Sukabumihitz – Pantai di wilayah pesisir Sukabumi mendadak memicu ketegangan menjelang bulan Ramadan. Pada Minggu (15/02), seorang anak yang sedang berlibur hampir kehilangan nyawa ketika ombak besar menyeret tubuhnya di Pantai Karanghawu, Kecamatan Cisolok. Insiden itu terjadi saat wisatawan memadati kawasan wisata untuk mengisi waktu libur akhir pekan.
Petugas setempat langsung merespons situasi tersebut dengan cepat. Mereka bergerak sigap melakukan penyelamatan dan membawa korban ke daratan dalam kondisi selamat. Peristiwa ini pun menarik perhatian publik karena menunjukkan kesiapsiagaan petugas di tengah meningkatnya aktivitas wisata menjelang bulan suci.
Insiden Terekam dan Viral di Media Sosial
Salah satu pengunjung merekam detik-detik kejadian itu dan menyebarkannya ke media sosial. Dalam video tersebut, korban tampak kesulitan melawan arus dan hampir terseret lebih jauh ke tengah laut. Kondisi ini membuat suasana di sekitar lokasi berubah semakin tegang.
Petugas yang berjaga segera mengenali keadaan darurat tersebut. Tanpa menunda waktu, mereka menerobos ombak besar dan menjangkau korban. Kerja sama dan keberanian petugas akhirnya membawa korban kembali ke daratan, meski anak tersebut mengalami syok ringan.
Baca Juga: Pemkab Sukabumi Mulai Menata Pantai Minajaya Jelang Libur Lebaran Idulfitri 2026
Pantai Ramai Jelang Ramadan, Keselamatan Terabaikan
Menjelang Ramadan, jumlah pengunjung di kawasan wisata tersebut meningkat tajam. Ratusan orang dari berbagai daerah datang untuk menikmati suasana laut dan tradisi liburan sebelum bulan puasa. Keramaian ini membuat aktivitas di area pesisir semakin padat.
Sayangnya, banyak wisatawan mengabaikan aturan keselamatan. Beberapa pengunjung tetap berenang meski petugas telah memasang imbauan larangan akibat ombak tinggi. Padahal, kondisi laut saat itu menyimpan risiko besar bagi keselamatan.
Pengingat Pentingnya Keselamatan Wisata
Peristiwa ini mengingatkan masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat berlibur di kawasan pesisir. Wisatawan perlu mematuhi arahan petugas dan memperhatikan rambu peringatan demi menghindari kejadian berbahaya.
Di sisi lain, tim penjaga layak menerima apresiasi. Mereka tetap siaga dan profesional meski menghadapi lonjakan pengunjung. Aksi cepat dan tepat tersebut membuktikan bahwa kewaspadaan dapat menyelamatkan nyawa. Keselamatan wisata harus menjadi prioritas utama bersama.














