Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Jalani IEP 3+1, Mahasiswa UNM Raiya Puspita Asah Pengalaman Kerja di Kemendikdasmen

Jalani IEP 3+1, Mahasiswa UNM Raiya Puspita Asah Pengalaman Kerja di Kemendikdasmen

  • account_circle Anita Rahmawati
  • calendar_month 5 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz.com – Pengalaman kerja sebelum lulus menjadi salah satu bekal penting bagi mahasiswa dalam mempersiapkan karier. Hal ini dirasakan Raiya Puspita Sari, mahasiswa semester 7 Program Studi Manajemen Universitas Nusa Mandiri (UNM), yang mengikuti program Internship Experience Program (IEP) 3+1 di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Melalui program tersebut, Raiya memperoleh kesempatan untuk menerapkan ilmu manajemen yang selama ini ia pelajari di bangku kuliah. Ia juga mengenal secara langsung proses kerja dan administrasi di lingkungan instansi pemerintahan.

Sebagai Kampus Digital Bisnis, UNM terus mendorong mahasiswa untuk memperoleh pengalaman profesional sebelum menyelesaikan pendidikan. Dalam kegiatan magang ini, Raiya menjalankan tugas administrasi keuangan dan perpajakan pada Bagian Sarana Prasarana (Sarpras). Ia juga membantu proses verifikasi data di Bagian Peserta Didik (Pesdik).

Ketua Program Studi Manajemen UNM, Instianti Elyana, menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang dimanfaatkan Raiya. Menurutnya, pengalaman magang di lingkungan kementerian memberikan nilai tambah bagi mahasiswa.

“Pengalaman di Sarpras maupun Pesdik memberikan nilai tambah bagi mahasiswa karena mereka dapat melihat secara langsung bagaimana pengetahuan manajemen diterapkan dalam proses kerja sehari-hari,” katanya, Jumat (30/10).

NCC Dampingi Mahasiswa Persiapkan Karier

Kepala Nusa Mandiri Career Center (NCC), Muhammad Faisal, menjelaskan bahwa kampus melalui NCC turut mendukung persiapan karier mahasiswa. Pendampingan tersebut mencakup penyusunan portofolio hingga pembekalan etika profesional.

Ia menegaskan bahwa program magang tidak hanya berorientasi pada penempatan mahasiswa di tempat kerja. Program ini juga membantu mahasiswa memahami kebutuhan dan tuntutan dunia profesional.

“Bagi NCC, program magang bukan sekadar membantu mahasiswa memperoleh tempat magang, melainkan juga mendukung proses persiapan karier agar mahasiswa lebih memahami kebutuhan dunia kerja,” ungkap Faisal.

Pengalaman Magang Asah Ketelitian dan Fleksibilitas

Sementara itu, Raiya mengungkapkan bahwa pengalaman bekerja di dua unit berbeda memberikan pelajaran berharga. Ia belajar menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawab pada masing-masing bagian.

“Saya belajar bahwa setiap pekerjaan administrasi membutuhkan tanggung jawab dan ketelitian. Pengalaman magang melalui Program IEP Universitas Nusa Mandiri (UNM) merupakan batu loncatan yang berharga untuk masa depan karier,” tuturnya.

IEP 3+1 Jadi Bekal Memasuki Dunia Profesional

Faisal berharap Program IEP 3+1 UNM dapat terus menghubungkan pembelajaran akademik dengan kebutuhan dunia industri dan instansi pemerintahan. Melalui program ini, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk membangun kompetensi sekaligus mengenal lingkungan kerja secara langsung.

“Kesiapan kompetensi dan pengalaman kerja nyata ini menjadi bekal utama bagi lulusan UNM dalam memasuki pasar kerja profesional. Di UNM mahasiswa kuliah hanya 3 tahun dan 1 tahun magang di industri mitra,” harapnya.

Program IEP 3+1 menjadi salah satu upaya UNM dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia kerja. Melalui pengalaman magang, mahasiswa dapat mengembangkan keterampilan dan menerapkan pengetahuan perkuliahan dalam lingkungan profesional.

