Breaking News
light_mode
Beranda » Hiburan » Film » Film Animasi Merah Putih One For All Banjir Kritik Visual, Mampukah Memikat Penonton?

Film Animasi Merah Putih One For All Banjir Kritik Visual, Mampukah Memikat Penonton?

  • account_circle Rahma Putri
  • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Menjelang perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia, layar lebar Tanah Air akan menghadirkan karya film animasi dengan tema persatuan berjudul “Merah Putih: One For All“. Film ini siap tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia pada 14 Agustus 2025. Film ini mengajak penonton mengikuti petualangan seru delapan anak dari Sabang hingga Merauke. Mereka bersatu demi mengembalikan bendera pusaka tepat sebelum upacara kemerdekaan.

Sebelum tayang serentak, tim produksi menggelar Gala Premier pada Jumat (08/08) di Cinema Hall Usmar Ismail, Kuningan, Jakarta Selatan. Acara ini menjadi ajang perkenalan bagi para pemeran, kreator, dan kru di balik layar yang telah bekerja menghadirkan cerita ini ke layar lebar.

Kisah Heroik Anak Bangsa

Cerita Merah Putih: One For All berfokus pada delapan anak berhati besar dari beragam latar budaya: Betawi, Papua, Medan, Tegal, Jawa Tengah, Makassar, Manado, dan Tionghoa. Mereka tergabung dalam “Tim Merah Putih” yang menghadapi misi penting: mencari kembali bendera pusaka yang menghilang tiga hari sebelum upacara 17 Agustus.

Baca juga: Film “Panggil Aku Ayah” Siap Bikin Nangis dan Tertawa, Drama Keluarga yang Dekat di Hati

Petualangan mereka menembus hutan, menyusuri sungai, dan melewati badai. Perbedaan karakter dan budaya tak memisahkan mereka, justru menjadi kekuatan untuk mencapai tujuan mulia: mengibarkan kembali bendera pusaka di hari kemerdekaan.

Tim Kreatif di Balik Layar

  • Sutradara & Penulis Naskah: Endiarto dan Bintang Takari.
  • Produser: Toto Soegriwo serta Sonny Pudjisasono sebagai Produser Eksekutif.
  • Produksi: Studio Perfiki Kreasindo, di bawah Yayasan Pusat Perfilman H. Usmar Ismail.

Bintang Takari dan Toto Soegriwo turut terlibat sebagai animator.

Kritik Kualitas Visual

Meski mengusung pesan mulia tentang persatuan, film ini memancing beragam reaksi di media sosial. Sejumlah warganet menilai kualitas animasinya setara dengan tugas sekolah, bahkan muncul sindiran seperti, “Selesai enggak selesai, dikumpulkan.”

Banyak penonton membandingkannya dengan film Jumbo, yang dinilai lebih unggul dalam kualitas visual dan eksekusi. Kritik ini menunjukkan bahwa penonton Indonesia semakin kritis terhadap karya lokal, khususnya di era digital yang menuntut kualitas produksi tinggi.

Harapan untuk Industri Animasi Tanah Air

Kritik yang mengalir seharusnya menjadi masukan berharga, bukan sekadar penilaian negatif. Industri animasi Indonesia perlu terus berkembang, menghadirkan karya yang tidak hanya menyampaikan pesan kuat, tetapi juga memiliki standar visual tinggi yang memanjakan mata penonton.

https://youtu.be/ZNw9lrKf3qQ?si=shsmRU_XQ8nmHPwq

Film Merah Putih: One For All menjadi pengingat bahwa nasionalisme akan lebih terasa jika disampaikan melalui kemasan yang berkualitas. Harapannya, karya ini memicu diskusi yang membangun demi kemajuan animasi lokal, sekaligus mendorong para kreator untuk lebih serius menggarap detail teknis dan artistik.

Bagi sobat kerja sama yang ingin merayakan kemerdekaan dengan cara berbeda, film ini bisa menjadi pilihan untuk menghabiskan waktu bersama keluarga sambil mendukung industri kreatif dalam negeri.

