Sukabumihitz – Kompetisi akademik terus menjadi sarana strategis untuk menumbuhkan daya saing pelajar di era pendidikan modern. Melalui Olimpiade Akuntansi BSI FLASH 2026, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Sukabumi kembali menghadirkan ajang bergengsi yang mempertemukan siswa-siswi terbaik SMA/SMK se-Kabupaten dan Kota Sukabumi. Babak penyisihan kompetisi ini berlangsung secara daring pada Kamis (05/01) dan berhasil menarik partisipasi peserta dari 16 sekolah di wilayah Kota dan Kabupaten Sukabumi.
Olimpiade ini menjadi bagian penting dari rangkaian kegiatan BSI FLASH 2026. Melalui ajang tersebut, UBSI Sukabumi berupaya mendorong peningkatan literasi akuntansi, melatih pola pikir kritis, serta menumbuhkan semangat berprestasi di kalangan pelajar sejak jenjang pendidikan menengah. Selain itu, kompetisi ini juga menjadi sarana bagi peserta untuk mengukur kemampuan akademik secara objektif.
Panitia memilih sistem daring agar seluruh peserta dapat mengikuti seleksi dengan mudah tanpa terkendala jarak. Meski berlangsung secara online, proses penyisihan tetap berjalan tertib dan terstruktur. Peserta mengerjakan soal-soal akuntansi yang dirancang oleh panitia, mulai dari penguasaan konsep dasar, ketelitian perhitungan, hingga kemampuan analisis kasus.
Baca juga: Peran Sistem Informasi Akuntansi di Masa Depan, Profesi yang Semakin Relevan dengan Perkembangan Zaman
Desi Susilawati, selaku moderator, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian penyisihan berlangsung lancar. Ia menilai peserta menunjukkan kedisiplinan serta antusiasme tinggi selama kompetisi berlangsung.
“Pelaksanaan babak penyisihan berjalan dengan baik dan tertib. Peserta mengikuti aturan yang telah ditetapkan dan menunjukkan antusiasme yang tinggi sepanjang kegiatan,” tuturnya.
Senada dengan itu, Ketua Pelaksana, Lis Saumi Ramdhani menegaskan bahwa Olimpiade Akuntansi BSI FLASH 2026 tidak sekadar menguji kemampuan akademik. Menurutnya, ajang ini juga melatih kepercayaan diri, sportivitas, serta kesiapan pelajar menghadapi tantangan pendidikan di masa depan.
“Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan pengalaman bermakna bagi para peserta. Terlepas dari hasil yang diraih, setiap peserta telah melalui proses pembelajaran dan pengembangan diri,” ungkap Lis.
Berdasarkan hasil penilaian babak penyisihan, panitia menetapkan 20 peserta terbaik yang berhak melaju ke babak final Olimpiade Akuntansi BSI FLASH 2026. Panitia menjadwalkan babak puncak tersebut pada 9 Februari 2026 dengan tingkat soal yang lebih menantang dan kompetitif.
Melalui penyelenggaraan Olimpiade Akuntansi BSI FLASH 2026, UBSI Sukabumi terus menegaskan perannya dalam membangun ekosistem pendidikan yang kompetitif dan inovatif. Tidak hanya berfokus pada mahasiswa, UBSI Sukabumi juga aktif membina potensi pelajar agar siap menghadapi perkembangan dunia akademik dan profesional di bidang akuntansi.
Baca juga: Menuju Puncak Kompetisi, 20 Peserta Terbaik Siap Bertarung di Babak Final














