Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » 11.361 Pekerja Non ASN Kota Sukabumi Terima BSU, Total Bantuan Capai Rp6,9 Miliar

11.361 Pekerja Non ASN Kota Sukabumi Terima BSU, Total Bantuan Capai Rp6,9 Miliar

  • account_circle Dian
  • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Sebanyak 11.361 pekerja Non ASN di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi resmi menerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) dari BPJS Ketenagakerjaan. Penyerahan simbolis bantuan ini berlangsung pada Rabu (25/6) di Balai Kota Sukabumi, Wali Kota H. Ayep Zaki beserta jajaran pejabat daerah turut hadir dalam kegiatan ini.

Dalam sambutannya, Ayep Zaki menyampaikan apresiasi terhadap perhatian pemerintah pusat yang kembali menyalurkan BSU setelah terakhir dilakukan tahun 2022. Ia menyebut BSU tahun ini sebagai bukti nyata bahwa negara hadir untuk melindungi kelompok rentan. Mulai dari guru ngaji, marbot masjid, hingga para kader masyarakat.

“BSU ini adalah bagian dari ikhtiar bersama agar masyarakat, khususnya para pekerja Non ASN, lebih terlindungi secara sosial dan ekonomi,” kata Ayep mengutip dari KDP Kota Sukabumi.

Baca juga: Waspada! Penipuan PKH Mengintai Warga Parungkuda Sukabumi

Penyaluran BSU akan berlangsung dalam dua tahap, yaitu dengan nominal Rp300 ribu per orang per bulan, sekaligus untuk dua bulan langsung. Total anggaran untuk Non ASN mencapai Rp6,9 miliar, sementara untuk pekerja swasta aktif peserta BPJS Ketenagakerjaan sebesar Rp12 miliar.

Di samping program dari pemerintah pusat, Pemkot Sukabumi juga meluncurkan sejumlah program perlindungan sosial dari APBD. Di antaranya insentif untuk RT/RW sebesar Rp500.000–Rp700.000 per bulan, bantuan untuk hansip dan linmas sebesar Rp100.000, serta insentif bagi guru ngaji dan marbot. Pemkot juga menjalankan program padat karya yang menyasar 10.000 warga dengan bayaran Rp320.000 untuk empat hari kerja.

Guna mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, Sukabumi juga mengembangkan Koperasi Merah Putih sebagai wadah ekonomi kerakyatan berbasis gotong royong. Koperasi ini dirancang untuk menjangkau lapisan masyarakat bawah, terutama pelaku usaha kecil dan pekerja informal.

Ayep Zaki menegaskan bahwa semua program ini adalah bagian dari komitmen pemerintah untuk menurunkan angka kemiskinan di Kota Sukabumi dan memperluas jangkauan perlindungan sosial yang lebih menyeluruh dan adil.

Hingga saat ini, 3.200 pekerja dari sektor informal terdaftar aktif di BPJS Ketenagakerjaan mulai dari pengemudi delman hingga petugas kebersihan. Pemerintah berharap program perlindungan ini menjadi pondasi jangka panjang yang inklusif dan berkeadilan.

Baca juga: Menanamkan Cinta Budaya Lokal pada Anak Lewat Kegiatan Edukatif

  • Penulis: Dian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tupperware

    Tupperware Bangkrut Setelah 78 Tahun, Kalah Saing dan Terbebani Utang

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2024
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Tupperware, merek peralatan rumah tangga yang terkenal di kalangan ibu-ibu Indonesia, resmi bangkrut setelah 78 tahun beroperasi. Perusahaan asal Amerika Serikat ini mengajukan perlindungan kebangkrutan pada 17 September 2024 di Delaware, AS. Beban utang yang membengkak hingga US$812 juta atau sekitar Rp12,4 triliun menjadi salah satu alasan utama kebangkrutan tersebut. Penurunan permintaan yang […]

