Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Nelayan Sukabumi Terancam, Kerugian Mencapai Miliaran Rupiah Akibat Banjir Rob

Nelayan Sukabumi Terancam, Kerugian Mencapai Miliaran Rupiah Akibat Banjir Rob

  • account_circle Dian
  • calendar_month Rabu, 13 Mar 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Dampak buruk banjir rob kembali melanda perairan Kabupaten Sukabumi pada Selasa (12/3). Situasi ini menyebabkan ribuan nelayan terpaksa menghentikan aktivitas melaut. Menurut data dari Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Sukabumi, sekitar 6 ribu nelayan terkena dampak langsung akibat kondisi ini.

Mengutip dari detikJabar, Radi Priadika, Sekretaris HNSI Kabupaten Sukabumi, menyatakan bahwa dari total 13 ribu anggota HNSI yang tersebar di seluruh wilayah kabupaten, sebagian besar adalah nelayan tangkap.

“Kan ada nelayan bakul, kalau seluruh 13 ribu orang, nelayan tangkap yang tidak melaut kurang lebih sekitar 6 ribuan nelayan. Kalau yang 100 persen tidak melaut, di wilayah Ujunggenteng ada 1500 nelayan lebih,” ujar Radi, Rabu (13/3).

Baca juga: Sukses Digelar, Campus Recruitment Bersama PT. Mandiri Utama Finance Berhasil Menarik Minat Pencari Kerja di Sukabumi

Ia juga mengungkapkan bahwa banyak perahu nelayan mengalami kerusakan serius di beberapa wilayah, termasuk Ujunggenteng, Tegalbuleud, dan Minajaya.

“Kejadian bermula tanggal 11 dan puncaknya di tanggal 12 tepatnya saat sahur pertama. Kenapa banyak nelayan yang kapalnya rusak, karena mereka sedang tidak melaut. Mereka melaksanakan Ramadan pertama. karena sudah kebiasaan apabila menghadapi 1 Ramadan tidak melaut. Saat perahunya tertambat terjadilah rob itu,” jelas Radi.

Dalam upaya mengatasi situasi ini, HNSI telah mengeluarkan imbauan kepada nelayan di pesisir, khususnya di Ujunggenteng, untuk tidak melaut demi keselamatan mereka.  Selain itu, untuk membantu para nelayan yang terdampak, HNSI akan berkoordinasi dengan pemerintah setempat dan instansi terkait lainnya.

“Total kerugian Rp 4,5 miliar, bukan hanya perahu banyak juga bangunan milik nelayan seperti di Ujunggenteng sampai 45 bangunan yang juga mengalami kerusakan,” paparnya.

Banjir rob ini tidak hanya menyebabkan kerugian pada aset nelayan, tetapi juga berpotensi mengancam mata pencaharian mereka. Melalui kerja sama antara pemerintah dan pihak terkait, diharapkan dapat segera menemukan solusi yang tepat untuk membantu para nelayan yang terdampak banjir rob.

Baca juga: Bersama Kejaksaan Negeri Lebak Banten, PLN ICON Plus Jaga Keandalan Pelayanan

  • Penulis: Dian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Bogor Siapkan CV Terbaikmu! BSI Diginofest 2023 Semakin Dekat

    Warga Bogor Siapkan CV Terbaikmu! BSI Diginofest 2023 Semakin Dekat

    • calendar_month Sabtu, 9 Des 2023
    • account_circle Arjun
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com,  Bogor – BSI DIGINOFEST semakin dekat. BSI Career Center (BCC) telah mengumumkan bahwa persiapan menuju acara besar tersebut semakin mencapai puncaknya. Dalam beberapa minggu terakhir, tim telah bekerja keras untuk memastikan semua detail terkait acara berjalan dengan lancar. Dini Nurlaela selaku ketua panitia menyatakan semangat dan kesiapannya untuk menyukseskan acara tersebut. “Kami sangat bersemangat […]

  • Menjelajahi Kekayaan Kuliner Nusantara

    Menjelajahi Kekayaan Kuliner Nusantara

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Ardila Khaylila
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Menjelajahi kekayaan kuliner Indonesia berarti memahami lebih dalam budaya, kebiasaan, serta nilai yang hidup di tengah masyarakat. Melalui makanan, setiap daerah menampilkan identitasnya masing-masing. Di Indonesia, ragam kuliner hadir dengan cita rasa khas dari Sabang sampai Merauke. Rempah-rempah yang melimpah turut membentuk karakter rasa yang kuat sehingga masakan Indonesia digemari banyak orang. Lebih […]

  • Brain Computer Interface dalam pendidikan

    Brain Computer Interface dalam Pendidikan untuk Belajar Cerdas

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Brain Computer Interface dalam pendidikan kini menjadi inovasi besar di dunia belajar modern. Teknologi ini memungkinkan komunikasi langsung antara otak dan komputer, membantu siswa memahami materi dengan lebih cepat dan personal. Melalui pendekatan neurotechnology, cara belajar yang efektif semakin mudah diwujudkan. Apa Itu Brain Computer Interface dalam Pendidikan? Brain Computer Interface menghubungkan aktivitas […]

  • Career Day 2025

    Menginspirasi Generasi Muda: Career Day 2025 bersama Alumni Sukses SMPN 10 Kota Sukabumi

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Dilan
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Dalam rangka mempersiapkan siswa memilih jenjang pendidikan selanjutnya, SMPN 10 Kota Sukabumi sukses menggerlar kegiatan Career Day 2025 yang diselenggarakan di Aula Universitas BSI Sukabumi Kampus A, Jl. Cemerlang, Sukakarya, Kec. Warudoyong, Kota Sukabumi. Kegiatan yang terselenggaran pada Selasa (29/4) ini merupakan kolaborasi antara SMPN 10 Kota Sukabumi, Universitas BSI Sukabumi dan PGRI […]

  • Kemacetan akibat pohon tumbang di Jl. Cipelang Sukabumi | sumber : doc. istimewa

    Pohon Tumbang di Sukabumi Sebabkan Kemacetan Parah di Jalan Cipelang

    • calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Sebuah insiden pohon tumbang terjadi di Jalan Cipelang, Kota Sukabumi, tepat di depan dealer Honda Perdana, pada Rabu sore (16/4) sekitar pukul 17.00 WIB. Peristiwa ini menyebabkan lalu lintas tersendat cukup parah di kedua arah jalan tersebut, memicu kepadatan kendaraan menjelang waktu pulang kerja. Kejadian pohon tumbang di Sukabumi ini sontak menarik perhatian […]

  • Bursa Kerja Kolaborasi 2023 di Padati Pencaker

    Bursa Kerja Kolaborasi 2023 di Padati Pencaker

    • calendar_month Jumat, 4 Agt 2023
    • account_circle Dian
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com – Pencari kerja dengan semangat menyambut bursa kerja kolaborasi atau BSI DiginoFest 2023, terlihat antrean membentang sepanjang trotoar jalanan Gedung Juang 45 Sukabumi. Acara ini berhasil menarik perhatian dan antusiasme tinggi dari masyarakat Sukabumi. Bursa kerja kolaborasi 2023, berhasil mencuri perhatian dengan menyajikan 7801 lowongan kerja (loker) dari ratusan perusahaan terkemuka yang ikut serta. […]

expand_less