Sukabumihitz – Api mengubah suasana Jalan Lingkar Selatan, Kota Sukabumi, menjadi mencekam pada Selasa sore (27/01/2026). Api melalap Rumah Makan (RM) Parantina, salah satu destinasi kuliner favorit warga, hingga hampir seluruh bangunan hangus terbakar. Dalam waktu singkat, kebakaran besar itu mengubah kawasan tersebut menjadi lautan api.
Api Cepat Menyebar Picu Panik
Api mulai membesar sekitar pukul 15.00 WIB. Material bangunan yang mudah terbakar mempercepat penyebaran kobaran api ke seluruh bagian restoran. Asap hitam tebal membumbung tinggi dan terlihat dari jarak beberapa kilometer, lalu memicu kepanikan warga di sekitar lokasi.
Firman (38), salah satu saksi mata, menggambarkan detik-detik awal kebakaran.
“Apinya sangat besar dan cepat sekali merembet. Dari kejauhan sudah terlihat nyala merah, dan asapnya menutup jalan. Warga dan pengguna jalan sempat panik karena lokasinya persis di pinggir jalur utama,” ujarnya dengan nada khawatir.
Baca Juga : ICONNET Ringankan Beban Pelanggan Terdampak Bencana, Beri Diskon 75 Persen
Api Padam Diselidiki
Menerima laporan kebakaran, Dinas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kota Sukabumi segera mengerahkan sejumlah unit pemadam ke lokasi. Armada damkar menembus kepadatan lalu lintas di Lingkar Selatan dengan sirene meraung untuk mencapai titik api.
Di lokasi kejadian, petugas mengendalikan kobaran api di tengah panas ekstrem agar api tidak merambat ke bangunan usaha lain di sekitarnya. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melakukan proses pendinginan intensif untuk memastikan tidak ada sisa bara api yang tersembunyi di bawah puing-puing bangunan.
Aparat berwenang masih menyelidiki penyebab kebakaran. Dugaan awal mengarah pada korsleting listrik atau kebocoran gas di area dapur, sementara pihak kepolisian menunggu kondisi lokasi benar-benar aman sebelum melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Petugas belum menemukan laporan korban meninggal dunia maupun korban luka. Tim gabungan terus menyisir area reruntuhan untuk memastikan tidak ada korban yang tertinggal. Kebakaran ini merusak lebih dari 80 persen bangunan RM Parantina, dengan estimasi kerugian materiil mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah. Selain itu, peristiwa ini juga menyebabkan kemacetan panjang di Jalan Lingkar Selatan akibat kerumunan warga dan pergerakan armada pemadam kebakaran.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat dan pelaku usaha untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap instalasi listrik, peralatan dapur, serta sistem keamanan bangunan, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.














