Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Awas! Rekening Nganggur Bisa Kena Blokir, Ini Penjelasan PPATK

Awas! Rekening Nganggur Bisa Kena Blokir, Ini Penjelasan PPATK

  • account_circle Dian
  • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Sebagai bentuk pencegahan terhadap kejahatan keuangan, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) berencana melakukan pemblokiran terhadap rekening-rekening bank yang tidak aktif atau rekening dormant. Langkah ini untuk mencegah penyalahgunaan rekening dalam tindak kejahatan keuangan seperti pencucian uang dan jual beli rekening ilegal.

“PPATK menemukan banyak rekening dormant yang disalahgunakan, seperti hasil jual beli rekening atau digunakan untuk tindak pidana pencucian uang” tulis PPATK Kamis (24/7) melalui instagram @ppatk_indonesia.

Meskipun rekening diblokir, PPATK memastikan bahwa dana yang tersimpan di dalamnya tetap aman. Masyarakat juga diberikan kesempatan untuk memulihkan rekening tersebut dengan mengikuti prosedur yang telah ditetapkan.

“Tenang, dana nasabah tetap aman dan tidak hilang”, lanjut PPATK.

Baca juga: Satu Tahun Irigasi Rusak, Warga Cibadak Bertahan di Tengah Krisis Air

Penjelasan mengenai rekening dormant. | Doc: IG @ppatk_indonesia

Dalam unggahan akun Instagram @ppatk_indonesia, PPATK menjelaskan bahwa pemblokiran ini terhadap rekening yang tidak menunjukkan aktivitas transaksi dalam kurun waktu tertentu, mulai dari tiga hingga dua belas bulan. Durasi tersebut akan menyesuaikan dengan kebijakan masing-masing bank.

PPATK menghentikan sementara aktivitas pada sejumlah rekening tidak aktif sebagai bentuk perlindungan terhadap sistem keuangan nasional, sesuai dengan UU No. 8 Tahun 2010.

Rekening dormant, atau rekening nganggur, merujuk pada rekening tabungan maupun giro yang tidak ada transaksi dalam jangka waktu tertentu. Berdasarkan data PPATK, jenis rekening ini kerap menjadi sasaran penyalahgunaan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab.

Untuk masyarakat yang merasa keberatan atas pemblokiran tersebut, PPATK menyediakan opsi pengajuan keberatan. Nasabah dapat mengisi formulir melalui tautan bit.ly/FormHensem. Setelah pengajuan diterima, akan dilakukan proses peninjauan oleh bank terkait dan PPATK. Pengajuan umumnya memakan waktu lima hari kerja, dan dapat diperpanjang hingga lima belas hari jika diperlukan.

Jika hasil verifikasi menyatakan rekening tersebut tidak bermasalah, maka rekening akan dibuka kembali. Nasabah dapat mengecek status rekening melalui mobile banking, mesin ATM, atau langsung datang ke kantor cabang bank terkait.

Baca Juga: Pendaki Asal Sukabumi Meninggal Dunia di Pos 5 Gunung Slamet

  • Penulis: Dian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ingin Jadi Profesional di Dunia IT? Ini Dia Langkah Awalnya!

    Ingin Jadi Profesional di Dunia IT? Ini Dia Langkah Awalnya!

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Di era digital yang terus berkembang, kebutuhan akan tenaga ahli di bidang teknologi informasi (IT) semakin meningkat. Mulai dari sektor pemerintahan, perusahaan swasta, hingga startup, semuanya memerlukan profesional yang mampu mengelola sistem informasi, membangun perangkat lunak, dan memahami alur data secara menyeluruh. Tapi, bagaimana langkah awal untuk menjadi seorang profesional di dunia IT? […]

  • Hilangkan Jerawat dengan Tomat: Temukan Caranya!

    Hilangkan Jerawat dengan Tomat: Temukan Caranya!

    • calendar_month Sabtu, 14 Sep 2024
    • account_circle Nana
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Jerawat merupakan masalah kulit yang sering mengganggu banyak orang, dan tomat bisa menjadi solusi alami yang menarik. Menurut Halodoc, tomat mengandung likopen, sebuah antioksidan yang penting untuk melawan kerusakan kulit akibat radikal bebas dan mengurangi peradangan. Likopen, yang memberikan warna merah pada tomat, membantu meredakan kemerahan dan iritasi pada kulit yang terkena jerawat. […]

  • dampak gempa garut

    Puluhan Rumah Mengalami Kerusakan di Sukabumi, Dampak Gempa Garut M6,2

    • calendar_month Minggu, 28 Apr 2024
    • account_circle Dilan
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Pusat pengendalian dan operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, mencatat sebanyak 21 rumah mengalami kerusakan akibat gempa yang mengguncang Kabupaten Garut berkekuatan magnitudo M 6.2, pada Sabtu (27/4). Daeng Sutisna, Manajer Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi mengatakan selain rumah yang mengalami kerusakan akibat gempa, terdapat juga satu masjid milik warga dan […]

  • Transfer pemain Persib Bandung: Ragnar Oratmangoen dan Gakuto Notsuda Resmi Bergabung

    Transfer pemain Persib Bandung: Ragnar Oratmangoen dan Gakuto Notsuda Resmi Bergabung

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Raffi Ahmad
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com – Persib Bandung secara resmi menggebrak bursa transfer pemain Persib Bandung musim 2026/2027. Manajemen Maung Bandung mengumumkan perekrutan bintang papan atas, Ragnar Oratmangoen dan Gakuto Notsuda, pada Sabtu (4/7/2026). Langkah strategis ini membuktikan keseriusan klub dalam memperkuat komposisi tim demi mempertahankan gelar juara liga nasional. Strategi Transfer pemain Persib Bandung untuk Lini Serang Ragnar […]

  • Bukan Mahasiswa Sistem Informasi Kalau Gak Punya Solusi!

    Bukan Mahasiswa Sistem Informasi Kalau Gak Punya Solusi!

    • calendar_month Minggu, 25 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Di era digital saat ini, kemampuan untuk menemukan solusi atas berbagai masalah teknologi dan bisnis menjadi hal yang sangat dibutuhkan. Mahasiswa Sistem Informasi dikenal memiliki keahlian tersebut. Di Universitas BSI Sukabumi, julukan “bukan mahasiswa SI namanya kalau gak punya solusi” bukan sekadar slogan, tetapi telah menjadi identitas yang terbentuk dari proses pembelajaran yang […]

  • Yuks Bisa Yuk nabung.. Tapi kalo resesi gimana?

    Yuks Bisa Yuk nabung.. Tapi kalo resesi gimana?

    • calendar_month Jumat, 24 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Sukabumi Hitz- dikutip dari cnbcnews Inflasi yang meninggi kian mengguncang sejumlah kawasan di dunia hingga memaksa adanya respons signifikan dalam kebijakan ekonomi berbagai negara. Bukan hanya kebijakan, di tingkat rumah tangga akhirnya merespon tingginya inflasi. Inflasi Amerika Serikat (AS) pada Mei 2022 melejit ke angka 8,6% secara tahunan (year-on-year/yoy) sekaligus menjadi yang tertinggi dalam 41 […]

expand_less