Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Tantangan Lulusan Kerja di Indonesia Cerdas Fest 2026

Tantangan Lulusan Kerja di Indonesia Cerdas Fest 2026

  • account_circle Ardila Khaylila
  • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Indonesia Cerdas Fest 2026 berlangsung di Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Sukabumi, Jl. Raya Cemerlang No. 8, Sukakarya, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (26/3) lalu. Kegiatan ini menghadirkan orasi ilmiah dari Co-Founder Yayasan Bina Sarana Informatika (BSI) Ir. Naba Aji Notoseputro. Ia membahas tantangan dunia kerja bagi lulusan baru.

Dalam paparannya, Naba mengingatkan bahwa kesempatan kuliah merupakan privilese yang tidak semua orang miliki.

“Privilege kalian sangat besar di tengah realita pendidikan Indonesia, di mana hanya 3 dari 10 orang yang bisa kuliah,” ujarnya kepada mahasiswa.

Baca Juga: Kunjungi UniKL, Edutrip UBSI Perluas Jejaring Akademik

Tantangan Dunia Kerja dan Fenomena Skill Gap

Selain itu, Naba memaparkan bahwa angka partisipasi kasar pendidikan tinggi di Indonesia masih sekitar 32 persen. Sementara itu, lulusan perguruan tinggi hanya mencapai 10,2 persen dari total penduduk. Bahkan, angka pengangguran saat ini mencapai 7,4 juta orang.

Lebih lanjut, Naba menegaskan bahwa tantangan tidak berhenti setelah lulus kuliah. Ia menyoroti fenomena lulusan yang harus mengirim puluhan lamaran kerja tanpa hasil. Kondisi ini menunjukkan persaingan kerja yang semakin ketat.

Menurutnya, akar persoalan terletak pada kesenjangan keterampilan atau skill gap antara dunia pendidikan dan industri.

“Akar masalahnya adalah skill gap. Perubahan teknologi terjadi jauh lebih cepat daripada adaptasi kurikulum kampus,” kata Naba.

Pentingnya Keterampilan Adaptif di Era AI

Tantangan Lulusan Kerja di Indonesia pada Cerdas Fest 2026 | Sumber: Dok. Istimewa

Selanjutnya, Naba menjelaskan bahwa nilai akademik bukan lagi satu-satunya penentu dalam proses rekrutmen. Kini, dunia industri lebih menekankan kemampuan berpikir kritis, analitis, serta keterampilan adaptif.

Di sisi lain, ia juga menyoroti perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang semakin masif.

“Ketika realita bisa dipalsukan, keahlian apa yang akan menyelamatkan karir Anda?” ujarnya.

Oleh karena itu, kemampuan seperti analytical thinking, resilience, fleksibilitas, kepemimpinan, serta literasi AI menjadi kompetensi utama yang industri butuhkan. Keterampilan tersebut penting agar lulusan tetap relevan pada pasar kerja global.

Baca Juga: Pentingnya Membangun Kebiasaan Belajar Efektif bagi Mahasiswa

Selain itu, UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif menghadirkan Program Beasiswa Jalur Undangan (BJU) untuk memperluas akses pendidikan. Pada akhir sesi, Naba menyampaikan pesan optimistis bahwa setiap tantangan dunia kerja bisa teratasi dengan persiapan matang.

Sebagai penutup, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa kesiapan menghadapi dunia kerja tidak hanya bergantung pada pendidikan formal. Oleh sebab itu, mahasiswa perlu mengembangkan keterampilan yang selaras dengan kebutuhan industri yang terus berkembang.

  • Penulis: Ardila Khaylila

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jumbo

    “Jumbo” Film Animasi Indonesia yang Siap Meriahkan Lebaran Tahun ini

    • calendar_month Kamis, 6 Mar 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Industri animasi Indonesia kembali menghadirkan karya terbaru yang patut dibanggakan. Film animasi “Jumbo” dari Visinema Studios akan tayang di bioskop pada Lebaran 2025. Mengusung kisah petualangan yang penuh nilai keberanian, persahabatan, serta pentingnya keluarga, film ini siap menjadi tontonan menarik bagi anak-anak dan orang dewasa. Petualangan Penuh Makna Cerita “Jumbo” berfokus pada seorang anak […]

  • coding

    Buat Website Tanpa Coding dengan Langkah Praktis dan Cepat

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Neng Merly
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Di era digital sekarang, memiliki website bukan hanya pilihan, melainkan kebutuhan penting. Baik untuk bisnis, portofolio, maupun personal branding, website profesional dapat meningkatkan kredibilitas dan memperluas jangkauan Anda. Kabar baiknya, Anda bisa membangun website profesional tanpa harus belajar coding. Dengan bantuan platform no-code, siapa saja dapat membuat situs web sendiri dengan mudah. Baca […]

  • Wisuda UBSI ke-62: Mahasiswa Informatika Kampus Sukabumi Ukir Prestasi Gemilang | Sumber: Doc. Istimewa

    IPK Sempurna di Wisuda UBSI: Kisah Sukses Mohamad Tesyar Razbani

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Anita Rahmawati
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menggelar Wisuda UBSI ke-62 dan Wisuda ke-18 UBSI Kampus Kota Sukabumi di BSI Convention Center, Kaliabang, Bekasi. Ribuan wisudawan menghadiri acara tersebut bersama keluarga, dosen, dan pimpinan kampus. Suasana meriah berpadu dengan rasa haru karena momen ini menandai berakhirnya masa studi mahasiswa di UBSI. Lulusan Terbaik Informatika UBSI […]

  • Dosen UBSI Sukabumi Universitas BSI Sukabumi Gelar Pelatihan Pemasaran Online di Desa Selajambe

    UMKM Desa Selajambe Melek Digital: Universitas BSI Sukabumi Gelar Pelatihan Pemasaran Online

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
    • account_circle Arjun
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Selajambe, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, kini memiliki bekal baru untuk bersaing di era digital. Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) Kampus Sukabumi sukses menyelenggarakan pelatihan Pengabdian kepada Masyarakat (PM). Kegiatan bertajuk “Pendampingan UMKM di Desa Selajambe dalam Penerapan Digital Marketing Berbasis Media Sosial pada Toko […]

  • Ular Berbisa

    Ular Welang Makan Korban, Balita 3 Tahun Tewas di Rumahnya

    • calendar_month Senin, 13 Mei 2024
    • account_circle Dian
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Meninggalnya Khansa Tsurayyaa Amany, seorang balita berusia tiga tahun akibat digigit oleh ular berbisa jenis welang, telah menggemparkan Kampung Subangkulon, Kota Sukabumi, Jawa Barat. Peristiwa tragis ini terjadi pada Minggu (12/5) dini hari. Mengutip dari Antara, sekitar pukul 01:40 WIB. Khansa tiba-tiba terbangun, dan mengeluh sakit di kaki kanannya, tetapi tidak terlihat tanda-tanda […]

  • Irama Magis Bambu Sayang Iwung Pukau Peserta Pelatihan Pribumi Batch 3

    Irama Magis Bambu Sayang Iwung Pukau Peserta Pelatihan Pribumi Batch 3

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Ina haryani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Suara gemeretak bambu yang beradu harmonis memecah keheningan Aula UBSI Sukabumi Kampus A Grup musik etnik, Sayang Iwung, sukses menghadirkan atmosfer pedesaan Jawa Barat yang kental dalam balutan melodi tradisional pada pembukaan pelatihan offline Pribumi Batch 3, Sabtu (2/5). Kehadiran grup musik ini bukan sekadar menjadi penghibur acara. Lebih dari itu, Sayang Iwung […]

expand_less