Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Kemenag Perkuat Kompetensi Guru Informatika lewat Workshop Koding dan Computational Thinking

Kemenag Perkuat Kompetensi Guru Informatika lewat Workshop Koding dan Computational Thinking

  • account_circle Anita Rahmawati
  • calendar_month 19 menit yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz.com, Sukabumi – Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Informatika Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sukabumi bersama Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Sukabumi menggelar Workshop Implementasi Kurikulum Informatika dan Pelatihan Koding Menggunakan Scratch dan Python. Kegiatan tersebut berlangsung pada 29 September 2026 di Aula UBSI Sukabumi.

Workshop ini mengusung tema “Meningkatkan Kompetensi Guru Informatika dalam Implementasi Kurikulum, Computational Thinking, dan Pemrograman Berbasis Proyek”. Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi guru madrasah untuk memperkuat pemahaman tentang kurikulum informatika sekaligus meningkatkan keterampilan dalam bidang teknologi.

Dorong Guru Perkuat Kompetensi Informatika

Ketua MGMP Informatika Kemenag Kabupaten Yas’a Abdul Fatah Sukabumi menjelaskan bahwa kegiatan ini hadir untuk membantu guru meningkatkan kompetensi dalam mengajar. Terlebih, tidak semua guru yang mengajar informatika memiliki latar belakang pendidikan informatika.

Karena itu, workshop tidak hanya menghadirkan penyampaian materi. Para guru juga mengikuti praktik agar dapat memahami penerapan materi secara langsung.

“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam mengajar. Tidak semua guru memiliki latar belakang pendidikan informatika. Karena itu, mereka tidak hanya mempelajari materi, tetapi juga mengikuti praktik untuk meng-upgrade pengetahuan seputar dunia IT. Dalam proses tersebut, para guru juga membutuhkan bimbingan agar dapat memahami dan menerapkan materi dengan baik,” ujarnya.

Melalui pendekatan tersebut, para guru mendapat kesempatan untuk memperbarui pengetahuan sekaligus mengembangkan kemampuan yang relevan dengan kebutuhan pembelajaran informatika saat ini.

Peserta Pelajari Scratch dan Python

Workshop menggabungkan sesi tatap muka dan online. Sesi pembukaan berlangsung secara tatap muka dengan menghadirkan jajaran pemangku kepentingan, pimpinan universitas, serta guru madrasah.

Rangkaian pelatihan kemudian berlanjut secara online setiap pekan. Dosen dan mahasiswa berprestasi UBSI turut berperan sebagai tim pengajar dalam rangkaian pembelajaran tersebut.

Materi workshop mencakup implementasi kurikulum informatika, computational thinking, serta pemrograman berbasis proyek. Peserta juga mempelajari praktik koding menggunakan Scratch dan Python.

Hadirkan Akademisi hingga Mahasiswa Informatika

Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah pemateri dari berbagai latar belakang. H. Dedi Wijaya, selaku Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Kabupaten Sukabumi, hadir sebagai keynote speaker.

Sementara itu, Dr. Widad Arifin, selaku Pengawas Bina Informatika, menjadi salah satu pemateri utama. Saeful Bahri, Peneliti dan Dosen Program Studi Informatika UBSI Sukabumi, turut memberikan materi pemrograman Python.

Workshop juga melibatkan mahasiswa Informatika UBSI Sukabumi sebagai pemateri pemrograman dengan Scratch. Mereka terdiri atas Muhamad Hilal, M. Rifai Siraajuddin, dan Nadhif Musyafa A.

Kehadiran dosen dan mahasiswa sebagai tim pengajar memberikan ruang bagi peserta untuk memperoleh materi sekaligus bimbingan saat mengikuti praktik.

Perkuat Pembelajaran Informatika di Madrasah

Kolaborasi MGMP Informatika Kemenag Kabupaten Sukabumi dan UBSI Sukabumi melalui workshop ini mendorong guru untuk terus memperbarui kemampuan dalam bidang teknologi. Peserta tidak hanya mengenal konsep, tetapi juga mendapat pengalaman praktik dalam menggunakan perangkat dan metode pembelajaran informatika.

Ketua MGMP berharap kegiatan serupa dapat terus memberikan manfaat bagi guru dalam menjalankan proses pembelajaran. Dengan peningkatan kompetensi dan pendampingan yang berkelanjutan, guru dapat membawa pengetahuan baru dari workshop ke dalam pembelajaran informatika di madrasah.

