Berita

Sinergi Zilenial dan Pemerintah Hijaukan Titik Rawan Longsor di Sukabumi

19
×

Sinergi Zilenial dan Pemerintah Hijaukan Titik Rawan Longsor di Sukabumi

Sebarkan artikel ini
Aktivitas Jabar Ecovision | Sumber: Dok. JBZ

Sukabumihitz Sinergi generasi muda dalam mitigasi bencana di Kabupaten Sukabumi memasuki level baru. Seiring meningkatnya kepedulian tersebut, kolaborasi lintas sektor yang melibatkan komunitas kepemudaan, mahasiswa, hingga pemerintah daerah menegaskan bahwa isu lingkungan kini semakin mendapat perhatian, terutama dari generasi Zilenial.

Melalui sinergi yang terbangun, Jabar Bergerak Zilenial (JBZ) Kabupaten Sukabumi bersama Himpunan Mahasiswa Agribisnis (Himagri) dan Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah III secara langsung menggelar aksi penanaman pohon di titik rawan longsor. Kegiatan ini tidak hanya menghijaukan kawasan tersebut, tetapi juga menjadi investasi keselamatan lingkungan bagi masa depan Kabupaten Sukabumi.

Pemerintah Tegaskan Pentingnya Sinergi Lintas Pihak

Dalam kesempatan tersebut, dukungan penuh datang dari otoritas kehutanan setempat. Usfri Dirgantara, Penelaah Kebijakan CDK Wilayah III, menegaskan bahwa pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dalam menjaga kelestarian lingkungan. Menurutnya, kolaborasi dengan generasi muda menjadi kunci keberhasilan program mitigasi bencana.

“Kegiatan penghijauan ini tidak mungkin dilakukan oleh Dinas Kehutanan atau pemerintah saja. Oleh karena itu, harus melibatkan banyak pihak, terutama generasi muda sebagai pilar utama,” ujar Usfri.

Baca Juga: Jabar Eco-Vision Siap Tanam 300 Bibit Pohon di Gegerbitung

Senada dengan pernyataan tersebut, Deni Royaguna, Penyuluh Kehutanan Ahli Madya, menekankan pentingnya sinergi berkelanjutan yang tidak berhenti pada seremoni semata.

“Mari bersama-sama menghijaukan lingkungan dengan cara menanam dan memelihara sampai tuntas. Selanjutnya, kami akan melakukan monitoring dan evaluasi agar tanaman benar-benar tumbuh dengan baik,” katanya.

Sinergi Lintas Pihak Ditegaskan Pemerintah

Selain kolaborasi lintas pihak, aksi penanaman pohon kali ini juga menghadirkan terobosan teknologi melalui penerapan geotagging. CDK Wilayah III memberikan pelatihan singkat kepada panitia untuk mendokumentasikan setiap pohon berdasarkan koordinat GPS.