Sukabumihitz – Pemilihan pengurus baru MGMP Bahasa Indonesia SMK Kabupaten Sukabumi masa bakti 2026–2028 yang berlangsung pada Sabtu (14/02) di Aula Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Cemerlang. Agenda tersebut memang telah masuk dalam jadwal rutin sebagai bagian dari proses regenerasi kepemimpinan sekaligus penyegaran program kerja MGMP.
Sekretaris MGMP Bahasa Indonesia SMK Kabupaten Sukabumi, Novi Puspasari, S.Pd., menegaskan bahwa proses pemilihan ini memiliki peran strategis untuk menjaga kesinambungan program sekaligus mempererat komunikasi antar guru Bahasa Indonesia di tingkat SMK.
Menurutnya, pergantian kepengurusan bukan sekadar formalitas organisasi, melainkan momentum untuk memperkuat koordinasi, berbagi pengalaman, serta menyusun program yang relevan dengan kebutuhan pembelajaran di sekolah.
“Kegiatan ini memang sudah terjadwal karena kita memasuki masa kepengurusan baru 2026–2028. Harapannya, MGMP Bahasa Indonesia bisa semakin mempererat kerja sama dan koordinasi antar guru SMK di Kabupaten Sukabumi,” ujarnya.
Baca juga: Pemilihan Pengurus Baru MGMP Bahasa Indonesia SMK Kabupaten Sukabumi, Sukses Digelar
Apresiasi untuk UBSI dan Harapan Akses Pendidikan
Dalam kesempatan yang sama, Novi juga menyampaikan apresiasi terhadap UBSI sebagai tuan rumah kegiatan. Ia menilai kampus tersebut menunjukkan perkembangan positif dan semakin menarik minat lulusan SMK.
Menurutnya, banyak alumni dari sekolah tempat ia mengajar, terutama SMK PGRI Cisaat, yang memilih melanjutkan pendidikan ke UBSI. Bahkan, pada tahun sebelumnya terdapat siswa yang berhasil memperoleh beasiswa.
“Universitas Bina Sarana Informatika menurut saya sangat baik dan sekarang semakin populer. Banyak alumni dari sekolah saya yang tertarik kuliah di sini. Tahun lalu bahkan ada yang mendapatkan beasiswa. Harapannya, ke depan semakin banyak program beasiswa agar siswa punya kesempatan melanjutkan pendidikan, tidak hanya berhenti di SMK,” jelasnya.
Ia juga menilai peran perguruan tinggi sangat penting dalam menyiapkan lulusan yang kreatif, inovatif, dan mampu bersaing di tengah perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Dorong Partisipasi Guru dalam Kegiatan MGMP
Selain menyoroti proses pemilihan, Novi juga menyinggung tingkat kehadiran anggota MGMP yang belum maksimal. Ia berharap kepengurusan baru dapat mendorong partisipasi guru dari seluruh sekolah di Kabupaten Sukabumi.
Menurutnya, jika melihat jumlah sekolah yang ada, potensi peserta sebenarnya cukup besar. Setiap sekolah umumnya memiliki lebih dari satu guru Bahasa Indonesia, sehingga jumlah kehadiran seharusnya bisa lebih tinggi.
“Kalau melihat jumlah sekolah, seharusnya sekitar 170 sekolah bisa ikut. Setiap sekolah biasanya memiliki lebih dari satu guru. Namun, saat ini yang hadir masih sekitar 50 persen. Mudah-mudahan kepengurusan baru bisa mendorong anggota MGMP lain agar lebih aktif dan ikut berkontribusi,” ungkapnya.
Melalui kepengurusan periode 2026–2028, MGMP Bahasa Indonesia SMK Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya untuk memperkuat solidaritas antaranggota, meningkatkan keterlibatan guru, serta menghadirkan program yang berdampak nyata bagi peningkatan mutu pendidikan di wilayah Sukabumi.