  • konseling

    Kesehatan Mental di Kalangan Mahasiswa, Pentingnya Dukungan Konseling

    • calendar_month Kamis, 25 Jul 2024
    • account_circle Dian
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Dalam kehidupan perkuliahan, tekanan dari berbagai aspek seperti tugas, pergaulan, skripsi, keuangan, atau masalah keluarga sering kali menjadi beban mental yang berat bagi mahasiswa. Banyak mahasiswa yang memilih untuk memendam masalah mereka sendiri, yang terkadang berujung pada kasus bunuh diri atau penyalahgunaan alkohol dan obat-obatan sebagai bentuk pelarian. Sesi konseling sering dianggap menakutkan, […]

  • ONIC Indonesia Tersingkir Usai Dikalahkan Team Liquid PH 3–1 di Semifinal MSC × EWC 2025 | Sumber : Elshinta.com

    ONIC Esports Gagal Tembus Grand Final Setelah Ditumbangkan Team Liquid PH 1–3

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle Anita Rahmawati
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Riyadh, 1 Agustus 2025 – Perjalanan ONIC Esports (ONIC ID) di Knockout Stage Mobile Legends: Bang Bang Mid Season Cup 2025 × Esports World Cup harus terhenti di semifinal setelah takluk 1–3 dari wakil Filipina, Team Liquid PH (TLPH). Kekalahan ini memupus peluang ONIC untuk langsung melangkah ke Grand Final. Jalannya Pertandingan Game […]

  • Langkah Pertama Jadi Mahasiswa, Maba UBSI Siap Ikuti ORMIK-SEMOT 2026 | Doc: Istimewa

    Langkah Pertama Jadi Mahasiswa, Maba UBSI Siap Ikuti ORMIK-SEMOT 2026

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Rifa Fitriyani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menyiapkan ratusan mahasiswa baru (maba) periode Maret 2026 untuk mengikuti Orientasi Mahasiswa (ORMIK) dan Seminar Motivasi (SEMOT) 2026. Kegiatan ini akan berlangsung di BSI Convention Center, Kaliabang, Bekasi, pada Sabtu (28/03). Kegiatan ini menjadi langkah awal bagi maba untuk mengenal lingkungan kampus. UBSI juga ingin menumbuhkan semangat belajar […]

  • Seminar Entrepreneur Universitas BSI Sukabumi Motivasi Mahasiswa Lahirkan Wiramuda Sukses

    Seminar Entrepreneur Universitas BSI Sukabumi Motivasi Mahasiswa Lahirkan Wiramuda Sukses

    • calendar_month Kamis, 6 Okt 2022
    • account_circle Arjun
    • 0Komentar

    SUKABUMI – Universitas Bina Sarana Informatika (BSI) Kampus Kota Sukabumi bersama BSI Entrepreneur Center (BEC) dan Incubator Center kembali mengadakan seminar entrepreneur yang bertemakan “Entrepreneurship For a Better Future”. Kegiatan ini digelar khusus untuk mahasiswa yang mendapatkan mata kuliah entrepreneurship yaitu mahasiswa semester satu Program Studi Sistem Informasi dan Ilmu Komputer Kampus Kota Sukabumi. Seminar […]

  • Pendidikan Bermakna: Membangun Generasi Muda Adaptif dan Berkarakter

    Pendidikan Bermakna: Membangun Generasi Muda Adaptif dan Berkarakter

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle Ina haryani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Pendidikan adalah fondasi utama dalam membentuk arah sebuah bangsa. Namun, di tengah perubahan teknologi dan sosial yang terus bergerak, pendidikan tidak bisa hanya mengandalkan kemampuan akademik. Generasi muda kini dituntut untuk berpikir kritis, cepat beradaptasi, dan memiliki karakter yang kuat. Karena itu, pendidikan harus kembali pada esensi utamanya: membantu manusia berkembang secara utuh. […]

expand_less