Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Akses Pendidikan Terhenti: Sungai Ciletuh Meluap, Warga Mandrajaya Terisolasi

Akses Pendidikan Terhenti: Sungai Ciletuh Meluap, Warga Mandrajaya Terisolasi

  • account_circle Anita Rahmawati
  • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Hujan deras yang mengguyur wilayah Sukabumi bagian selatan sejak Senin malam menyebabkan Sungai Ciletuh di Desa Mandrajaya, Kecamatan Ciemas, meluap dan membanjiri pemukiman warga. Genangan air yang cukup tinggi membuat sejumlah akses jalan terendam, termasuk jalur utama yang biasa digunakan anak-anak menuju sekolah.

Mengutip dari Sukabumiupdate.com Warga menyebutkan, air mulai naik sekitar pukul 06.00 pagi dan terus meningkat hingga menutupi jalan. Beberapa rumah di dekat bantaran sungai juga ikut tergenang.

“Airnya cepat sekali naik, jadi anak-anak tidak bisa ke sekolah,” ujar salah satu warga Mandrajaya.

Baca juga: Banjir Rob Rusak TPI dan Kios Nelayan Ujunggenteng, Kerugian Capai Ratusan Juta

Siswa Tertahan di Rumah, Kegiatan Belajar Terhenti

Akibat banjir ini, aktivitas belajar di beberapa sekolah terpaksa terhenti. Banyak siswa tidak dapat berangkat karena jalan menuju sekolah tergenang air dan arus cukup deras. Orang tua memilih menahan anak-anak di rumah demi keselamatan.
Beberapa guru dan perangkat desa mencoba mengevakuasi warga yang rumahnya terdampak parah serta membantu membuka jalur alternatif, namun hingga siang hari air belum juga surut.

Upaya Penanganan dari Pemerintah dan Warga

Pemerintah Desa Mandrajaya bersama tim tanggap bencana langsung turun ke lapangan untuk memantau kondisi banjir. Mereka menyalurkan bantuan darurat berupa makanan siap saji dan air bersih. Alat berat juga dikerahkan untuk memperbaiki tanggul sementara agar aliran sungai kembali lancar. Masyarakat berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah permanen, seperti memperkuat tanggul, memperdalam aliran sungai, dan memperbaiki sistem drainase di sekitar permukiman.

Pentingnya Mitigasi dan Edukasi Bencana Sejak Dini

Bencana ini menjadi pengingat bahwa kesiapsiagaan terhadap banjir sangat penting, terutama di wilayah yang berada di dekat aliran sungai. Pemerintah daerah bersama masyarakat dan pihak sekolah terus mengedukasi warga dan anak-anak tentang cara menghadapi bencana alam agar risiko korban berkurang. Melalui koordinasi yang baik, mereka memulihkan aktivitas belajar anak-anak dan mencegah kejadian serupa pada masa mendatang.

Baca juga: Sekolah Hancur Diterjang Banjir, Siswa SDN Cikahuripan Tetap Semangat Belajar

  • Penulis: Anita Rahmawati

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dugaan Korsleting Listrik: Kebakaran Menghanguskan 5 Rumah di Cibadak Sukabumi

    Dugaan Korsleting Listrik: Kebakaran Menghanguskan 5 Rumah di Cibadak Sukabumi

    • calendar_month Kamis, 14 Sep 2023
    • account_circle Dilan
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com – Diduga akibat korsleting listrik, 5 rumah dilalap api di Kampusng Sekarwangi, Cibadak, Sukabumi pada (13/9) sekitar pukul 09.00 WIB. Mengutip dari sukabumiupdate.com, Iyep Yosepa, Komandan Pos Pemadam Kebakaran IV Cibadak, mengatakan setelah menerima laporan, pihaknya langsung mengirimkan tiga mobil pemadam kebakaran dan satu mobil rescue ke lokasi kejadian. “Saat kebakaran terjadi, rumah tersebut […]

  • Tol Bocimi Seksi 3 Cibadak-Sukabumi Barat Diresmikan Usai Lebaran 2024

    Tol Bocimi Seksi 3 Cibadak-Sukabumi Barat Diresmikan Usai Lebaran 2024

    • calendar_month Jumat, 15 Mar 2024
    • account_circle Dilan
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) seksi 3, yang menghubungkan Cibadak dengan Sukabumi Barat, diperkirakan akan diresmikan usai Lebaran tahun 2024. Basuki menjelaskan Tol Bocimi menjadi salah satu jalur yang mendukung kesiapan arus mudik Lebaran 2024 di Jawa. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, seksi 3 yakni […]

  • Gaya Hidup Tidak Sehat Jadi Ancaman Kesehatan Anak Muda

    Gaya Hidup Tidak Sehat Jadi Ancaman Kesehatan Anak Muda

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Vina Agustina
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Gaya hidup tidak sehat di kalangan anak muda jadi ancaman kesehatan yang semakin nyata. Tren ini terus meningkat seiring aktivitas harian yang berjalan tanpa aturan jelas. Kondisi tersebut mulai memengaruhi banyak aspek kehidupan, mulai dari stamina hingga kualitas hidup. Banyak anak muda kini memilih aktivitas digital dan kesenangan instan tanpa mempertimbangkan dampak jangka […]

  • Kasus penembakan anak di Sukabumi

    Kasus Penembakan Anak 6 Tahun di Sukabumi, Ayah Tiri Terancam 5 Tahun Penjara

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Kasus penembakan yang menewaskan anak perempuan berusia enam tahun di Kabupaten Sukabumi kini ditangani kepolisian. Ayah kandung korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Sukabumi Kota setelah anaknya meninggal dunia. Korban berinisial SN (6) menjalani perawatan intensif selama dua hari di RS Betha Medika. Senapan angin milik ayah tirinya, S (35), menembak korban dalam […]

  • Kereta Api

    Jalur Ganda KA Bogor-Sukabumi Selesai, Tingkatkan Kualitas dan Keselamatan Perjalanan Kereta Api

    • calendar_month Senin, 7 Okt 2024
    • account_circle Dian
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Pembangunan jalur ganda yang menghubungkan Bogor Paledang dengan Cicurug telah berhasil diselesaikan oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan, melalui Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Bandung (BTP Bandung). Proyek yang memakan waktu selama sepuluh tahun ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas serta keselamatan perjalanan kereta api di wilayah tersebut. Pembangunan ini juga mencakup penataan […]

  • Jenggala | Dok: Istimewa

    Jenggala – Bagian 2

    • calendar_month Minggu, 30 Okt 2022
    • account_circle gangika
    • 0Komentar

    Waktu tak terasa terus berlalu. Sekarang tepat 5 hari jiwaku menempati tubuh Glora. Semakin hari aku bisa menyesuaikan kehidupannya sebagai Glora. Pagi ini aku berencana memberitahu nenek Subi bahwa aku bukan Glora tetapi seorang pemuda yang bernama Jenggala. Tak lama suara nenek Subi terdengar, “Glora sarapan dulu cuk!!!”. Kesadaranku mulai kembali lalu aku menjawab, “Baik […]

expand_less