  • Penulis: Anita Rahmawati

Rekomendasi Untuk Anda

  • BSI Explore 2026 Siap Berlangsung di 38 Desa Mitra

    BSI Explore 2026 Siap Berlangsung di 38 Desa Mitra

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Ardila Khaylila
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com, Jakarta – Mahasiswa tidak hanya dituntut menguasai teori di ruang kelas, tetapi juga memahami kebutuhan masyarakat secara langsung. Untuk itu, melalui program BSI Explore 2026, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk terjun ke berbagai daerah. Selain itu, melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa dapat menerapkan ilmu […]

  • Demam Lari 2026 Mengubah Pilihan Pelari Indonesia

    Demam Lari 2026 Mengubah Pilihan Pelari Indonesia

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Vina Agustina
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Demam lari muncul sangat kuat sepanjang 2026 hingga menciptakan perubahan besar pada kebiasaan masyarakat. Demam lari bahkan membuat banyak pelari memilih aspal ketimbang lapangan. Pemandangan jalanan kota saat pagi membuktikan perubahan itu karena ribuan pelari memenuhi trotoar sambil mengejar langkah pertama mereka. Fenomena tersebut menarik perhatian mahasiswa hingga pekerja kantoran karena tren ini […]

  • Berakhir dengan Haru, BSI Explore Sukabumi Tinggalkan Lima Desa Setelah 21 Hari | Doc. Istimewa

    30 Peserta, 5 Desa, dan 21 Hari Pengabdian: Perjalanan BSI Explore Sukabumi Berakhir

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle Anita Rahmawati
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com, Sukabumi – Rangkaian kegiatan BSI Explore Sukabumi 2026 resmi berakhir setelah 30 peserta menyelesaikan pengabdian selama 21 hari di lima desa, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi. Peserta kembali ke kampus UBSI Sukabumi pada Kamis, 27 Agustus 2026, setelah menjalankan berbagai program kerja bersama masyarakat. Kelima desa tersebut meliputi Desa Purwasedar, Desa Cikangkung, Desa Gunungbatu, Desa […]

  • Strategi Belajar Efektif Sesuai Cara Kerja Otak

    Neuroeducation: Strategi Belajar Efektif Sesuai Cara Kerja Otak

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Aulia Ramadhani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Belajar bukan hanya soal membaca buku atau menghafal materi, tetapi juga tentang bagaimana otak manusia bekerja. Dalam beberapa tahun terakhir, muncul sebuah bidang baru bernama neuroeducation, gabungan antara ilmu saraf (neuroscience), psikologi, dan pendidikan. Tujuannya sederhana namun inovatif, memahami cara kerja otak agar proses belajar menjadi lebih efektif, menyenangkan, dan sesuai dengan kebutuhan […]

  • Menikmati Keindahan Situ Batu Karut, Danau Alami dengan Keunikan Sumur 7| Sumber: dejava.net

    Menikmati Keindahan Situ Batu Karut, Danau Alami dengan Keunikan Sumur 7

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle Lusi Mardiana
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Situ Batu Karut merupakan salah satu sumber air bersih yang dimanfaatkan masyarakat Kecamatan Sukaraja. Airnya jernih, ditambah suasana sekitar yang tenang, membuat kawasan ini terasa nyaman untuk dikunjungi. Selain menjadi sumber kehidupan, tempat ini juga menyimpan pesona wisata yang menawan. Hamparan Air yang Menawan Ketika mata memandang, hamparan air di situ tampak berkilauan […]

  • UKM kerohanian Islam Kota Tasikmalaya Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

    UKM kerohanian Islam Kota Tasikmalaya Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

    • calendar_month Jumat, 21 Okt 2022
    • account_circle Dewin
    • 0Komentar

    Jum’at 21 Oktober 2022 Maulida nabi merupakan peringatan dimana dilahirkannya Nabi sekaligus rasul terkahir yang menjadi panutan umat muslim sampai Akhir Zaman, UKM kerohanian Islam Universitas BSI Kampus Kota Tasikmalaya 2022, UKM Kerohanian Islam UBSI Kampus kota Tasikmalaya mengadakan kegiatan pengajian dalam rangka memperingati maulid nabi Muhammad SAW. pada tanggal 21 Oktober di mushola Kampus […]

expand_less