Sukabumihitz – Cristiano Ronaldo pernah menyarankan manajemen Manchester United untuk merekrut Luis Enrique pada November 2021, tak lama setelah manajemen memecat Ole Gunnar Solskjaer. Ronaldo menilai Enrique, yang akrab disapa Lucho, tepat memimpin Setan Merah kembali ke kejayaan. Penilaian Ronaldo bukan tanpa dasar, mengingat pengalaman langsungnya menghadapi Enrique saat ia menangani Barcelona pada periode 2014–2017. Luis Enrique merupakan pelatih tegas, cerdas secara taktik, dan berpengalaman luas sebagai mantan pemain.
Baca Juga: Timnas Indonesia Kalah dari Jepang, Tetap Lolos Kualifikasi Piala Dunia
Manajemen United mengabaikan saran Ronaldo dan justru menunjuk pelatih asal Austria, Ralf Rangnick. Saat itu, Luis Enrique tidak bisa menangani United karena tengah fokus mempersiapkan Timnas Spanyol untuk Piala Dunia 2022. Sayangnya, perjalanan La Furia Roja terhenti di babak 16 besar setelah kalah adu penalti dari Maroko.
Setelah Piala Dunia 2022, Luis Enrique memutuskan beristirahat selama satu musim. Baru pada musim panas 2023, ia menerima tawaran melatih Paris Saint-Germain (PSG). Di musim pertamanya, Enrique sukses meraih dua gelar mayor, Liga Prancis dan Piala Prancis 2023–2024.
Musim 2024–2025 menjadi lebih gemilang. PSG di bawah Enrique berhasil menjuarai treble winner, yakni Liga Prancis, Piala Prancis, dan Liga Champions, meski Kylian Mbappe hengkang ke Real Madrid. Prestasi ini menempatkan Enrique sebagai pelatih kedua setelah Pep Guardiola yang berhasil meraih treble winner bersama dua klub berbeda. Dini hari nanti, PSG akan menghadapi Chelsea di final Piala Dunia Klub 2025.
Keberhasilan luar biasa tersebut menunjukkan bahwa Luis Enrique saat ini termasuk salah satu pelatih terbaik dunia. Ronaldo percaya Enrique mampu mengembalikan Manchester United menjuarai kompetisi Eropa dan dunia jika mendapat kesempatan.