Turnamen Sepak Bola Antar Desa Meriahkan Kebersamaan Warga Purwasedar
- account_circle Ardila Khaylila
- calendar_month 7 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Pemain Purwasedar Moteker dan Ujung Genteng Mentereng bertanding dalam turnamen sepak bola antar desa di Desa Purwasedar, Kecamatan Ciracap, Kamis (6/8) | Doc: Istimewa
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sukabumihitz.com, Purwasedar – Turnamen sepak bola antar desa berlangsung meriah di Desa Purwasedar, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Kamis (6/8). Pertandingan yang mempertemukan Purwasedar Moteker melawan Ujung Genteng Mentereng tersebut tidak hanya menghadirkan persaingan di lapangan, tetapi juga menjadi ajang mempererat silaturahmi serta kebersamaan masyarakat dari berbagai desa.
Sejak wasit meniup peluit babak pertama, kedua tim langsung menampilkan permainan yang penuh semangat. Dukungan warga yang memadati area lapangan turut menambah kemeriahan suasana. Sorak sorai penonton terus terdengar memberikan semangat kepada para pemain yang berjuang membawa nama baik desanya.
Turnamen Sepak Bola Antar Desa Berlangsung Sengit
Kedua tim mewarnai babak pertama dengan tempo permainan yang tinggi dan jual beli serangan. Purwasedar Moteker beberapa kali menciptakan peluang berbahaya, namun Ujung Genteng Mentereng mampu memanfaatkan kesempatan dengan lebih baik hingga menutup babak pertama dengan keunggulan 1–0.
Memasuki waktu istirahat, kedua tim melakukan evaluasi dan menyusun strategi karena mereka memperkirakan babak kedua akan berlangsung semakin ketat.
Purwasedar Bangkit, Pemenang Ditentukan Lewat Adu Penalti
Memasuki babak kedua, Purwasedar Moteker tampil lebih agresif. Serangan demi serangan akhirnya membuahkan hasil melalui gol penyama kedudukan sehingga skor berubah menjadi 1–1.
Hingga waktu normal berakhir, kedua tim tetap bermain imbang. Wasit pun melanjutkan pertandingan ke babak adu penalti untuk menentukan pemenang.
Suasana semakin menegangkan ketika para pemain bergantian mengeksekusi tendangan penalti. Dukungan penonton yang memenuhi lapangan membuat atmosfer pertandingan semakin hidup.
Ujung Genteng Mentereng akhirnya keluar sebagai pemenang melalui adu penalti dengan skor 1–0 dan berhak melaju ke babak berikutnya. Meski belum berhasil meraih kemenangan, Purwasedar Moteker tetap menunjukkan semangat juang dan sportivitas hingga wasit meniup peluit akhir.
Turnamen Sepak Bola Antar Desa Pererat Kebersamaan Warga

Warga memadati area lapangan untuk menyaksikan pertandingan turnamen sepak bola antar desa di Desa Purwasedar, Kecamatan Ciracap | Doc: Istimewa
Selain menjadi ajang kompetisi olahraga, turnamen sepak bola antar desa ini juga menjadi ruang berkumpulnya masyarakat. Warga dari berbagai desa hadir memberikan dukungan kepada tim masing-masing sekaligus mempererat tali silaturahmi.
Semangat kebersamaan, sportivitas, dan saling menghargai terlihat sepanjang pertandingan. Kehadiran masyarakat dari berbagai kalangan menunjukkan bahwa olahraga masih menjadi salah satu sarana yang efektif untuk memperkuat hubungan sosial di lingkungan desa.
BSI Explore 2026 Jadi Wadah Pembelajaran di Tengah Masyarakat
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Sukabumi yang sedang menjalankan program BSI Explore 2026 di Desa Purwasedar. Kehadiran mereka menjadi bagian dari proses mengenal kehidupan sosial masyarakat sekaligus membangun kedekatan dengan warga selama menjalankan program pengabdian.
BSI Explore 2026 mengusung tema “Inspirasi Membangun Negeri” sebagai implementasi pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning). Melalui program ini, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Sukabumi menempatkan 30 mahasiswa di lima desa di Kecamatan Ciracap, yaitu Desa Purwasedar, Desa Gunung Batu, Desa Ujung Genteng, Desa Cikangkung, dan Desa Pangumbahan, untuk melaksanakan berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat sesuai dengan potensi dan kebutuhan masing-masing wilayah.
Selain mengaplikasikan ilmu dari bangku kuliah, mahasiswa juga mengembangkan kemampuan beradaptasi, berkomunikasi, bekerja sama, serta meningkatkan kepedulian sosial melalui keterlibatan langsung bersama masyarakat. Pengalaman tersebut membentuk mahasiswa menjadi lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan dan siap memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
- Penulis: Ardila Khaylila
- Editor: Siti Hasna Wulandari
