Sukabumihitz – Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi Akuntansi (HIMASA) sukses menyelenggarakan kegiatan Educamp bertajuk “Lapak Literasi” pada Minggu (08/12) di Alun-Alun Cisaat, Sukabumi. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam mendukung gerakan literasi di ruang publik sekaligus memperkuat sinergi antarorganisasi kemahasiswaan.
Educamp “Lapak Literasi” mengusung konsep ruang baca yang terbuka untuk masyarakat. Berbagai jenis buku tersedia untuk semua kalangan, mulai dari buku edukasi, pengetahuan umum, pengembangan diri, hingga buku cerita anak. Pemilihan lokasi di ruang terbuka seperti Alun-Alun Cisaat bertujuan untuk mendekatkan budaya membaca kepada masyarakat secara lebih inklusif dan santai.
Sejak pagi hari, mahasiswa HIMASA telah menyiapkan lapak baca serta menata buku-buku agar pengunjung mudah menjangkaunya. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya anak-anak yang tertarik membaca buku cerita, serta remaja dan orang dewasa yang memanfaatkan waktu akhir pekan untuk membaca atau berdiskusi ringan di area kegiatan.
Perwakilan himpunan mahasiswa lain serta Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UBSI Sukabumi turut hadir dalam kegiatan ini sebagai bentuk dukungan terhadap program yang HIMASA gagas. Kehadiran berbagai organisasi tersebut menunjukkan komitmen bersama mahasiswa dalam menghadirkan kegiatan sosial dan edukatif yang bermanfaat bagi masyarakat.
Baca juga: HIMASA Gelar Rapat Kerja 2026, Langkah Awal Penguatan Program Organisasi
Ketua panitia kegiatan menyampaikan bahwa Educamp bukan sekadar agenda organisasi, melainkan bagian dari upaya membangun kesadaran literasi di lingkungan sekitar. Menurutnya, literasi memiliki peran penting dalam membentuk pola pikir kritis, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memperluas wawasan generasi muda.
“Kami ingin menghadirkan ruang baca yang sederhana namun berdampak. Melalui lapak literasi ini, kami berharap masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja, semakin terbiasa untuk membaca dan menjadikan literasi sebagai bagian dari aktivitas sehari-hari,” ujarnya.
Selain menjadi sarana pengabdian kepada masyarakat, kegiatan ini juga memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam mengembangkan soft skills. Mahasiswa belajar berkoordinasi, mengelola kegiatan, berkomunikasi dengan masyarakat, serta menumbuhkan empati sosial. Interaksi langsung dengan pengunjung menjadi momentum pembelajaran yang tidak didapatkan di ruang kelas.
Respons masyarakat terhadap kegiatan ini pun cukup positif. Beberapa orang tua yang hadir mengapresiasi inisiatif mahasiswa dalam menyediakan ruang baca gratis di ruang publik. Mereka berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin agar minat baca anak-anak terus tumbuh.
Educamp “Lapak Literasi” juga menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antarorganisasi mahasiswa. Sinergi antara HIMASA, himpunan lain, dan BEM dapat mendorong lahirnya program-program berkelanjutan dengan dampak yang lebih luas pada masa mendatang.
Melalui kegiatan ini, HIMASA menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program yang tidak hanya berfokus pada pengembangan internal organisasi, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Banyak pihak memandang literasi sebagai gerakan bersama yang perlu dukungan seluruh elemen, termasuk mahasiswa sebagai agen perubahan.
Ke depan, HIMASA berencana mengembangkan konsep Educamp dengan inovasi yang lebih kreatif dan partisipatif, sehingga gerakan literasi dapat menjangkau lebih banyak kalangan di wilayah Sukabumi.














