Breaking News
light_mode
Beranda » Sasakala » Nyi Roro Kidul: Sang Legenda Ratu Pantai Selatan

Nyi Roro Kidul: Sang Legenda Ratu Pantai Selatan

  • account_circle Sisil
  • calendar_month Kamis, 20 Jun 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Nyi Roro Kidul adalah Ratu Pantai Selatan yang legendaris. Ia merupakan putri dari Prabu Siliwangi, raja kerajaan Pakuan Padjajaran, dan permaisuri Kinasih. Nama lahirnya adalah Putri Kandita. Ia terkenal dengan kecantikannya yang luar biasa, serta Prabu Siliwangi sangat menyayanginya beserta ibunya.

Namun, sikap Prabu Siliwangi yang sangat menyayangi Putri Kandita dan permaisuri Kinasih menimbulkan kecemburuan di antara putra-putri serta selir-selir raja lainnya. Mereka pun merencanakan tindakan jahat untuk menyingkirkan keduanya. Secara tiba-tiba, Putri Kandita dan ibunya terserang penyakit langka yang belum ada obatnya. Akibat desakan para selir dan putra-putri raja, mereka dikucilkan dan diusir dari istana.

Putri Kandita dan ibunya kemudian pergi ke selatan. Dalam perjalanan, sang ibu meninggal dunia, meninggalkan Putri Kandita yang melanjutkan perjalanannya sendirian. Setelah berjalan cukup lama, ia menemukan sebuah aliran sungai dan meminum airnya untuk menghilangkan dahaga, yang membuatnya merasa segar kembali. Putri Kandita kemudian mengikuti aliran sungai tersebut hingga ke hulu, di mana ia menemukan mata air yang memancarkan air deras. Ia berendam di sungai itu dan menetap di dekat sumber air panas tersebut, melatih olah kanuragan sendirian. Seiring berjalannya waktu, penyakitnya berangsur-angsur sembuh.

Putri Kandita melanjutkan perjalanannya ke arah hilir sungai hingga menemukan muara yang indah dekat laut. Ia memutuskan untuk bermukim di sana. Selama tinggal di sana, Putri Kandita dikenal sebagai wanita yang sangat cantik dan sakti. Banyak lelaki yang ingin menikahinya, namun Putri Kandita menetapkan syarat: siapa pun yang ingin menikahinya harus dapat mengalahkan kesaktiannya dan bertempur dengan ombak laut Pantai Selatan. Jika mereka kalah, mereka harus tunduk padanya. Pertempuran ini sering terjadi di teluk Pantai Selatan.

Karena tidak ada yang mampu mengalahkannya, Putri Kandita akhirnya menguasai gelombang laut selatan. Ia mendapatkan gelar Kanjeng Ratu Nyi Roro Kidul, yang berarti Ratu Penguasa Pantai Selatan.

Pantai Selatan Pelabuhan Ratu | sumber: www.empiechubby.com

Pantai Selatan Pelabuhan Ratu | sumber: www.empiechubby.com

Arti Nama Nyi Roro Kidul

Dari segi bahasa, “nyi” merupakan salah satu sebutan hormat dalam masyarakat Jawa, digunakan untuk menunjukkan rasa hormat terhadap figur yang memiliki peran penting sebagai sesepuh dan penjaga pantai selatan.

Kata “roro” atau “rara” berasal dari bahasa Jawa “lara” atau “loro” yang berarti dua. Dalam bahasa Jawa kuno, roro atau rara digunakan untuk menyebut angka dua, sedangkan dalam bahasa Jawa modern, “lara” atau “loro” memiliki arti yang sama. Oleh karena itu, terkadang ada yang menyebut Nyi Roro sebagai Nyi Loro. “Roro” ini mengacu pada seorang ratu yang terlahir sebagai perempuan cantik. Sementara itu, “kidul” dalam bahasa Jawa berarti “selatan”, berkaitan dengan penguasa Pantai Selatan.

Hampir semua gambar Nyi Roro Kidul menampilkan sosok perempuan cantik berpakaian serba hijau. Namun, bagi sebagian orang, penguasa Pantai Selatan ini juga dianggap sebagai putri duyung dengan badan setengah ikan dan ekor. Kadang-kadang, penggambarannya dalam wujud putri cantik yang mengendarai kereta kencana berkuda.

