Sukabumihitz – Banyak orang menganggap content creator dan content writer sebagai profesi yang sama karena keduanya berkaitan dengan konten kreatif. Padahal, masing-masing memiliki peran dan tanggung jawab yang berbeda dalam dunia digital. Berikut beberapa aspek yang membedakan keduanya.
Ruang Lingkup Pekerjaan
Perbedaan utama content creator dan content writer terletak pada cakupan tugasnya. Mengacu pada State of Digital Publishing, content creator bertanggung jawab membuat berbagai konten digital, seperti video dan foto, yang dipublikasikan di platform media sosial. Selain itu, content creator perlu menguasai copywriting yang menarik serta memahami strategi pemasaran agar kontennya menjangkau audiens lebih luas.
Di sisi lain, content writer berfokus pada pembuatan konten tulisan. Mereka menulis artikel untuk blog, newsletter, media online, hingga website Biasanya, content writer menyesuaikan topik tulisannya dengan tren, baik untuk kepentingan promosi maupun penyampaian informasi.
Kemampuan Esensial bagi Content Creator dan Content Writer
Seorang content creator dituntut untuk memiliki berbagai keterampilan, termasuk riset, menulis naskah, serta mengedit video dan foto. Selain itu, pemahaman dasar tentang desain grafis menjadi nilai tambah dalam profesi ini. Kemampuan menciptakan konten visual yang menarik sangat penting karena bidang ini erat kaitannya dengan media berbentuk gambar dan video.
Sementara itu, content writer perlu menguasai teknik menulis yang sesuai dengan standar industri. Artikel yang dihasilkan harus relevan dengan audiens target dan mudah dipahami. Selain itu, pemahaman tentang search engine optimization (SEO) menjadi aspek krusial bagi content writer agar tulisan mereka dapat menjangkau lebih banyak pembaca melalui mesin pencari.
Baca Juga : Mahasiswa Di Era Digital : Maksimalkan Teknologi Untuk Belajar Lebih Efektif
Platform Content Creator dan Content Writer
Content creator umumnya lebih banyak menggunakan platform media sosial untuk mendistribusikan kontennya. Beberapa berfokus pada pembuatan konten visual pada platform Instagram, YouTube maupun TikTok.
Sementara itu, content writer lebih sering memanfaatkan blog dan website untuk mempublikasikan artikel. Konten yang mereka buat biasanya untuk pemasaran digital dan dikirimkan kepada pembaca yang berlangganan newsletter.