  • Digital Parenting di Desa Ujunggenteng, Edukasi untuk Orang Tua

    Digital Parenting di Desa Ujunggenteng, Edukasi untuk Orang Tua

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Vina Agustina
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com, Sukabumi – Mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menggelar Talk Show Digital Parenting bersama orang tua murid TK PGRI Bina Bhakti, Desa Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Kamis (13/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian pengabdian mahasiswa melalui program BSI Explore 2026. Talk show yang dimulai pukul 07.30 WIB tersebut mengangkat pentingnya peran orang […]

  • Rahadi Ramdan Harumkan UBSI Sukabumi, Juara II Lomba Video | Doc. Istimewa

    Tak Hanya Kuasai Teknologi, Mahasiswa UBSI Sukabumi Berprestasi di Ajang Video Kreatif

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Anita Rahmawati
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Prestasi mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kembali mencuri perhatian publik. Rahadi Ramdan, mahasiswa Program Studi Informatika Universitas Bina Sarana Informatika Kampus Sukabumi, meraih Juara II dalam Lomba Video Reels Natal & Tahun Baru, kompetisi video kreatif yang panitia gelar untuk menyemarakkan perayaan akhir tahun. Bukti Mahasiswa Informatika Juga Kreatif Capaian ini membuktikan […]

  • Peluang Lulusan Akuntansi sebagai Accounting Analyst

    Peluang Lulusan Akuntansi sebagai Accounting Analyst

    • calendar_month Minggu, 21 Jul 2024
    • account_circle Nana
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Di era digital yang berkembang pesat ini, kebutuhan akan profesional yang mampu menggabungkan pengetahuan akuntansi dengan keterampilan teknologi informasi semakin meningkat. Salah satu peran penting dalam dunia bisnis adalah Accounting Analyst. Lulusan Sistem Informasi Akuntansi Universitas BSI Kota Sukabumi memiliki peluang besar untuk menempati posisi ini, mengingat kemampuan mereka dalam memahami kedua bidang […]

  • Kecelakaan

    Kecelakaan di Depan Bank BRI Cisaat, Pedagang Cilok Tewas Tertabrak Motor

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Dilan
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Seorang pedagang cilok berinisial DS (49) meninggal dunia setelah tertabrak sepeda motor saat hendak menyeberang jalan pada Senin malam (16/06). Kecelakaan tersebut terjadi tepat di depan Kantor BRI Cisaat, Desa Sukamanah, Kecamatan Cisaat, sekitar pukul 21.35 WIB. Rekaman CCTV yang beredar memperlihatkan situasi malam dalam kondisi hujan. Dalam video, terlihat DS sedang mendorong […]

  • Fakta menarik minum air dingin | Sumber: detikHealth - detikcom

    Benarkah Minum Air Dingin Bisa Membuat Gemuk?

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Anita Rahmawati
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Di cuaca panas, minuman dingin terasa seperti penyelamat. Rasanya segar, menurunkan dahaga, dan membuat tubuh lebih rileks. Namun, sebagian orang menghindarinya karena percaya air dingin bisa membuat tubuh lebih cepat gemuk. Air Dingin Tidak Menambah Lemak Air putih, baik hangat maupun dingin, sebenarnya tidak mengandung kalori. Itu berarti, berapa pun jumlahnya, air putih […]

expand_less