Breaking News
light_mode
Beranda » Teknologi » Belajar Laravel Dengan Memahami Struktur Folder Laravel

Belajar Laravel Dengan Memahami Struktur Folder Laravel

  • account_circle DDAMDOMM
  • calendar_month Rabu, 27 Sep 2023
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz.com, Dalam pengembangan web, ada banyak kerangka kerja (framework) yang membantu dalam proses pembuatan aplikasi secara efisien dan terstruktur. Salah satu framework yang sangat populer ialah Laravel. Pada tahun 2011, Taylor Otwell memperkenalkan Laravel untuk pertama kalinya. Sejak itu, framework ini telah berkembang menjadi salah satu yang paling populer dalam dunia pengembangan web. Alasan utamanya adalah tata letak folder yang terstruktur dan konsisten, yang mengikuti konsep pola Model-View-Controller (MVC).

Metode MVC

1. Model: Otak dari Aplikasi
Bagian ini merupakan tempat pengelolaan data terjadi. Model berinteraksi dengan database, melakukan validasi data, perhitungan, serta logika bisnis lainnya. Model bisa diibaratkan sebagai otak aplikasi, yang memiliki pengetahuan mendalam tentang data dan cara mengelolanya.

2. View: Tampilan
Bagian ini merupakan tampilan yang tampil pada layar pengguna. View bertugas menampilkan data dengan cara yang sederhana. Seperti wajah aplikasi, View menampilkan fungsionalitas yang tersedia dalam aplikasi dan cara pengguna berinteraksi dengan fitur-fitur tersebut.

3. Controller: Pengatur Input dan Respons dari user
Bagian ini tugasnya mengelola input dari pengguna. Controller menerima permintaan dari pengguna, berkomunikasi dengan Model, dan memberikan respons kepada View. Controller bisa diibaratkan sebagai tangan aplikasi, yang menangani semua tindakan yang bisa dilakukan oleh aplikasi dan cara meresponsnya.

Struktur Folder dalam Laravel

Struktur folder dalam Laravel, yaitu:

Folder app: Di sinilah sebagian besar kode aplikasi ditempatkan. Semua model, controller, services, providers, policies, rules, dan lainnya ada di sini. Semua yang berkaitan dengan logika aplikasi ada dalam folder ini.

Folder bootstrap: Isinya berisi file app.php yang menginisialisasi semua komponen dan layanan dalam framework. Folder ini sebaiknya tidak diubah kecuali jika Anda perlu menyesuaikan beberapa pengaturan inti.

Folder config: Folder ini digunakan untuk menyimpan semua file konfigurasi. Terdapat file-file untuk konfigurasi database, mail, cache, queue, session, dan lain-lain. Anda juga dapat membuat file konfigurasi kustom di sini.

Folder database: Di sini terdapat file-file migrasi database, seed, dan factory. Migrasi adalah file yang mendefinisikan tabel-tabel dalam database, baik yang baru dibuat atau yang akan dimodifikasi. Seed adalah file yang digunakan untuk mengisi data palsu untuk keperluan pengujian. Factory adalah file yang menghasilkan data palsu untuk model-model.

Folder public: Folder ini berisi file index.php yang merupakan titik masuk untuk semua permintaan ke aplikasi. Ini juga tempat untuk menyimpan aset seperti gambar, file CSS, dan JavaScript.

Folder resources: Di sini berisi tampilan (View) dan aset mentah. Tampilan adalah file yang berisi kode HTML untuk menampilkan data kepada pengguna. Aset mentah berisi kode CSS atau JavaScript yang belum dikompilasi dan perlu diproses dengan alat seperti Laravel Mix.

Folder routes: Folder ini berisi definisi-definisi rute aplikasi. Rute menghubungkan URL dengan controller atau closure yang akan menangani permintaan pengguna.

Folder storage: Di sini Laravel menyimpan file-file yang dihasilkan oleh framework atau aplikasi. Ini termasuk log, tampilan yang sudah dikompilasi, sesi berbasis file, cache berbasis file, dan lainnya.

Folder tests: Folder ini digunakan untuk menulis pengujian aplikasi. Laravel mendukung pengujian unit dan fitur menggunakan PHPUnit.

Folder vendor: Folder ini adalah tempat di mana Composer menyimpan semua dependensi proyek, termasuk Laravel itu sendiri dan paket-paket lain yang digunakan.

