Keakraban khas Mamah Dedeh membuat suasana majelis terasa hidup. Banyak jamaah yang langsung mengangkat tangan untuk bertanya, mulai dari persoalan rumah tangga, pendidikan anak, hingga tantangan keluarga di era digital.
Mamah Dedeh menanggapi setiap pertanyaan dengan gaya khasnya ceplas-ceplos tetapi penuh hikmah yang membuat jamaah berkali-kali tertawa sekaligus merenung.
Ketua Harian Pemuda Remaja Masjid Agung, Nurul, menyampaikan rasa syukur atas suksesnya pelaksanaan tabligh akbar tersebut.
“Alhamdulillah, acara bersama Mamah Dedeh berjalan lancar. Perpaduan antara ilmu agama yang kuat dan penyampaian yang menghibur benar-benar membuat jamaah merasa lebih tenang, mendapatkan wawasan baru, dan punya semangat untuk memperbaiki diri serta memperkuat ketahanan keluarga,” ujar Nurul.
Ia juga menambahkan bahwa antusiasme masyarakat melebihi perkiraan panitia.
“Melihat Masjid Agung penuh sejak pagi menunjukkan betapa besar kerinduan masyarakat Sukabumi terhadap majelis ilmu berkualitas. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi keluarga dan lingkungan,” tambahnya.
Acara ini bersifat terbuka untuk umum, sehingga masyarakat dari berbagai kecamatan pun hadir membawa kebersamaan yang hangat. Tabligh akbar Mamah Dedeh bukan hanya menjadi momen menambah ilmu, tetapi juga ruang mempererat silaturahmi antarmasyarakat Sukabumi.














