Breaking News
light_mode
Beranda » Pendidikan » 5 Kesalahan Fatal dalam Pengajuan Jurnal Ilmiah dan Tips Menghindarinya

5 Kesalahan Fatal dalam Pengajuan Jurnal Ilmiah dan Tips Menghindarinya

  • account_circle Ina haryani
  • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Menulis sekaligus mengajukan jurnal ilmiah bukan hanya soal menyusun hasil riset, tetapi juga memastikan naskah sesuai aturan penerbit. Sayangnya, masih banyak penulis yang terjebak dalam kesalahan mendasar sehingga karya mereka ditolak atau harus direvisi besar-besaran. Berikut lima kekeliruan yang paling sering ditemui beserta solusi untuk mengatasinya:

1. Mengabaikan Panduan Penulisan

Banyak penulis terburu-buru mengirimkan naskah tanpa memeriksa petunjuk penulisan. Akibatnya, struktur artikel, format referensi, hingga jenis file yang dikirim tidak sesuai standar jurnal. Untuk menghindari hal ini, luangkan waktu membaca panduan secara detail, termasuk aturan panjang artikel, tata letak tabel, hingga gaya sitasi yang disyaratkan.

2. Referensi Tidak Lengkap dan Kurang Relevan

Salah satu faktor penting dalam jurnal ilmiah adalah kualitas referensi. Sayangnya, masih ada penulis yang mencantumkan daftar pustaka secara tidak lengkap atau asal-asalan. Artikel dengan rujukan yang lemah akan menurunkan kredibilitas riset. Gunakan aplikasi manajemen referensi seperti Mendeley, Zotero, atau EndNote agar daftar pustaka tersusun rapi dan sesuai gaya sitasi jurnal tujuan.

Baca juga: Jangan Salah! Ini Perbedaan Web Designer dan Web Developer

3. Abstrak yang Terlalu Panjang

Abstrak merupakan pintu masuk pertama bagi editor maupun reviewer. Jika terlalu panjang atau bertele-tele, penelitian justru terlihat tidak fokus. Idealnya, abstrak ringkas, maksimal 250 kata, dan langsung menjawab empat poin utama: tujuan penelitian, metode, hasil, serta kesimpulan.

4. Minim Proofreading

Kesalahan ejaan, tata bahasa, maupun format sering kali membuat editor ragu pada kualitas tulisan. Untuk itu, lakukan proofreading berulang, gunakan aplikasi pengecek bahasa, atau minta kolega membaca ulang naskah. Langkah sederhana ini dapat memperlancar alur tulisan dan meningkatkan profesionalitas penulis.

5. Kurangnya Orisinalitas Artikel

Plagiarisme, baik ketika penulis sengaja maupun tidak sengaja menyalin, sering menjadi alasan utama penolakan naskah. Pastikan penulis mencantumkan semua kutipan dan ide pihak lain dengan benar. Gunakan alat pengecekan seperti Turnitin atau Grammarly untuk memastikan naskah orisinal dan bebas duplikasi.

Dengan menghindari lima kesalahan tersebut, peluang artikel diterima di jurnal bereputasi akan jauh lebih besar. Tidak hanya mempercepat proses publikasi, kepatuhan pada pedoman, ketelitian dalam detail, dan komitmen menjaga orisinalitas juga akan memperkuat reputasi penulis sebagai akademisi maupun peneliti profesional.