Meskipun demikian, kebenaran cerita rakyat ini hingga kini masih menjadi pertanyaan.

Baca Juga: Situ Gunung : Mbah Jalun si Pembuat Danau

  • Penulis: Sisil

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiga Jembatan Penghubung di Sukabumi Hanyut Terbawa Arus Banjir, Termasuk Jembatan Kolaborasi Willie Salim

    Tiga Jembatan Penghubung di Sukabumi Hanyut Terbawa Arus Banjir, Termasuk Jembatan Kolaborasi Willie Salim

    • calendar_month Kamis, 12 Des 2024
    • account_circle Dilan
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Tiga jembatan penghubung antara Kecamatan Lengkong dan Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, rusak parah setelah diterjang banjir besar dari Sungai Cikaso. Peristiwa yang terjadi pada Rabu (4/12), ini menyebabkan akses antarwilayah lumpuh total. Salah satu jembatan yang terdampak adalah jembatan gantung yang pembangunannya sempat mendapat perhatian publik berkat bantuan influencer Willie Salim. Kerusakan ini […]

  • Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki Berjanji Tindaklanjuti Aspirasi Massa Aksi 1 September

    Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki Berjanji Tindaklanjuti Aspirasi Massa Aksi 1 September

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Rizky Akbar
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Aksi unjuk rasa yang berlangsung pada Senin (1/9) di Kota Sukabumi berakhir damai. Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menemui massa dan menandatangani tuntutan yang mereka ajukan. Massa yang terdiri dari mahasiswa, komunitas ojek online, dan berbagai elemen masyarakat lainnya turun ke jalan untuk menuntut perubahan dalam kebijakan lokal dan nasional. Mereka juga mendesak […]

  • Persib vs Persik: Kemenangan Meyakinkan 4-1

    Persib Bandung Kembali Menerkam: Kemenangan 4-1 atas Persik Kediri

    • calendar_month Kamis, 6 Mar 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Pada Rabu, 5 Maret 2025, Persib Bandung menunjukkan dominasinya dengan kemenangan 4-1 atas Persik Kediri dalam lanjutan Liga 1 Indonesia. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api ini memperkokoh posisi Maung Bandung di puncak klasemen. Jalannya Pertandingan Sejak peluit awal, Persib Bandung tampil agresif. Gol pembuka tercipta pada menit ke-29 melalui […]

  • Inovasi AI Deteksi Dini Penyakit Daun Cabai, Bantu Petani Tingkatkan Produktivitas

    Inovasi AI Deteksi Dini Penyakit Daun Cabai, Bantu Petani Tingkatkan Produktivitas

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Rahma Putri
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Seiring dengan perkembangan zaman, kini banyak orang yang memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk menjawab tantangan di berbagai bidang, termasuk pertanian. Melihat potensi ini, tim dosen dari UBSI Kampus Sukabumi berinovasi menciptakan model AI untuk mendeteksi dini penyakit daun cabai. Penyakit tersebut yang selama ini menjadi salah satu penyebab utama turunnya produktivitas tanaman […]

  • PKM Mahasiswa semester 2 dalam dalam kegiatan sosialisasi keagamaan di MI Kuta | Doc. Istiewa

    Membentuk Karakter Anak Lewat Edukasi Keagamaan di Sekolah Dasar

    • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
    • account_circle Anita Rahmawati
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Mahasiswa semester dua dari Program Studi Informatika Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Kota Sukabumi melaksanakan kegiatan sosialisasi keagamaan yang bertema “Urgensi Penanaman Nilai Iman dan Ihsan Sejak Usia Dini”. Kegiatan ini berlangsung pada hari Kamis, 22 Mei 2025, dan bertempat di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Kuta, Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi. Para mahasiswa merancang […]

  • Peran Orang Tua dalam Mendampingi Pembelajaran Berbasis Teknologi

    Peran Orang Tua dalam Mendampingi Pembelajaran Berbasis Teknologi

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Ina haryani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Perkembangan teknologi mengubah cara anak belajar, mulai dari penggunaan aplikasi edukasi, kelas virtual, hingga platform pembelajaran interaktif. Transformasi ini membawa banyak manfaat, namun juga menuntut peran aktif orang tua agar proses belajar tetap terarah. Tanpa pendampingan yang tepat, anak bisa mengalami distraksi, overload informasi, hingga penggunaan teknologi yang kurang bijak. Karena itu, orang […]

expand_less