Mengutip dari sukabumiku.id, pembukaan kompetisi berlangsung semarak dan mendapat kehadiran perwakilan Disporapar Kota Sukabumi, jajaran KONI, unsur PERBASI dan PTMSI, para atlet, orang tua atlet, serta tamu undangan. Kompetisi ini mempertandingkan beberapa kategori usia, yakni U-10 (free gender), U-12 putra dan putri, serta U-14 putra dan putri.
Sebanyak 14 klub basket dari berbagai daerah di Jawa Barat, seperti Sukabumi, Cianjur, Bogor, dan Bandung, turut ambil bagian dan bersaing memperebutkan Piala ZIFFA Basketball Competition 2026.
Pemkot Sukabumi Dukung Atlet Basketball
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kompetisi tersebut. Ia menilai, kegiatan olahraga usia dini memiliki peran penting dalam membentuk karakter, mental, dan kedisiplinan atlet sejak awal.
“Olahraga bukan semata soal kemenangan, tetapi tentang proses belajar, kedisiplinan, kerja sama, dan sikap saling menghargai. Kompetisi seperti ini menjadi ruang belajar yang sangat penting bagi anak-anak,” ujar Bobby.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Sukabumi berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan olahraga prestasi sebagai bagian dari upaya mencetak generasi muda yang sehat, berkarakter, dan berdaya saing.

Selain berfokus pada prestasi olahraga, ZIFFA Basketball Competition 2026 turut mengangkat pesan kepedulian terhadap lingkungan. Simbolisasi memasukkan sampah ke dalam keranjang basket saat pembukaan menjadi sarana edukasi kebersihan dan kepedulian lingkungan bagi para atlet. Wakil Wali Kota Sukabumi juga mengingatkan seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas serta menghormati wasit, lawan, dan sesama atlet. Menurutnya, integritas dan prinsip fair play menjadi fondasi utama dalam membentuk atlet berprestasi.