BeritaPendidikan

Belajar Konsistensi dan Growth Mindset di Mentorship Pribumi 2026

25
×

Belajar Konsistensi dan Growth Mindset di Mentorship Pribumi 2026

Sebarkan artikel ini
Sesi keenam Beasiswa Mentorship Pribumi bersama Alfitra Mapunna digelar secara daring melalui Zoom | Doc. Istimewa
Sesi keenam Beasiswa Mentorship Pribumi bersama Alfitra Mapunna digelar secara daring melalui Zoom | Doc. Istimewa

Sukabumihitz – Transformasi diri yang berkelanjutan tidak lahir dari perubahan instan, melainkan berakar pada fondasi pola pikir yang kokoh. Prinsip inilah yang menjadi ruh dalam agenda Beasiswa Mentorship Pribumi saat menggelar sesi materi keenam pada Jumat malam, 16 Januari 2026. Mengusung tema besar “Upgrade Diri Dimulai dari Pola Pikir”, kegiatan ini berhasil memantik antusiasme lebih dari 100 peserta yang haus akan pengembangan diri.

Diskusi yang berlangsung mulai pukul 19.28 hingga 21.30 WIB ini menghadirkan Alfitra Mapunna, sosok Founder Youth Growth. Sebagai pemateri utama, Alfitra mengupas tuntas mengapa growth mindset menjadi variabel paling menentukan dalam menentukan arah masa depan seorang talenta muda.

Flyer resmi sesi keenam Beasiswa Mentorship Pribumi bertema Upgrade Diri Dimulai dari Pola Pikir bersama Alfitra Mapunna | Doc. Istimewa
Flyer resmi sesi keenam Beasiswa Mentorship Pribumi bertema Upgrade Diri Dimulai dari Pola Pikir bersama Alfitra Mapunna | Doc. Istimewa

Pola Pikir: Titik Awal Transformasi Diri

Alfitra Mapunna menekankan bahwa setiap langkah menuju versi terbaik diri perlu paradigma yang tepat. Menurutnya, banyak orang gagal berkembang karena terjebak dalam fixed mindset yang menganggap kemampuan adalah bawaan lahir yang tidak bisa berubah.

“Proses upgrade diri mulai dari pola pikir. Tanpa landasan growth mindset, segala fasilitas dan materi yang kita miliki tidak akan memberikan dampak jangka panjang,” ujar Alfitra di hadapan para peserta

Acara ini dipandu dengan apik oleh M. Andra Supyan Syauri selaku pembawa acara (MC) dan Vianis Satriani sebagai moderator. Keduanya merupakan representasi dari Pribumi Batch 2 yang menunjukkan dinamika positif dalam komunitas tersebut.

Baca juga: Komunitas Pribumi Perkuat Karakter Digital Generasi Muda Lewat Mentorship Inspiratif

Satu poin krusial yang menjadi sorotan utama dalam sesi ini adalah pembahasan mengenai konsistensi. Alfitra memberikan pesan mendalam yang memicu refleksi bagi para peserta mengenai tantangan dalam mempertahankan ritme belajar dan bekerja.

“Konsistensi itu ilmu mahal, karena konsistensi kerap kali harus bertarung dengan rasa malas. Namun, konsistensi bisa kita bentuk melalui kebiasaan. Semuanya membutuhkan proses yang berulang-ulang dan dilakukan secara terus-menerus. Kuncinya adalah pelajari diri teman-teman sendiri,” tegas Alfitra.

Ia menambahkan bahwa memahami ritme kerja dan kelemahan pribadi adalah langkah pertama untuk menaklukkan rasa malas. Dengan mengenali diri sendiri, seseorang dapat menciptakan sistem atau kebiasaan kecil yang mendukung konsistensi tanpa merasa terbebani.

Antusiasme Peserta dalam Program Mentorship Pribumi

Kehadiran lebih dari 100 peserta menunjukkan betapa besarnya dahaga generasi muda akan bimbingan mentor yang relevan. Beasiswa Mentorship Pribumi hadir sebagai wadah bagi para talenta muda untuk mendapatkan akses langsung ke para ahli di bidang pengembangan diri dan profesionalisme.

Melalui materi Growth Mindset ini, para peserta berharap tidak hanya sekadar menyerap teori, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Program ini membuktikan bahwa edukasi non-formal berperan penting dalam membentuk generasi tangguh dan adaptif.

Sesi materi keenam ini berakhir dengan diskusi interaktif yang dipandu oleh Vianis Satriani, para peserta berbagi pengalaman tentang tantangan mereka dalam menjaga fokus dan bagaimana cara mereka mencoba membangun kebiasaan baru yang lebih produktif.

Baca juga: Menegakkan Keadilan Wilayah: Pemuda Sukabumi Satukan Suara dalam Forum Pribumi