Drama 120 Menit! Spanyol Bungkam Argentina dan Sabet Gelar Piala Dunia 2026
- account_circle Rizky Akbar
- calendar_month 17 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Spanyol Akhiri Mimpi Argentina Pertahankan Gelar Piala Dunia | Sumber: Instagram @sefutbol
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sukabumihitz.com – Timnas Spanyol berhasil meraih gelar juara Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada laga final yang berlangsung di MetLife Stadium, East Rutherford, New Jersey, Amerika Serikat, Minggu (19/7/2026) waktu setempat. Gol tunggal Ferran Torres pada babak perpanjangan waktu menjadi penentu kemenangan La Furia Roja sekaligus mengakhiri ambisi Argentina mempertahankan gelar juara dunia.
Final yang mempertemukan juara Eropa dan juara bertahan dunia itu berlangsung sengit sejak menit awal. Spanyol tampil dominan dengan penguasaan bola yang lebih baik serta menciptakan banyak peluang berbahaya. Namun, penampilan gemilang kiper Argentina, Emiliano Martinez, membuat gawang Albiceleste tetap aman sepanjang waktu normal.
Lionel Messi yang dipercaya memimpin lini serang Argentina berusaha membawa timnya mencetak gol, tetapi rapatnya pertahanan Spanyol membuat peluang yang tercipta sulit dikonversi menjadi gol. Hingga 90 menit berakhir, kedua tim masih bermain imbang tanpa gol dan pertandingan berlanjut ke babak tambahan.
Ferran Torres Jadi Pembeda

Gol Ferran Torres Hancurkan Harapan Argentina di Final Piala Dunia 2026 | Sumber: Instagram @sefutbol
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-106. Ferran Torres yang masuk dari bangku cadangan berhasil memanfaatkan peluang dan mencetak gol yang mengubah skor menjadi 1-0 untuk Spanyol. Gol tersebut menjadi satu-satunya gol yang tercipta dalam pertandingan sekaligus memastikan kemenangan La Furia Roja.
Situasi semakin sulit bagi Argentina setelah Enzo Fernandez menerima kartu merah. Bermain dengan 10 pemain membuat Albiceleste kesulitan mengejar ketertinggalan pada sisa waktu pertandingan. Spanyol pun mampu mempertahankan keunggulan hingga wasit meniup peluit panjang.
Gelar Dunia Kedua untuk Spanyol
Keberhasilan ini menjadi gelar Piala Dunia kedua bagi Spanyol setelah sebelumnya menjadi juara pada edisi 2010 di Afrika Selatan. Selain itu, Spanyol juga mencatatkan rekor impresif dengan hanya kebobolan satu gol sepanjang turnamen dan memperpanjang catatan tak terkalahkan mereka menjadi 38 pertandingan.
Bagi Argentina, kekalahan ini mengakhiri perjalanan mereka sebagai juara bertahan. Meski gagal mempertahankan trofi, Lionel Messi tetap mendapat apresiasi atas kontribusinya selama membela Albiceleste, termasuk membawa Argentina menjuarai Piala Dunia 2022 dan dua gelar Copa America.
Gelar juara ini sekaligus menegaskan kebangkitan sepak bola Spanyol di level dunia. Di bawah arahan Luis de la Fuente, La Furia Roja berhasil menggabungkan pengalaman dan talenta muda untuk kembali berdiri di puncak sepak bola internasional.
- Penulis: Rizky Akbar
