Breaking News
light_mode
Beranda » Gaya Hidup » Kesehatan » Jangan Panik! Panduan Lengkap Menangani Kejang Demam pada Anak

Jangan Panik! Panduan Lengkap Menangani Kejang Demam pada Anak

  • account_circle Anita Rahmawati
  • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Kejang demam adalah kondisi yang cukup sering terjadi pada anak, terutama usia 6 bulan hingga 5 tahun. Kondisi ini muncul saat suhu tubuh anak meningkat secara drastis, misalnya akibat infeksi virus atau bakteri. Meskipun sering membuat orang tua panik, sebagian besar kejang demam bersifat sementara dan tidak meninggalkan dampak jangka panjang. Namun, pada beberapa kasus, kondisi ini bisa menimbulkan risiko serius bila terjadi berulang atau berlangsung lama.

Baca juga: Kenali Risiko Asma dan Cara Efektif Mengontrolnya

Penyebab Kejang Demam

Penyebab utama kejang demam adalah peningkatan suhu tubuh yang tiba-tiba, biasanya dipicu oleh:

  • Infeksi virus (misalnya flu, ISPA, atau radang tenggorokan).
  • Infeksi bakteri (seperti otitis media atau pneumonia).
  • Pemberian imunisasi tertentu yang dapat menimbulkan efek samping demam sementara.

Faktor Risiko Kejang Demam

Beberapa anak memiliki risiko lebih tinggi mengalami kejang demam. Mengutip dari Alodokter, ada beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan mengalami kondisi ini, antara lain:

  • Usia antara 6 bulan hingga 5 tahun.
  • Riwayat keluarga dengan kejang demam.
  • Demam tinggi di atas 38°C, terutama jika naik mendadak.
  • Riwayat komplikasi saat lahir, misalnya berat badan lahir rendah atau kelahiran prematur.
  • Infeksi saluran pernapasan yang sering dialami anak.

Penanganan Kejang Demam

Mengutip dari Alodokter, ada beberapa langkah pertolongan pertama yang bisa dilakukan orang tua saat anak mengalami kejang demam, yaitu:

  1. Posisikan anak di tempat aman– baringkan di lantai atau tempat tidur, jauhkan dari benda keras atau tajam.
  2. Miringkan tubuh anak -untuk mencegah tersedak jika muntah.
  3. Jangan memasukkan benda ke mulut anak – karena bisa melukai gigi, gusi, atau menyebabkan tersedak.
  4. Longgarkan pakaian agar pernapasan lebih lega.
  5. Catat durasi kejang -segera bawa ke rumah sakit bila berlangsung lebih dari 5 menit atau tidak sadar setelah kejang.

Setelah kejang berhenti, turunkan demam dengan obat penurun panas (paracetamol/ibuprofen sesuai resep dokter), kompres hangat, serta pastikan anak cukup cairan.

Bahaya Jika Kejang Demam Terus Berulang

Meskipun sebagian besar kejang demam sederhana tidak berbahaya, kondisi yang sering terjadi atau berlangsung lama bisa menimbulkan dampak:

  • Kejang demam kompleks – berlangsung lebih dari 15 menit, terjadi berulang dalam 24 jam, atau hanya pada satu sisi tubuh.
  • Risiko epilepsi – anak dengan kejang demam berulang memiliki kemungkinan lebih tinggi berkembang menjadi epilepsi di kemudian hari.
  • Gangguan tumbuh kembang – kejang lama berpotensi memengaruhi fungsi otak anak.
  • Cedera fisik – anak bisa jatuh atau terbentur saat kejang

Kapan Harus ke Dokter?

Segera bawa ke rumah sakit bila kejang berlangsung lebih dari 5 menit, disertai kesulitan bernapas, muntah berulang, atau tidak sadar setelah kejang. Pemeriksaan medis penting untuk menentukan penyebab demam sekaligus memastikan tidak ada gangguan saraf lain.

