Breaking News
light_mode
Beranda » Sasakala » Legenda Ciung Wanara: Perebutan Takhta di Kerajaan Galuh

Legenda Ciung Wanara: Perebutan Takhta di Kerajaan Galuh

  • account_circle Nana
  • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Wisata Alam Ciung Wanara terletak di Desa Karangkamulyan, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Tempat ini merupakan peninggalan sejarah Kerajaan Galuh yang menawarkan keindahan alam serta nilai historis yang tinggi. Di dalamnya, terdapat berbagai artefak dan struktur kuno yang menjadi saksi bisu kejayaan masa lalu. Selain itu, pengunjung dapat menikmati suasana alam yang asri dan mempelajari legenda Ciung Wanara yang terkenal di kalangan masyarakat Sunda.

Awal Mula Kerajaan Galuh

Di Kerajaan Galuh, Prabu Permana Di Kusuma memimpin dengan bijaksana. Ia memiliki dua istri yang cantik dan cerdas, Dewi Pangrenyep dan Dewi Naganingrum. Meski keduanya hidup berdampingan, sifat mereka sangat berbeda. Dewi Pangrenyep adalah sosok yang angkuh, mudah cemburu, dan penuh ambisi, sementara Dewi Naganingrum adalah wanita yang lembut, penyabar, dan penuh kasih.

Ketika takhta kerajaan diteruskan kepada Prabu Barma Wijaya, kehidupan istana yang sebelumnya damai mulai dipenuhi konflik. Prabu Barma Wijaya, suami dari kedua istri tersebut, memiliki anak bernama Hariang Banga dari Dewi Pangrenyep. Namun, saat Dewi Naganingrum mengandung, Barma Wijaya merasa terancam bahwa anaknya dari Naganingrum akan menggantikan Hariang Banga sebagai pewaris kerajaan.

Baca Juga – Gunung Putri: Letak dan Asal Usulnya

Fitnah dan Kekejaman

Prabu Barma Wijaya memanfaatkan sifat cemburu dan ambisi Dewi Pangrenyep. Ia menghasut Pangrenyep untuk menyingkirkan bayi yang akan dilahirkan Dewi Naganingrum, dengan alasan demi melindungi hak Hariang Banga sebagai pewaris takhta. Pangrenyep, yang telah dikuasai rasa iri, menyetujui rencana tersebut.

Saat Dewi Naganingrum melahirkan, Pangrenyep berpura-pura membantu persalinan. Ia menyuruh Naganingrum menutup matanya dengan alasan agar cahaya lilin tidak menyilaukannya. Saat bayi laki-laki itu lahir, Pangrenyep segera memasukkannya ke dalam keranjang dan menghanyutkannya di Sungai Citanduy. Sebagai gantinya, ia meletakkan anak anjing di tempat bayi tersebut.

Melihat “bayi anjing” itu, Prabu Barma Wijaya memfitnah Dewi Naganingrum sebagai wanita terkutuk. Ia bahkan memerintahkan Uwa Batara Lengser untuk membunuh Naganingrum di Hutan Larangan. Namun, Uwa Batara tidak tega menjalankan perintah tersebut. Sebagai gantinya, ia menyembunyikan Naganingrum di sebuah gubuk di tengah hutan dan berpura-pura telah melaksanakan perintah sang raja.

Baca Juga – Curug Caweni: Legenda Batu Penjelmaan dari Putri Caweni

Perjalanan Ciung Wanara

Sementara itu, bayi yang dihanyutkan di Sungai Citanduy ditemukan oleh pasangan suami istri, Aki dan Nini Balangantrang. Mereka memberi nama bayi tersebut Ciung Wanara, terinspirasi dari burung ciung dan monyet wanara yang mereka lihat di sekitar keranjang bayi. Ciung Wanara tumbuh menjadi pemuda yang gagah perkasa dan cerdas.

Saat remaja, Aki dan Nini memberitahukan kebenaran asal-usulnya. Dengan tekad kuat, Ciung Wanara pergi ke Kerajaan Galuh untuk mencari keadilan. Di sana, ia menantang Prabu Barma Wijaya dalam sabung ayam. Ayam jago milik Ciung Wanara berhasil mengalahkan ayam milik raja. Sebagai hadiah, ia memperoleh setengah wilayah Kerajaan Galuh.