Baca juga: Sukabumi Jadi Lokasi Syuting Film “Panggil Aku Ayah”, Hadirkan Nuansa Autentik Era 90-an

 

  • Penulis: Rahma Putri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekolah Maung Sukabumi

    Sekolah Maung Sukabumi Dinilai Rugikan Siswa Sekitar Kota Sukabumi

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Kebijakan Sekolah Maung Sukabumi mulai menuai sorotan masyarakat. Penetapan SMAN 2 Kota Sukabumi sebagai salah satu Sekolah Maung dinilai berpotensi menyulitkan siswa sekitar yang selama ini mengandalkan jalur zonasi untuk masuk sekolah negeri. Warga Kelurahan Karamat, Kecamatan Gunungpuyuh, mengaku khawatir karena penghapusan jalur zonasi dapat mengurangi akses pendidikan bagi siswa di sekitar sekolah. Selama […]

  • Mahasiswa Sukabumi Raih Juara 1 Lomba Video Edukasi Midwifery Competition 2024

    Mahasiswa Sukabumi Raih Juara 1 Lomba Video Edukasi Midwifery Competition 2024

    • calendar_month Sabtu, 7 Sep 2024
    • account_circle Dian
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Universitas BSI Sukabumi meraih juara dalam Lomba Video Edukasi Midwifery Competition 2024, yang diselenggarakan oleh STIKES Kota Sukabumi. Lomba dengan tema “Become a Creative Midwife The Millennial Era 2024” ini, mengajak peserta untuk mempresentasikan informasi Tingkatkan kesadaraan tentang HIV dengan cara yang inovatif dan menarik. Kompetisi ini dimulai […]

  • Education Fair SMAN 1 Cisaat

    Education Fair SMAN 1 Cisaat 2026 : Wadah Strategis Siapkan Siswa Menuju Perguruan Tinggi

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Shinta Septi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – SMAN 1 Cisaat sukses menggelar Education Fair SMAN 1 Cisaat (EFOS) 2026 pada Kamis (22/01). SMAN 1 Cisaat mengusung tema inspiratif “Open Your Mind for Getting a Great Future”. Tema ini bertujuan membuka wawasan siswa, khususnya kelas XII. Sekolah mendorong siswa agar lebih siap menghadapi pendidikan lanjutan dan masa depan karier. Kepala SMAN […]

  • Rismanya - Orang Hilang

    Keluarga Masih Menunggu, Rismanya Dilaporkan Hilang Sejak Desember 2025

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Rahma Putri
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Keluarga Rismanya (20), warga Kampung Cigoong, Desa Pulosari, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, masih menunggu kabar keberadaan putra mereka yang dilaporkan hilang sejak pertengahan Desember 2025. Hingga kini, upaya pencarian terus berlangsung dengan harapan dapat menemukan Rismanya dalam keadaan selamat. Melansir dari kalapanunggalupdate.com, Rismanya terakhir terlihat meninggalkan rumah pada Kamis (16/12/2025). Saat itu, ia […]

  • Sensasi Viral dalam Dunia Kuliner

    Fenomena Kuliner Viral: Layak Dicoba atau Sekadar Sensasi?

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Media sosial mengubah cara orang memandang dan menikmati kuliner. Kini, sebuah makanan tidak harus istimewa dari segi rasa untuk menarik perhatian. Sensasi visual, cerita unik, dan reaksi berlebihan sering kali cukup untuk membuat satu menu melesat menjadi viral. Fenomena ini menunjukkan bahwa kuliner telah bergeser dari kebutuhan dasar menjadi bagian dari gaya hidup […]

  • pramuka

    Kontingen Pramuka Siap Harumkan Kota Sukabumi di Jambore Daerah Jawa Barat 2025

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle Dian
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Pemerintah Kota Sukabumi menggelar acara pelepasan kontingen Pramuka yang akan mengikuti Jambore Daerah (Jamda) Jawa Barat 2025. Kegiatan ini berlangsung pada Senin (30/6) di Lapangan Apel Sekretariat Daerah Kota Sukabumi. Acara ini menjadi bentuk dukungan penuh dari pemerintah kota kepada para peserta yang akan mewakili Sukabumi di tingkat provinsi. Pejabat Pemerintah Kota Sukabumi, […]

expand_less