Baca juga: Tips Jitu Hilangkan Bekas Luka Hitam, Bikin Kulit Kembali Cerah

  • Penulis: Anita Rahmawati

Rekomendasi Untuk Anda

  • pssi

    PSSI Perbarui Proses Naturalisasi Mauro Zijlstra dan Tiga Pemain Keturunan Lainnya

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Anisa Azskia
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – PSSI memberikan kabar terbaru terkait proses naturalisasi pemain keturunan Belanda-Indonesia, Mauro Zijlstra. Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Vivin Cahyani, menyampaikan bahwa saat ini berkas naturalisasi Zijlstra sudah berada di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum). Zijlstra bukan satu-satunya pemain yang tengah menjalani proses ini. PSSI juga memproses naturalisasi tiga pemain keturunan lainnya, yakni Isabel […]

  • Balita 4 Tahun Tewas Terjatuh ke Septic Tank di Gegerbitung Sukabumi | Sumber: Polsek Gegerbitung

    Kecelakaan Maut di Area Persawahan Sukabumi, Balita Tewas Terjatuh ke Lubang

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Anita Rahmawati
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Peristiwa tragis menimpa seorang balita di Kampung Munjul, Desa Gegerbitung, Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu sore, 2 Mei 2026, sekitar pukul 17.00 WIB. Korban berinisial HAA (4) meninggal dunia setelah terjatuh ke dalam lubang septic tank yang terisi air di area tersebut. Kapolsek Gegerbitung, Subit Sudrajat, menjelaskan bahwa kejadian bermula saat korban […]

  • DICO Sukabumi Buka Ruang Belajar Desain Grafis dan Strategi Visual untuk Promosi

    DICO Sukabumi Buka Ruang Belajar Desain Grafis dan Strategi Visual untuk Promosi

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Rahma Putri
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Kemampuan desain grafis kini menjadi salah satu keterampilan penting di era digital. Tidak hanya untuk menciptakan tampilan yang menarik, desain juga berperan besar dalam menyampaikan pesan, membangun identitas, serta meningkatkan efektivitas promosi dan penyelenggaraan berbagai kegiatan. Melihat kebutuhan tersebut, Digital Creative Community (DICO) Sukabumi akan menyelenggarakan Workshop Graphic Design bertema “Visual Storytelling: Strategi […]

  • unggul

    Genap 38 Tahun, BSI Tegaskan Peran Cetak SDM Unggul Bangsa

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Neng Merly
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Yayasan Bina Sarana Informatika (BSI) merayakan usia ke-38 pada 3 Maret 2026. Sejak berdiri pada 3 Maret 1988, BSI terus menunjukkan komitmennya sebagai institusi pendidikan yang aktif berkontribusi dalam mencetak generasi unggul dan berdaya saing bagi Indonesia. Selama hampir empat dekade, BSI menghadapi berbagai tantangan dan dinamika. Perkembangan teknologi yang pesat, perubahan regulasi […]

  • Kuliah Sistem Informasi

    Ini yang Bikin Mahasiswa Betah Kuliah Sistem Informasi di Universitas Bina Sarana Informatika Sukabumi

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Memilih program studi (Prodi) di perguruan tinggi bukan hanya soal kurikulum. Selain itu, lingkungan akademik juga berperan penting dalam proses perkembangan mahasiswa. Program Studi Sistem Informasi di Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Sukabumi menghadirkan ekosistem belajar yang nyaman dan terarah. Mahasiswa tidak sekadar menjalani rutinitas kuliah. Sebaliknya, mereka merasakan pengalaman belajar yang […]

  • Buktikan Kualitas, Prodi Sistem Informasi Akuntansi UBSI Sukabumi Kini Berstatus Unggul!

    Buktikan Kualitas, Prodi Sistem Informasi Akuntansi UBSI Sukabumi Kini Berstatus Unggul!

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Rahma Putri
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Program Studi Sistem Informasi Akuntansi (D3) UBSI Kampus Kota Sukabumi berhasil meraih Akreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Informatika dan Komputer (LAM INFOKOM). Pencapaian ini menjadi bukti kuat bahwa kualitas pendidikan, tata kelola, dan capaian pembelajaran prodi terus berkembang dan memenuhi standar tertinggi lembaga akreditasi nasional bidang informatika dan komputer. LAM INFOKOM menetapkan […]

expand_less