BeritaPendidikan

Ketika Wisudawan Terbaik Memutuskan untuk Berhenti Sejenak: Kisah Tasya yang Menginspirasi

116
×

Ketika Wisudawan Terbaik Memutuskan untuk Berhenti Sejenak: Kisah Tasya yang Menginspirasi

Sebarkan artikel ini
Ketika Wisudawan Terbaik Memutuskan untuk Berhenti Sejenak: Kisah Tasya yang Menginspirasi | Doc: Istimewa
Ketika Wisudawan Terbaik Memutuskan untuk Berhenti Sejenak: Kisah Tasya yang Menginspirasi | Doc: Istimewa

Ketika namanya diumumkan sebagai Wisudawan Terbaik, ia mengaku haru sekaligus merasa punya tanggung jawab baru.

“Ada beban baik yang muncul. Kayak pengen terus berkontribusi di mana pun aku berada,” ungkapnya.

Tasya percaya bahwa pola belajar tidak harus ekstrem. Ia lebih suka memahami inti materi, mengatur waktu sesuai kemampuan, aktif bertanya, dan tetap menjaga ruang istirahat.

“Belajar penting, tapi kepala juga butuh waktu santai,” ujarnya sambil tersenyum.

Untuk rencana ke depan, Tasya ingin mulai bekerja terlebih dahulu. Namun jika nanti ada kesempatan dan waktu yang tepat, ia tidak menutup kemungkinan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

Tentang pengalaman kuliahnya, ia bersyukur belajar dalam sistem yang terintegrasi dan relevan. Kurikulum yang terus diperbarui dan pembelajaran berbasis studi kasus membuat kelas terasa hidup dan tidak monoton.

Tasya juga meninggalkan pesan untuk para lulusan dan calon lulusan. Ia mengingatkan bahwa perjalanan setelah wisuda menuntut lebih dari sekadar gelar.

“Jangan pernah merasa cukup hanya karena sudah memegang ijazah. Terus asah kemampuan, terutama soft skill. Dunia kerja berubah cepat, dan kita harus mampu bergerak mengikuti ritmenya,” ujarnya.

Untuk adik-adik tingkat, Tasya menyampaikan nasihat singkat yang terasa sederhana, tetapi punya makna dalam.

“Kamu boleh lelah, boleh bingung, bahkan boleh ragu. Tapi satu hal, jangan berhenti,” tutupnya.

Kisah Tasya menjadi pengingat bahwa perjalanan kuliah bukan hanya tentang siapa yang paling cepat selesai, melainkan siapa yang paling berani menata ulang langkahnya. Dan hari ini, di panggung wisuda, ia berdiri bukan hanya sebagai lulusan terbaik, tetapi sebagai contoh bahwa mengambil jeda juga merupakan bagian dari kedewasaan.

Baca juga: Mahasiswa UBSI Sukabumi Berhasil Bekerja Sebelum Wisuda, Buktikan Pentingnya Magang dan Persiapan Dini