Sukabumihitz – Suasana penuh keceriaan dan semangat kebangsaan mengisi Gedung Widaria Kencana, Sukabumi, pada Minggu (11/5). Mahasiswa Sistem Informasi semester 2 Universitas Bina Sarana Informatika Kampus Sukabumi menggelar sosialisasi dan edukasi bertema “Aksi Muda, Cinta Bangsa”. Kegiatan ini dilakukan oleh Kelompok 5 “Kelompok Matahari”, sebagai bagian dari project mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan, dengan fokus utama pada nilai-nilai Cinta tanah air.
Gedung Widaria Kencana merupakan milik Ibu H. Harry Kartini dan Bapak H. Iskandar, yang selama ini turut mendampingi serta mendukung kegiatan anak-anak yang rutin berlangsung di Sanggar Seni Rupa. Keduanya dikenal memiliki kepedulian tinggi terhadap pengembangan kreativitas dan karakter anak-anak di lingkungan tersebut.
Edukasi Cinta Tanah Air melalui Seni dan Aktivitas
Kelompok Matahari menjalin kolaborasi dengan Sanggar Seni Rupa yang sudah aktif lebih dari lima tahun. Setiap Minggu, sanggar ini menjadi tempat anak-anak berkumpul untuk menggambar dan mengekspresikan imajinasi mereka. Setelah selesai menggambar, para anak mengumpulkan karya mereka dan mengikuti sesi hafalan Pancasila, doa, serta surat-surat pendek. Sebagai apresiasi atas partisipasi mereka, anak-anak biasanya mendapat susu.
Joko Novianto, yang akrab disapa Kang Opie, mengasuh Sanggar Seni Rupa dengan penuh kesabaran. Ia mendampingi anak-anak secara langsung dan terus mendorong kreativitas mereka. Selain itu, Kang Opie juga menunjukkan bakatnya sebagai seniman lukis dan gambar, sehingga kehadirannya selalu menginspirasi serta memotivasi para peserta.
Baca Juga : Semarak Kreativitas! Pentas Seni MI Cimahi Peuntas: Aksara, Cakrawala, Karya Bersama BSI Explore 2025
Kelompok Matahari memulai kegiatan dengan pembukaan, kemudian membagikan alat gambar kepada anak-anak. Mereka bebas menggambar apa saja, ada yang menggambar bendera merah putih, hingga bunga dan tokoh manusia. Sambil menggambar, para mahasiswa aktif mengedukasi anak-anak tentang makna cinta tanah air, pentingnya persatuan, serta mengenalkan simbol-simbol kebangsaan. Edukasi ini berfokus bagi anak-anak usia dini, baik yang belum sekolah maupun yang sudah duduk di bangku SD.
Setelah sesi menggambar, kegiatan berlanjut ke sesi hafalan dan penguatan karakter. Anak-anak diajak menyanyikan lagu Indonesia Raya, menghafal nilai-nilai Pancasila, surat Al-Fatihah, doa sebelum tidur, dan lainnya. Sebagai bentuk apresiasi, mereka pun mendapatkan susu dan snack.
Aksi Nyata untuk Lingkungan dan Karakter Bangsa
Tidak berhenti sampai di situ, kegiatan dilanjutkan dengan aksi nyata. Anak-anak bersama-sama membersihkan lingkungan sekitar sanggar dengan mengumpulkan sampah. Kegiatan sederhana ini mengajarkan mereka untuk peduli terhadap kebersihan dan lingkungan sekitar, sekaligus melatih rasa tanggung jawab sosial.

Senyum bahagia menghiasi wajah para peserta sepanjang kegiatan berlangsung. Para pengasuh Sanggar Seni Rupa pun merasa sangat terkesan dengan kehadiran Kelompok Matahari yang membawa energi positif dan metode edukasi yang menyenangkan.
“Senang sekali dengan adanya kegiatan ini. Ini sebagai bentuk nyata cinta tanah air kita, Indonesia, kehadiran para pemuda yang peduli tentu saja menjadi angin segar bagi keutuhan bangsa,” ungkap Joko Novianto, pengasuh sanggar.
Ia menambahkan, “Kegiatan ini sangat membantu anak-anak dalam mengenal dan mencintai Indonesia, dari pemaparan materi edukasi hingga kepedulian terhadap cinta tanah air dalam menjaga lingkungan sekitar, dan saya sangat mengapresiasi kepedulian ini.”
Melalui project ini, Kelompok Matahari berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam menumbuhkan karakter bangsa sejak usia dini, serta mendorong lahirnya generasi muda yang cinta tanah air, peduli lingkungan, dan memiliki semangat kebersamaan.














