Sukabumihitz – Himpunan Mahasiswa Informatika (HIMAIF) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menggelar Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa (LDKM) pada Sabtu–Minggu, 6–7 Desember 2025. Melalui kegiatan ini, HIMAIF membekali mahasiswa dengan pemahaman dasar kepemimpinan dan keorganisasian sebagai bekal berperan aktif di lingkungan kampus.
LDKM 2025 mengusung tema “Pemimpin Muda, Bergerak Bersama, Mewujudkan Perubahan” dan melibatkan 13 mahasiswa aktif sebagai peserta. Kegiatan ini hadir sebagai ruang pembelajaran yang mendorong peserta mengembangkan sikap kepemimpinan, rasa tanggung jawab, serta kemampuan bekerja sama dalam organisasi.
Ketua Himpunan Mahasiswa Informatika, Muhammad Faris Ilham, menegaskan bahwa LDKM memiliki peran strategis dalam proses kaderisasi organisasi. Menurutnya, mahasiswa perlu memahami dasar kepemimpinan sejak dini agar mampu menghadapi dinamika organisasi yang terus berkembang.
“Melalui LDKM, kami membentuk pola pikir dan sikap kepemimpinan mahasiswa. Kami berharap peserta tumbuh sebagai pemimpin muda yang berani bergerak bersama dan membawa perubahan positif,” ujar Faris.
Baca Juga: HIMAIF Hadirkan Revolusi Literasi Digital: Siswa SMPN 1 Gunung Guruh Kuasai Dasar Excel Lewat ‘Belajar untuk Berdampak 2025’
Penguatan Kepemimpinan dan Literasi Teknologi
Selama dua hari pelaksanaan, kegiatan LDKM berfokus pada penguatan kepemimpinan dan wawasan teknologi. Salah satu materi utama membahas Pemahaman dan Penerapan Sistem Internet of Things (IoT). Materi ini mengajak peserta memahami perkembangan teknologi serta peluang penerapannya dalam dunia akademik dan organisasi.
Selain itu, peserta mempelajari Struktur dan Tata Kelola Organisasi. Melalui materi ini, mahasiswa memahami fungsi setiap elemen organisasi, alur koordinasi, serta pentingnya sistem kerja yang terstruktur untuk menciptakan organisasi yang efektif dan profesional.
Pembekalan Praktis untuk Aktivitas Organisasi
Materi Peran dan Kepemimpinan Pemimpin memperkuat aspek kepemimpinan peserta. Dalam sesi ini, peserta mempelajari karakter pemimpin yang bertanggung jawab, komunikatif, dan mampu mengambil keputusan secara tepat. Peserta juga menggali potensi diri sebagai modal utama untuk berkontribusi aktif dalam organisasi.
LDKM 2025 turut membahas Teknik dan Prosedur Persidangan, yang mengulas tata cara persidangan organisasi, etika forum, serta mekanisme pengambilan keputusan secara demokratis. Materi ini membekali peserta agar mampu menjalankan aktivitas organisasi secara tertib dan sesuai aturan.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung secara interaktif melalui diskusi kelompok, simulasi, dan studi kasus. Pendekatan ini mendorong peserta terlibat langsung dalam proses pembelajaran, sehingga mereka tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam situasi nyata.
Melalui Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa 2025, Himpunan Mahasiswa Informatika menargetkan lahirnya generasi pemimpin muda yang berintegritas, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta berkomitmen menciptakan perubahan positif di lingkungan kampus dan masyarakat.














