Messi Bikin Sejarah Lagi! Argentina Melaju ke 32 Besar
- account_circle M Hilmi Syamsul Mukarrom
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Messi Kembali Bersinar, Argentina Amankan Tempat di 32 Besar | Sumber: X @FabrizioRomano
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sukabumihitz.com – Juara bertahan Argentina kembali menunjukkan kualitasnya di panggung Piala Dunia 2026. Tim berjuluk Albiceleste sukses menaklukkan Austria dengan skor 2-0 pada laga kedua Grup J yang berlangsung di Dallas Stadium, Texas, Selasa (23/6/2026) dini hari WIB. Dua gol sang kapten, Lionel Messi, menjadi penentu kemenangan sekaligus menambah catatan sejarah dalam karier gemilangnya.
Meski sempat mengalami momen mengecewakan setelah gagal mengeksekusi tendangan penalti pada babak pertama, Messi mampu bangkit dengan mental juara. Ia membuktikan kualitasnya lewat dua gol yang memastikan tiga poin bagi Argentina sekaligus membawa tim asuhan Lionel Scaloni melangkah ke babak 32 besar lebih cepat.
Penalti Gagal Tak Menghentikan Messi

Dua Gol Messi Antar Argentina ke Babak 32 Besar | Sumber: X @FabrizioRomano
Argentina langsung mengambil inisiatif menyerang sejak peluit pertama berbunyi. Penguasaan bola dan tekanan tinggi membuat Austria lebih banyak bertahan. Kesempatan emas datang ketika Argentina memperoleh hadiah penalti setelah salah satu pemain lawan melakukan pelanggaran di area terlarang.
Messi maju sebagai algojo. Namun, tendangan kaki kirinya justru melenceng dari sasaran sehingga skor tetap imbang tanpa gol. Kegagalan tersebut sempat memberi kepercayaan diri kepada Austria untuk bertahan lebih rapat, sementara Argentina terus berupaya membongkar pertahanan lawan melalui kombinasi serangan dari kedua sisi lapangan.
Gol Bersejarah Buka Keunggulan Albiceleste
Upaya Argentina akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-38. Messi menerima umpan matang sebelum melepaskan penyelesaian akurat yang membuat penjaga gawang Austria tak berkutik. Gol itu membawa Argentina unggul 1-0 hingga turun minum.
Gol tersebut bukan sekadar membuka keunggulan bagi Albiceleste. Tambahan satu gol itu membuat Messi resmi melampaui rekor legenda Jerman, Miroslav Klose, sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia dengan koleksi 17 gol saat itu. Momen tersebut langsung menjadi sorotan karena lahir di panggung terbesar sepak bola dunia.
Brace Messi Segel Kemenangan Argentina
Memasuki babak kedua, Austria mencoba bermain lebih agresif demi mengejar ketertinggalan. Meski begitu, lini belakang Argentina sukses menghalau berbagai upaya serangan lawan.
Saat pertandingan memasuki menit-menit akhir, Messi kembali menunjukkan kelasnya. Ia memanfaatkan peluang dengan tenang untuk mencetak gol kedua sekaligus memastikan kemenangan Argentina 2-0. Brace tersebut menambah koleksi gol Messi menjadi 18 gol di ajang Piala Dunia, memperkokoh posisinya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah turnamen tersebut.
Argentina Lolos Lebih Cepat, Austria dalam Tekanan
Hasil positif ini membuat Argentina meraih dua kemenangan beruntun di Grup J. Sebelumnya, Albiceleste juga tampil meyakinkan saat mengalahkan Aljazair dengan skor 3-0. Raihan enam poin memastikan langkah mereka ke babak 32 besar tanpa harus menunggu hasil pertandingan terakhir fase grup.
Sebaliknya, Austria kini berada dalam posisi sulit. Kekalahan dari Argentina membuat mereka wajib meraih hasil maksimal pada laga terakhir apabila ingin menjaga peluang lolos ke fase gugur.
Messi Terus Menulis Sejarah
Di usia yang hampir menginjak 39 tahun, Messi masih menjadi sosok sentral bagi Argentina. Seluruh gol Albiceleste dalam dua pertandingan pertama Piala Dunia 2026 lahir dari kaki sang kapten, membuktikan bahwa kontribusinya belum tergantikan.
Meski sempat gagal mengeksekusi penalti, Messi menutup pertandingan dengan cara terbaik melalui dua gol yang membawa timnya menang sekaligus mengukir rekor baru dalam sejarah Piala Dunia. Penampilan impresif tersebut semakin mengukuhkan statusnya sebagai salah satu pesepak bola terbaik sepanjang masa dan menjadi modal berharga bagi Argentina dalam upaya mempertahankan gelar juara dunia.
- Penulis: M Hilmi Syamsul Mukarrom
- Editor: Ardila Khaylila Agusti
