Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Kontroversi Patung Penyu Kardus Rp15,6 M di Alun-Alun Gadobangkong!

Kontroversi Patung Penyu Kardus Rp15,6 M di Alun-Alun Gadobangkong!

  • account_circle Redaksi Smi
  • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Proyek pembangunan Alun-Alun Gadobangkong di Jalan Kidang Kencana, Kelurahan Palabuhanratu, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, menarik perhatian publik setelah sejumlah kerusakan muncul. Dengan anggaran Rp15,6 miliar, beberapa bagian alun-alun rusak, termasuk patung penyu yang menjadi ikon tempat ini.

Patung tersebut viral di media sosial karena rusak di beberapa bagian. Publik menyoroti penggunaan kardus dan rangka bambu sebagai material patung. Selain itu, trotoar, tangga, dan tembok penahan ombak juga retak dan hancur akibat hantaman ombak besar.

Penjelasan Pihak Kontraktor

Imran Firdaus, kontraktor yang mengerjakan proyek ini, menjelaskan kondisi tersebut. Ia menyatakan pengerjaan telah mengikuti prosedur pengadaan barang dan jasa.

“Serah terima pertama kami lakukan pada Februari 2024 dengan masa pemeliharaan selama enam bulan. Pada Agustus 2024, kami menyelesaikan serah terima kedua. Selanjutnya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyerahkan alun-alun ini kepada Pemerintah Kabupaten Sukabumi pada September 2024,” kata Imran.

Selama masa pemeliharaan, timnya memperbaiki berbagai kerusakan, termasuk pengecekan kantin, batu sikat, andesit, hingga kerusakan akibat banjir rob. “Meski kerusakan terjadi karena bencana alam, kami tetap memperbaiki untuk mendukung kemajuan daerah ini,” tambahnya.

Baca juga: Kecelakaan Maut! Pria di Sukabumi Tewas Tertabrak KA Pangrango

Klarifikasi Tentang Patung Penyu

Imran membantah isu bahwa patung penyu sepenuhnya terbuat dari kardus. Ia menjelaskan kardus hanya berfungsi sebagai media cetak sebelum dilapisi resin dan fiberglass. “Jadi si penyu itu memang bukan terbuat dari coran atau batu, jadi itu terbuat dari resin, dan fiberglass, kenapa ada kardus di dalam, nah itu sebagai media karena kalau tidak ada kardus si resin gak bisa nempel,” jelasnya.

Imran juga menekankan bahwa pengerjaan proyek diawasi secara ketat oleh pihak terkait dan sesuai aturan. Dengan kerusakan yang terjadi, masyarakat perlu berperan aktif dalam merawat fasilitas umum ini agar dapat bermanfaat dalam jangka panjang.

Pentingnya Pemeliharaan oleh Masyarakat

Sebagai ruang terbuka hijau, Alun-Alun Gadobangkong dirancang untuk menjadi tempat rekreasi yang ramah lingkungan. Namun, kerusakan akibat faktor alam dan penggunaan yang tidak tepat menjadi tantangan.

“Kami melihat foto foto yang bertebaran di media sosial, berharap masyarakat Palabuhanratu, wisatawan yang datang sama sama merawat, dan menjaga bangunan bangunan serta alat alat yang ada biar terkesan tidak cepat rusak, karena konsep nya itu alun alun gadobangkong itu ruang terbuka hijau, harusnya masyarakat itu lebih siap merawat dan menjaga ruang terbuka hijau itu,” paparnya.

Imran juga mengimbau masyarakat untuk menjaga fasilitas di alun-alun. “Kami berharap masyarakat dan wisatawan yang datang turut menjaga dan merawat bangunan ini agar tetap terawat dan tidak mudah rusak,” ujarnya.

