Breaking News
light_mode
Beranda » Gaya Hidup » Rokok vs Vape: Mana yang Lebih Berbahaya?

Rokok vs Vape: Mana yang Lebih Berbahaya?

  • account_circle Ardila Khaylila
  • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Tren penggunaan rokok elektrik atau vape sering orang anggap sebagai alternatif yang lebih aman daripada rokok konvensional. Namun, temuan medis terbaru justru menunjukkan fakta yang mengkhawatirkan. Riset mendalam membuktikan bahwa uap dari perangkat ini dapat memicu kerusakan paru-paru spesifik yang tidak muncul pada pengguna rokok biasa.

Selain itu, banyak pengguna tidak menyadari bahwa kandungan kimia dalam vape tetap berisiko bagi kesehatan. Berbagai zat yang masuk ke dalam tubuh dapat memicu peradangan dan gangguan fungsi paru secara bertahap. Kondisi ini membuat anggapan anggapan bahwa vape lebih aman perlu kajian ulang berdasarkan bukti ilmiah yang ada.

Baca Juga: 5 Tanda Gangguan Kesehatan yang Bisa Terlihat dari Kuku

EVALI dan Kerusakan Paru yang Berbeda

Peneliti dari berbagai institusi kesehatan global menemukan pola cedera paru yang terkenal sebagai E-cigarette or Vaping Product Use-Associated Lung Injury (EVALI). Berbeda dengan rokok konvensional yang merusak paru secara perlahan, vape dapat memicu peradangan akut yang agresif dalam waktu singkat.

Zat kimia dalam cairan vape, seperti vitamin E acetate dan penyedap rasa buatan, dapat masuk hingga ke bagian terdalam paru-paru. Saat terkena panas, zat ini berubah menjadi partikel sangat kecil yang menempel pada jaringan paru. Kondisi ini memicu respons imun berlebihan dan menyebabkan peradangan hebat.

Hasil pemindaian radiologi pada pengguna vape sering menunjukkan pola “awan putih” atau ground-glass opacities. Pola ini menandakan adanya peradangan luas yang jarang muncul pada perokok konvensional di tahap awal.

Zat Toksik dan Risiko Jangka Panjang

Proses pemanasan cairan vape menghasilkan reaksi kimia berbahaya. Kumparan perangkat memicu terbentuknya zat toksik seperti formaldehida dan akrolein. Kedua zat ini dapat merusak jaringan paru dan saluran pernapasan.

Selain itu, penyedap seperti diasetil sering terkait dengan bronchiolitis obliterans atau “paru-paru popcorn”. Penyakit ini menyebabkan penyempitan saluran udara akibat jaringan parut. Kondisi tersebut bersifat permanen dan memicu sesak napas kronis.

Dampak pada Sistem Imun Paru

Vape juga melemahkan sistem pertahanan paru. Makrofag, sel imun yang bertugas membersihkan paru dari bakteri dan debu, kehilangan fungsi optimal. Paparan uap membuat sel ini penuh lemak sehingga tidak mampu melawan infeksi dengan baik.

Baca Juga: Hidung Tersumbat Tak Kunjung Sembuh? Waspadai Sinusitis

Akibatnya, pengguna vape memiliki risiko lebih tinggi terkena pneumonia dan gangguan pernapasan lainnya, bahkan pada usia muda. Hal ini menunjukkan bahwa dampak vape tidak hanya terjadi pada struktur paru, tetapi juga pada sistem imun tubuh.

Anggapan bahwa vape lebih aman kini mendapat tantangan serius dari dunia medis. Fakta ilmiah menunjukkan bahwa vape tetap membawa risiko besar bagi kesehatan paru-paru.

Gaya hidup sehat seharusnya tidak sekadar berpindah dari rokok ke vape. Langkah terbaik adalah menghentikan paparan zat berbahaya agar kesehatan paru tetap terjaga dalam jangka panjang.

