Empati dan Solidaritas Ditanamkan Mahasiswa UBSI Lewat Petualangan Hati
- account_circle Ardila Khaylila
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Mahasiswa UBSI Tebar Nilai Empati di DTA Raudlatusshibyan | Sumber: Dok. Istimewa
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sukabumihitz.com, Sukabumi – Kelompok mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertema “Menumbuhkan Empati, Solidaritas, dan Kepedulian untuk Mewujudkan Masyarakat yang Harmonis” pada Jumat, 3 Juli 2026. Kegiatan berlangsung di DTA Raudlatusshibyan, Kadulawang, Desa Cipanengah, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi.
Tim PKM melibatkan pihak madrasah serta anak-anak dari kegiatan pengajian di lingkungan sekitar. Melalui kegiatan ini, mahasiswa ingin memperkuat karakter sosial sejak usia dini.
Tim PKM memilih tema tersebut karena melihat semakin berkurangnya nilai-nilai sosial di kalangan generasi muda. Selain itu, perkembangan teknologi juga mendorong munculnya sikap individualisme. Ketua tim, Muhamad Kamil Halim, bersama empat anggota lainnya, berupaya menumbuhkan kepedulian, empati, dan solidaritas agar peserta didik mampu membangun hubungan yang harmonis dengan sesama.
Kegiatan Interaktif Perkuat Nilai Kepedulian

Mahasiswa UBSI Gelar “Petualangan Hati” di DTA Raudlatusshibyan | Sumber: Dok. Istimewa
Tim mengemas kegiatan dalam konsep “Petualangan Hati: Menjadi Sahabat Hebat yang Penuh Kasih Sayang”. Selama 60 menit, peserta mengikuti berbagai aktivitas interaktif yang mendorong mereka memahami pentingnya empati.
Mahasiswa menjelaskan konsep empati melalui analogi “Satu Tubuh”. Mereka mengajak peserta memahami bahwa ketika satu anggota tubuh merasakan sakit, seluruh tubuh ikut merasakan dampaknya. Selain itu, peserta belajar menghargai perbedaan dan menjalin pertemanan tanpa melakukan perundungan (bullying).
Perwakilan tim pelaksana menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kepedulian peserta terhadap sesama.
“Tujuan utama kami adalah meningkatkan kesadaran peserta didik untuk saling membantu dan menghargai tanpa memandang perbedaan asal-usul,” ujarnya.
Permainan Edukatif Tanamkan Nilai Empati

“Petualangan Hati” Bangun Jiwa Pahlawan Kebaikan | Sumber: Dok. Istimewa
Untuk memperkuat pemahaman peserta, tim juga menyampaikan beberapa kisah teladan dalam Islam. Kisah tersebut meliputi kejujuran Abu Dujanah, kasih sayang Rasulullah SAW kepada anak yatim dan pengemis buta, serta keadilan Hilf al-Fudhul ketika Nabi Muhammad SAW membela pihak yang tertindas tanpa membedakan identitas.
Mahasiswa tidak hanya menyampaikan materi melalui ceramah. Mereka juga mengajak peserta mengikuti Game Edukasi “Misi Pahlawan”, sesi berbagi pengalaman (sharing session), dan menyanyikan lagu “Pahlawan Kebaikan” bersama-sama.
Melalui permainan tersebut, peserta mempraktikkan berbagai tindakan sederhana. Misalnya, membantu teman yang mengalami kesulitan belajar, berbagi makanan, dan menjaga kebersihan lingkungan sekolah.
Pihak DTA Raudlatusshibyan memberikan apresiasi terhadap kegiatan tersebut. Menurut pihak madrasah, program ini menjadi langkah nyata untuk membentuk akhlak mulia sesuai ajaran Islam.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa UBSI berharap anak-anak di lingkungan Kadulawang tumbuh menjadi pribadi yang jujur, peduli terhadap sesama, dan berani membela kebenaran. Dengan demikian, mereka dapat ikut membangun masyarakat yang harmonis dan saling menghargai.
- Penulis: Ardila Khaylila
- Editor: Ardila Khaylila