  • Penulis: Anita Rahmawati

Rekomendasi Untuk Anda

  • Strategi Rahasia Membuat Usaha Anti Gagal yang Tak Boleh Dilewatkan!!

    Strategi Rahasia Membuat Usaha Anti Gagal yang Tak Boleh Dilewatkan!!

    • calendar_month Kamis, 15 Agt 2024
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat, banyak pengusaha pemula, terutama mahasiswa, mencari cara membuat usaha yang tentunya anti gagal. BSI Entrepreneur Center hadir untuk membantu para pengusaha muda dengan memberikan strategi dan persiapan matang melalui program-program unggulannya. Rahasia untuk usaha yang anti gagal!! Riset Pasar yang Mendalam Langkah pertama menuju kesuksesan adalah […]

  • Evaluasi KBM dan Persiapan Semester Genap, Prodi SIA UBSI Sukabumi Perkuat Mutu Pembelajaran | Doc: Istimewa

    Evaluasi KBM dan Persiapan Semester Genap, Prodi SIA UBSI Sukabumi Perkuat Mutu Pembelajaran

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Rifa Fitriyani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz — Program Studi Sistem Informasi Akuntansi UBSI Kampus Kota Sukabumi menggelar Rapat Evaluasi Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Semester Gasal 2025/2026 sekaligus mempersiapkan perkuliahan semester genap 2025/2026. Kegiatan ini berlangsung secara daring pada jum’at (13/03) dan melibatkan seluruh dosen di lingkungan program studi Sistem Informasi Akuntansi. Rapat ini mengangkat tema “Penguatan Mutu Pembelajaran melalui Evaluasi […]

  • Battered Woman Syndrome Trauma Tersembunyi yang Membelenggu Korban KDRT| Sumber: thenurseatwork.com

    Battered Woman Syndrome Trauma Tersembunyi yang Membelenggu Korban KDRT

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Lusi Mardiana
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Battered Woman Syndrome (BWS), atau “sindrom wanita babak belur” dalam bahasa Indonesia, menggambarkan kondisi psikologis serius yang muncul akibat kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) berulang. Lebih dari sekadar “luka fisik”, kondisi ini juga menyasar jiwa dan emosi korban—perlu mendapat perhatian serius masyarakat dan layanan kesehatan mental. Apa Itu Battered Woman Syndrome? Psikolog Lenore E. […]

  • Samsung Galaxy S25 Ultra

    Samsung Galaxy S25 Ultra Resmi Dirilis, Cek Harga dan Fitur Terbarunya!

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Samsung kembali memperkenalkan ponsel flagship terbarunya, Galaxy S25 Ultra, sebagai varian tertinggi dari seri Galaxy S25. Perangkat ini resmi diumumkan melalui ajang Galaxy Unpacked pada Kamis (23/1) pukul 01.00 WIB. Ponsel ini hadir dengan berbagai peningkatan yang menonjol, meski tetap mempertahankan ciri khas desain seri Ultra sebelumnya. Desain yang Lebih Nyaman dan Ringkas […]

  • Pepi Aprilia Ajak Maba UBSI Berani Eksplorasi Sejak Kuliah

    Pepi Aprilia Tekankan Pentingnya Eksplorasi bagi Maba UBSI

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle Salsabila
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com, Sukabumi – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Sukabumi menghadirkan Pepi Aprilia sebagai salah satu alumni dalam Seminar Motivasi (SEMOT) 2026 pada Minggu (20/09/2026). Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa baru untuk mendapatkan motivasi sekaligus mengenal pengalaman alumni dalam membangun karier. Lulusan Manajemen Informatika tahun 2013 ini kini berkarier sebagai Master of Ceremony (MC) […]

  • Aplikasi Tracking

    Mahasiswa Hibahkan Aplikasi Tracking Alumni, Solusi Inovatif untuk Memantau Perkembangan Alumni Sekolah

    • calendar_month Rabu, 7 Agt 2024
    • account_circle Dilan
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Mahasiswa Universitas BSI Sukabumi program studi Sistem Informasi kembali menunjukkan dedikasinya dalam mendukung dunia pendidikan melalui teknologi dengan menghibahkan aplikasi inovatif bernama “SITASI” (Sistem Informasi Tracking Alumni Sekolah) kepada Madrasah Ibtidaiyah (MI) Ma’arif NU Banteran Sumbang. Aplikasi ini dirancang untuk memudahkan sekolah dalam memantau dan melacak perkembangan para alumni setelah mereka menyelesaikan pendidikan […]

expand_less