  • Penulis: Ardila Khaylila

Rekomendasi Untuk Anda

  • AI Experience Day

    Lebih Smart Menggunakan AI, Mahasiswa Baru Dibekali Pengetahuan Melalui AI Experience Day 2025

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle LIL
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Sukabumi kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi masa kini melalui AI Experience Day 2025. Kegiatan ini terselenggara pada Sabtu (13/9), di UBSI Sukabumi Kampus A, Jalan Cemerlang No. 08, Sukakarya. Mengusung tema “Smart Introduction to Artificial Intelligence”, acara ini terselenggara khusus untuk mahasiswa […]

  • Pajero Sport Terguling Usai Ditabrak Truk Gas LPG di Sukabumi

    Pajero Sport Terguling Usai Ditabrak Truk Gas LPG di Sukabumi

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Rizky Akbar
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Jajaway, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Kamis (23/10/2025) siang. Truk gas LPG menghantam Mitsubishi Pajero sampai terguling. Insiden itu menyebabkan seorang ibu dan anak kecil mengalami luka. Melansir dari Sukabumiku.id, kecelakaan terjadi sekitar pukul 13.50 WIB. Saat itu, Pajero bernomor polisi F 1712 VG melaju dari arah lampu […]

  • Manfaat Yang Kamu Dapatkan Jika Masuk BEM di Kampus

    Manfaat Yang Kamu Dapatkan Jika Masuk BEM di Kampus

    • calendar_month Senin, 8 Jul 2024
    • account_circle Dewin
    • 0Komentar

    SukabumiHitz.com – BEM atau Badan Eksekutif Mahasiswa Merupakan Organisasi Internal Kampus menjadi wadah mahasiswa dalam menyalurkan aspirasi dan Inpirasi mahasiswa dalam mengembangkan Hardskil maupun Softskill mahasiswa, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Kampus memiliki peran penting dalam kehidupan kampus dan mahasiswa secara umum. Salah Satu Universitas Yang mewadahi mahasiswanya dalam Organisasi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) yakni Universitas […]

  • Amalan Amalan Yang Bisa Dilakukan di Bulan Suci Ramadhan

    Amalan Amalan Yang Bisa Dilakukan di Bulan Suci Ramadhan

    • calendar_month Sabtu, 25 Mar 2023
    • account_circle Dilan
    • 0Komentar

    Sukabumi– Amalan Sunnah Bulan Ramadhan berikut sejumlah amalan yang bisa dilakukan saat puasa di bulan Ramadhan. Ilustrasi gambar beribadah 1. Perbanyak Sedekah Memperbanyak  sedekah di bulan puasa atau ramadhan merupakan anjuran yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Jadi, bukan hanya diwajibkan untuk berpuasa saja. Namun, pada bulan penuh ampunan ini, umat muslim juga dianjurkan untuk memperbanyak […]

  • Konservasi Penyu Pangumbahan, Wisata Edukasi Sukabumi.

    Konservasi Penyu Pangumbahan, Wisata Edukasi Sukabumi

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Salsabila
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com – Konservasi Penyu Pangumbahan menjadi wisata edukasi favorit di Sukabumi. Pengunjung dapat melihat penetasan telur penyu, pelepasan tukik, dan menikmati keindahan Pantai Pangumbahan. Kawasan yang berada di Pantai Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, ini menawarkan suasana pantai yang masih asri dengan hamparan pasir putih dan udara yang sejuk. Selain menikmati keindahan pesisir, pengunjung juga dapat mengenal […]

  • Workshop AI: Menyongsong Era Digital dengan Pemanfaatan Kecerdasan Buatan dalam Pendidikan

    Workshop AI: Menyongsong Era Digital dengan Pemanfaatan Kecerdasan Buatan dalam Pendidikan

    • calendar_month Rabu, 28 Feb 2024
    • account_circle Dian
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Universitas BSI Sukabumi telah menyelenggarakan Workshop khusus bagi para guru, dengan tema “Pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) dalam Pendidikan”. Workshop ini berlangsung pada Rabu (28/2) di Aula Universitas BSI Sukabumi. Acara ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan keterampilan kepada para guru dalam menghadapi era digital, khususnya dalam konteks penerapan teknologi AI dalam proses […]

expand_less