Dengan struktur folder yang terorganisir dengan baik ini, Laravel membuat pengembangan aplikasi menjadi lebih mudah dan terstruktur.

Penulis : Galih Setiawan, Dosen Universitas BSI Kampus Solo

Baca Juga – Cyber University Siap Sambut Mahasiswa Baru Melalui MAGNA dan SINERGI

  • Penulis: DDAMDOMM

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hut 36 BSI

    36 Tahun Menghasilkan Generasi Kreatif Bertalenta Untuk Kemajuan Negeri

    • calendar_month Selasa, 5 Mar 2024
    • account_circle Dilan
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Genap 36 tahun, Bina Sarana Informatika (BSI) merayakan 36 tahun dedikasinya terhadap kemajuan negeri pada Minggu (3/3). Sebagai Kampus Digital Kreatif Universitas BSI terus berkomitmen untuk mengahsilkan lulusan yang kreatif dan berbakat, yang akan berkontribusi pada perkembangan Indonesia Raya. Ketua yayasan Bina Sarana Informatika (BSI), Efriadi Salim mengatakan melalui Universitas BSI, Yayasan Bina […]

  • Cek Spesifikasi Samsung Galaxy S26 Ultra dan Harga Resminya

    Cek Spesifikasi Samsung Galaxy S26 Ultra dan Harga Resminya

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Vina Agustina
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Samsung kembali mendorong inovasi di kelas flagship. Jika kamu ingin cek spesifikasi Samsung Galaxy S26 Ultra dan harga resminya, HP ini menawarkan peningkatan yang terasa langsung dalam penggunaan harian. Samsung menghadirkan layar privasi tingkat perangkat keras, kamera low light yang jauh lebih bersih, serta Galaxy AI yang bekerja lebih cepat dan lebih efisien. […]

  • Nyeri Sendi Tak Tertahankan? Waspadai Gejala Asam Urat Tinggi dan Temukan Solusi Ampuhnya!

    Nyeri Sendi Tak Tertahankan? Waspadai Gejala Asam Urat Tinggi dan Temukan Solusi Ampuhnya!

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Penderita gout atau encok mengalami penumpukan asam urat berlebih dalam darah, yang kemudian membentuk kristal di dalam sendi. Kristal ini dapat memicu peradangan, menyebabkan nyeri hebat serta pembengkakan. Penyakit asam urat ditandai dengan rasa sakit yang menyiksa, pembengkakan, dan sensasi panas di area persendian. Penyebab Asam Urat Tinggi Ada beberapa faktor yang dapat […]

  • Kunjungan Mahasiswa UBSI ke BRIN

    Kunjungan Mahasiswa UBSI ke BRIN: Mengintip Inovasi AR, VR, dan Visualisasi Data untuk Era Digital

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Sebanyak 62 mahasiswa dari Program Studi Sistem Informasi Akuntansi, Sistem Informasi, dan Informatika Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Sukabumi melakukan kunjungan edukatif ke Pusat Riset Sains Data dan Informasi (PRSDI) yang dikelola oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (24/06) ini mengangkat tema “Pengembangan Kompetensi dan Inovasi […]

  • Gelar IT Bootcamp menjadi Candradimuka bagi Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Kampus Kota Sukabumi

    Gelar IT Bootcamp menjadi Candradimuka bagi Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Kampus Kota Sukabumi

    • calendar_month Sabtu, 1 Jun 2024
    • account_circle Dewin
    • 0Komentar

    SukabumiHitz.com – Program Studi Sistem Informasi Kampus Kota Sukabumi melaksanakan final event IT Bootcamp batch 4 bertema “Menciptakan Teknologi Tepat Guna”. Acara ini akan berlangsung di Hotel Asyana Sentul, Bogor selama dua hari penuh pada tanggal 30-31 Mei 2024. IT Bootcamp ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan keterampilan praktis kepada mahasiswa dan praktisi di bidang […]

  • Cegah Cacingan Sejak Dini dengan Kebiasaan Hidup Sehat

    Cegah Cacingan Sejak Dini dengan Kebiasaan Hidup Sehat

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Lusi Mardiana
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Cacingan masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang banyak dialami, terutama oleh anak-anak. Penyakit ini muncul karena infeksi cacing di dalam usus yang biasanya terjadi akibat kebersihan diri dan lingkungan yang kurang terjaga. Gejalanya antara lain perut kembung, nafsu makan menurun, tubuh terasa lemas, hingga berat badan turun. Karena itu, kita perlu menerapkan […]

expand_less