Sukabumihitz – Sukabumi terus melangkah menuju kota yang adaptif dan siap bersaing pada tingkat global. Komitmen tersebut tercermin melalui kegiatan #2026 Sukabumi Connect To The World, sebuah forum kolaboratif yang mempertemukan dunia pendidikan, industri, teknologi, dan generasi muda dalam satu ruang dialog yang relevan dengan tantangan masa depan.
Kegiatan ini mengusung tema “Membangun Sukabumi Masa Depan: Bagaimana Design Digital & Uang Bekerja”. Acara akan berlangsung pada Kamis (29/01) pukul 09.00–13.00 WIB, bertempat di Aula Utama Gedung Pertemuan UBSI Cemerlang, Kota Sukabumi. Penyelenggara merancang kegiatan dalam format seminar interaktif yang dipadukan dengan sesi live demo agar peserta dapat memahami materi secara langsung.
Kehadiran Wali Kota Sukabumi, H. Ayept Zaki, S.E., M.M., sebagai keynote speaker memperkuat pesan utama kegiatan ini. Ia mendorong generasi muda untuk menguasai teknologi dan berpikir kreatif agar mampu menjawab tantangan global. Pemerintah daerah juga terus mendukung ruang diskusi yang mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Selain itu, sejumlah praktisi profesional turut berbagi wawasan. Kiki Richardus Susilobroto, Trainer Technical AEC Manager, membahas perkembangan desain digital serta penerapannya pada industri modern. Ia menekankan bahwa desain kini tidak hanya soal visual, tetapi juga soal efisiensi dan nilai ekonomi.
Baca juga: Dari Diskusi ke Aksi: Duta Pemuda Siap Kawal Pembangunan Kota Sukabumi
Sementara itu, Muh Ilham Fajri Nuraga, Senior Marketing GIIA Maluku Hotel Thamrin, mengulas cara dunia industri memanfaatkan strategi pemasaran digital. Ia menjelaskan bagaimana uang, branding, dan teknologi saling terhubung dalam sistem kerja modern.
Kegiatan ini mendapat dukungan dari berbagai mitra strategis. Mitra tersebut meliputi Disporapar, SketchUp, ACA Pacific, Eltech, Setara.id, Percis, MVP.N serta GIIA Maluku. Kolaborasi ini memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan industri.
Dari sisi publikasi, Sukabumihitz.com berperan sebagai media partner resmi. Melalui media lokal ini, informasi kegiatan dapat tersampaikan lebih luas kepada masyarakat, terutama pelajar, mahasiswa, dan komunitas kreatif di Sukabumi.
Penyelenggara membatasi jumlah peserta sebanyak 100 orang. Peserta akan memperoleh berbagai fasilitas, seperti sertifikat internasional, keanggotaan digital, serta kesempatan mendapatkan door prize. Fasilitas tersebut menjadi nilai tambah bagi peserta yang ingin meningkatkan kompetensi dan portofolio.
Melalui Sukabumi Connect To The World 2026, Kota Sukabumi menegaskan komitmennya dalam menyiapkan sumber daya manusia yang adaptif dan berdaya saing. Kegiatan ini diharapkan mampu membuka wawasan, membangun jejaring, serta mendorong lahirnya kolaborasi berkelanjutan demi masa depan Sukabumi yang lebih maju.














