Sukabumihitz – SMA Negeri 1 Parakansalak menggelar kegiatan Career Day selama dua hari, pada 21–22 Januari 2026, untuk membekali siswa dengan gambaran dunia pendidikan tinggi dan kesiapan menghadapi masa depan. Sekolah mengusung tema “Mempersiapkan Generasi Muda yang Berani Bermimpi, Siap Belajar, dan Mampu Menjawab Tantangan Dunia Nyata.”
Sejak tahap perencanaan, OSIS SMAN 1 Parakansalak terlibat langsung membantu pihak sekolah dalam menyusun konsep acara, mengatur alur kegiatan, hingga mengonfirmasi kehadiran perguruan tinggi. Berkat kolaborasi tersebut, Career Day 2026 berhasil menghadirkan 27 kampus, baik Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS), yang siap memberikan informasi pendidikan lanjutan kepada para siswa.
Pada hari pertama, panitia mengisi Career Day dengan seminar motivasi dan pendidikan. Rektor IAIP hadir sebagai narasumber utama dalam kegiatan tersebut. Sementara itu, dosen dari Institut Teknologi Bandung (ITB) yang sebelumnya dijadwalkan hadir tidak dapat mengikuti sesi karena berhalangan. Meski demikian, kegiatan tetap berlangsung lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari para siswa.

Memasuki hari kedua, panitia mengarahkan fokus kegiatan pada promosi dan interaksi langsung antara siswa dan perguruan tinggi. OSIS mengoordinasikan pelaksanaan stand universitas yang terpusat di Aula Parakansalak. Siswa kelas X, XI, dan XII secara aktif mengunjungi setiap stand, mengajukan pertanyaan seputar jurusan, jalur masuk, hingga prospek karier. Interaksi tersebut menciptakan suasana diskusi dua arah yang hidup dan edukatif.
Baca juga: Dari Sukabumi untuk Dunia: Kolaborasi Digital dan Industri Menguat Lewat Sukabumi Connect To The World 2026
Ketua OSIS SMAN 1 Parakansalak periode 2025–2026, Fahmi Husaeni, menjelaskan bahwa Career Day merupakan program sekolah yang pelaksanaannya mendapat dukungan besar dari OSIS. Menurutnya, OSIS terlibat langsung dalam pengaturan sistem acara, konfirmasi kehadiran universitas, serta memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai rencana.
“Career Day merupakan kegiatan sekolah yang pelaksanaannya dibantu oleh OSIS. Kami membantu mulai dari sistem pelaksanaan acara, mengonfirmasi universitas yang diundang, hingga menjalankan program tersebut,” ujar Fahmi.
Ia berharap Career Day mampu mendorong siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta, serta memotivasi mereka agar berani menentukan pilihan masa depan.
Selain menyampaikan apresiasi, Fahmi juga memberikan evaluasi untuk pelaksanaan kegiatan selanjutnya. Ia menilai panitia perlu memulai persiapan sejak lebih awal agar seluruh rangkaian acara dapat berjalan lebih maksimal.
“Ke depannya, kami sebaiknya menyiapkan kegiatan seperti ini sejak jauh hari, bahkan sejak awal masa kepengurusan OSIS. Beberapa universitas belum sempat melakukan presentasi, sehingga kegiatan terasa kurang maksimal,” tambahnya.
Sejalan dengan hal tersebut, Ketua Seksi Bidang IT Publikasi OSIS, M. Septian Ramadhan, turut menyampaikan harapannya. Ia berharap OSIS dapat meningkatkan kualitas pelaksanaan program kerja di masa mendatang serta menambah jumlah universitas yang berpartisipasi agar siswa memiliki lebih banyak referensi dan pilihan.
Ketua Pelaksana Career Day 2026, Cece Najimudin, yang juga menjabat sebagai Guru Bimbingan Konseling (BK) SMAN 1 Parakansalak, menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan membantu siswa memahami arah masa depan sejak dini.
“Career Day kami selenggarakan agar siswa bisa melihat langsung gambaran dunia perguruan tinggi. Kehadiran 27 kampus, baik perguruan tinggi negeri maupun swasta, memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya, berdiskusi, dan menentukan pilihan pendidikan secara lebih matang,” ujar Cece.
Ia juga menilai peran OSIS sangat krusial dalam mendukung kelancaran kegiatan. Menurutnya, keterlibatan OSIS sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan menunjukkan kemampuan siswa dalam mengelola kegiatan berskala besar secara bertanggung jawab.
Melalui Career Day 2026, OSIS SMAN 1 Parakansalak menunjukkan perannya tidak hanya sebagai organisasi siswa, tetapi juga sebagai mitra strategis sekolah dalam menyiapkan generasi muda yang siap menghadapi dunia nyata. Kolaborasi antara siswa, OSIS, dan sekolah ini membuktikan bahwa kegiatan sekolah mampu menciptakan ruang belajar yang inspiratif dan berdampak nyata.