Namun, Ciung Wanara tidak berhenti di situ. Dengan dukungan rakyat, ia mengungkap kebenaran tentang fitnah yang menimpa ibunya, Dewi Naganingrum, dan kejahatan Dewi Pangrenyep. Saat fakta terkuak, Prabu Permana Di Kusuma turun tangan. Ia memutuskan bahwa Ciung Wanara akan memimpin Kerajaan Galuh, sementara Hariang Banga diberi wilayah kekuasaan di timur.

Baca Juga – Legenda Sungai Citarum: Kisah Mistis di Balik Aliran Air Tertua

  • Penulis: Nana

Rekomendasi Untuk Anda

  • 12.12: The Day

    12.12: The Day Film Korea yang Mengungkap Kudeta Militer di Tahun 1979

    • calendar_month Senin, 30 Des 2024
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Film 12.12: The Day, yang dirilis pada November 2023, berhasil menarik perhatian lebih dari 13 juta penonton. Terinspirasi dari peristiwa nyata kudeta militer di Korea Selatan pada 12 Desember 1979, film ini menggambarkan ketegangan politik dan perebutan kekuasaan di tengah situasi negara yang tidak stabil. Dengan jajaran aktor papan atas seperti Hwang Jung-min, […]

  • Dari Gagal ke Cuan! Ini Cara Mahasiswa Bangkit di Dunia Bisnis

    Dari Gagal ke Cuan! Ini Cara Mahasiswa Bangkit di Dunia Bisnis

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Aulia Ramadhani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Minat mahasiswa terhadap dunia bisnis terus meningkat. Banyak mahasiswa kini tidak hanya fokus pada perkuliahan, tetapi juga mulai mencoba membangun usaha sejak dini. Mereka memanfaatkan peluang yang ada, mulai dari bisnis online, jasa kreatif, hingga usaha kecil yang dikembangkan secara mandiri. Langkah ini menunjukkan bahwa mahasiswa semakin berani keluar dari zona nyaman untuk […]

  • Cyber University

    Ide Kreatif Mahasiswa Cyber University Tembus Program Nasional PKM dan P2MW 2025

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle Dilan
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Jakarta – Bermula dari obrolan ringan dan kegelisahan akan isu-isu sederhana di sekitar mereka, mahasiswa Cyber University berhasil membuktikan bahwa ide nyeleneh sekalipun bisa menjelma menjadi solusi berkelas nasional. Tahun ini, mereka mengukir prestasi lewat Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2025 yang diselenggarakan oleh Kemendikbud Ristek RI. Sebanyak […]

  • Puteri Indonesia, Devi Aprilia Putri Ubah Mimpi Masa Kecil Jadi Prestasi

    Puteri Indonesia, Devi Aprilia Putri Ubah Mimpi Masa Kecil Jadi Prestasi

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle Ardila Khaylila
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com, Bekasi – Sebuah mimpi besar terkadang berawal dari hal sederhana. Devi Aprilia Putri mulai mengenal ajang Puteri Indonesia sejak kecil. Bersama sang kakak, ia diam-diam menonton kontes kecantikan tersebut dari rumah. Kini, pengalaman itu mengantarnya meraih posisi First Runner-Up Puteri Indonesia Jawa Barat Pariwisata dan Lingkungan 2025 sekaligus menjalani pendidikan sebagai mahasiswa Universitas Bina […]

  • SUHU EXPO 2026

    SUHU EXPO 2026 Perluas Akses Santri ke Pendidikan Tinggi

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – SUHU EXPO 2026 menjadi pengalaman baru bagi santri Pondok Pesantren Sunanul Huda dalam mengenal dunia perguruan tinggi. Pameran pendidikan ini menghadirkan berbagai informasi kampus yang sebelumnya hanya santri ketahui secara terbatas. Melalui pelaksanaan kegiatan pada (28/1) di lingkungan pesantren, santri memperoleh gambaran nyata mengenai pilihan studi dan arah masa depan akademik. Selama kegiatan […]

  • Workshop AI: Menyongsong Era Digital dengan Pemanfaatan Kecerdasan Buatan dalam Pendidikan

    Workshop AI: Menyongsong Era Digital dengan Pemanfaatan Kecerdasan Buatan dalam Pendidikan

    • calendar_month Rabu, 28 Feb 2024
    • account_circle Dian
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Universitas BSI Sukabumi telah menyelenggarakan Workshop khusus bagi para guru, dengan tema “Pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) dalam Pendidikan”. Workshop ini berlangsung pada Rabu (28/2) di Aula Universitas BSI Sukabumi. Acara ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan keterampilan kepada para guru dalam menghadapi era digital, khususnya dalam konteks penerapan teknologi AI dalam proses […]

expand_less