Baca juga: Pantai Kumala Samudra: Destinasi Healing Eksotis dengan Pemandangan Memukau di Pelabuhan Ratu 

  • Penulis: Redaksi Smi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Petit Planet, Game Baru HoY overse yang Bawa Simulasi Kehidupan Kosmik

    Petit Planet, Game Baru HoY overse yang Bawa Simulasi Kehidupan Kosmik

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – HoYoverse resmi mengumumkan Petit Planet pada September 2025 sebagai game simulasi kehidupan terbaru. Game ini tersedia gratis di PC dan perangkat mobile sehingga mudah diakses pemain global. Kehadiran Petit Planet langsung viral karena menawarkan pengalaman santai, kreatif, dan penuh interaksi sosial. Pemain memulai permainan dengan sebuah planet pribadi. Mereka bisa menanam, memancing, memasak, […]

  • Terungkap! Nutrisi Telur dan 6 Manfaatnya yang Bisa Ubah Hidup Kamu

    Terungkap! Nutrisi Telur dan 6 Manfaatnya yang Bisa Ubah Hidup Kamu

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Vina Agustina
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Manfaat makan telur untuk kesehatan tubuh sering terabaikan karena banyak orang menganggap telur hanya makanan sederhana. Padahal, telur membawa nutrisi telur yang sangat lengkap. Mulai dari protein, vitamin, hingga mineral penting, semuanya ada dalam satu bahan makanan yang mudah ditemukan. Tidak heran kalau telur sering dipilih mahasiswa maupun masyarakat untuk mendukung pola makan […]

  • Telaga Warna : Mutiara Indah Dibalik Indahnya Berbagai Warna Di Telaga

    Telaga Warna : Mutiara Indah Dibalik Indahnya Berbagai Warna Di Telaga

    • calendar_month Sabtu, 20 Jan 2024
    • account_circle Sisil
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Tidak terlalu jauh dari Sukabumi  terdapat sebuah telaga yang airnya bisa berubah rubah warna. Nama telaga ini adalah Telaga warna. Warna dari air telaga ini bisa berubah karena pantulan dari cahaya matahari, sehingga menimbulkan warna gradasi bervariasi. Terletak di antara Kabupaten Bogor dan Kabupaten Cianjur, telaga warna berada pada ketinggian 1.400 MDPL. Berbagai […]

  • Hai Ramen Sukabumi: Ramen Halal dengan Cita Rasa Jepang yang Bikin Nagih | Sumber: Google Maps

    Hai Ramen Sukabumi: Ramen Halal dengan Cita Rasa Jepang yang Bikin Nagih

    • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2025
    • account_circle Rifa Fitriyani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Sukabumi selalu punya destinasi kuliner baru yang menarik untuk dicoba. Salah satu yang kini jadi sorotan adalah Hai Ramen Sukabumi. Berlokasi di Jl. Suryakencana, Cikole, Kota Sukabumi, restoran ini menghadirkan cita rasa ramen autentik dengan suasana nyaman di tengah jalur kuliner kota. Hai Ramen buka setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 21.30 WIB, […]

  • Jembatan Penghubung Dua Kampung di Sukaresmi Ambruk Setelah Diguyur Hujan Deras

    Jembatan Penghubung Dua Kampung di Sukaresmi Ambruk Setelah Diguyur Hujan Deras

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Ina haryani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Hujan deras yang melanda Kecamatan Cisaat sejak Selasa malam (11/11) memicu runtuhnya jembatan penghubung dua kampung di Desa Sukaresmi pada Rabu pagi (12/11) sekitar pukul 08.30 WIB. Mengutip dari Radarsukabumi. Jembatan yang menghubungkan Kampung Leles dan Kampung Cijambe Wetan menjadi akses utama warga. Struktur ini runtuh saat debit air sungai meningkat tajam. Pondasi […]

  • Ajang Mojang

    10 Finalis Mojang Kabupaten Sukabumi 2025 Terpilih! Siap Jadi Wajah Baru Duta Wisata

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Shinta Septi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Ajang Mojang Jajaka Kabupaten Sukabumi 2025 memasuki fase penting setelah panitia resmi mengumumkan nama-nama finalis berhasil lolos seleksi. Dari puluhan peserta yang mengikuti audisi, hanya sepuluh finalis Mojang yang terpilih untuk melaju ke tahap berikutnya. Ajang Mojang Jajaka menjadi agenda tahunan untuk melestarikan budaya Sunda sekaligus menjaring putra-putri daerah yang siap menjadi duta […]

expand_less