Baca juga: Ini Dia Manfaat Besar Ikut Ajang Internasional UI/UX DECOMPE 4.0

  • Penulis: Ina haryani

Rekomendasi Untuk Anda

  • Edukasi Pancasila di SDN Babakan Perkuat Pemahaman Sila Persatuan Indonesia

    Edukasi Pancasila di SDN Babakan Perkuat Pemahaman Sila Persatuan Indonesia

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle Ina haryani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Kelompok 1 mahasiswa UBSI Sukabumi Program Studi Sistem Informasi mengadakan kegiatan sosialisasi mengenai penerapan Pancasila sila ke-3 di SDN Babakan, Sukabumi. Acara ini berlangsung pada Kamis (23/10) dan diikuti oleh siswa kelas 6 bersama guru pendamping. Kelompok 1 terdiri dari Rusdi Rustiandi Saputra sebagai ketua kelompok, bersama empat anggota yaitu Ananda Oktaviani K, […]

  • persib

    Hasil Persib Kontra Persija: Maung Bandung Menang Tipis 1-0

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Anisa Azskia
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Persib Bandung berhasil meraih kemenangan penting atas Persija Jakarta dalam lanjutan Super League. Tim racikan Bojan Hodak menang tipis 1-0 berkat gol cepat Beckham Putra. Laga panas tersebut berlangsung Stadion Gelora Lautan Api, Bandung, Minggu (11/1/2026), sekaligus menjadi duel perebutan puncak klasemen. Sejak awal laga, Persib langsung menekan. Hasilnya terlihat menit kelima saat […]

  • Sosialisasi projek pendidikan agama islam di SMK Priority | Doc. istimewa

    Iman sebagai Pondasi Awal, UBSI Ajak Siswa SMK Priority Hadapi Arus Zaman dengan Nilai Islam dan Ihsan

    • calendar_month Jumat, 20 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Sebagai bagian dari implementasi pendidikan karakter dan dakwah kreatif di lingkungan pendidikan, kelompok mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) dari Program Studi Informatika  mengadakan kegiatan sosialisasi keagamaan pada Senin, 16 Juni 2025, pukul 09.00 WIB. Kegiatan ini berlangsung di kelas X Keperawatan dan Farmasi SMK Priority, Sukabumi, dengan tema “Iman, Islam, Ihsan: Pondasi […]

  • Semarak LKBB di Sukabumi, Ribuan Pelajar se-Jawa Barat Berkompetisi Rebut Piala Bergilir Wali Kota

    Semarak LKBB di Sukabumi, Ribuan Pelajar se-Jawa Barat Berkompetisi Rebut Piala Bergilir Wali Kota

    • calendar_month Senin, 9 Sep 2024
    • account_circle Dian
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Lomba Ketangkasan Baris Berbaris (LKBB) BSI Flash 2024 sukses digelar pada Sabtu (7/9) di Universitas BSI Sukabumi, bekerja sama dengan Komunitas Pelatih Paskibra Sukabumi (Kappas). Acara yang diikuti oleh ribuan pelajar dari berbagai SMA/SMK/sederajat se-Jawa Barat ini menjadi sorotan, menarik perhatian penonton yang sangat antusias. Dalam acara tersebut, para peserta berlomba memperebutkan berbagai […]

  • Mengatasi Fear of Failure, Mengapa Mahasiswa Takut Berbisnis?

    Mengatasi Fear of Failure, Mengapa Mahasiswa Takut Berbisnis?

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Ardila Khaylila
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Sering kali, hambatan terbesar untuk memiliki bisnis sendiri bukan berasal dari kurangnya modal atau ide. Hambatan tersebut justru muncul dari pola pikir kita sendiri. Fenomena Fear of Failure atau ketakutan akan kegagalan menjadi alasan utama mengapa banyak mahasiswa menunda langkah dan memilih bertahan di zona nyaman. Suara keraguan seperti, “Bagaimana kalau nanti rugi?” […]

  • Grebek Cluster ICONNET

    Melalui Grebek Cluster , ICONNET Beri Pelayanan Terbaik Pada Pelanggan

    • calendar_month Kamis, 15 Feb 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com, Tangerang Selatan – ICONNET, perusahaan penyedia layanan internet terkemuka, memperkuat komitmennya dalam memberikan layanan terbaik kepada pelanggan melalui program ‘Grebek Cluster’. Selain itu, kegiatan tersebut yang dilaksanakan dari tanggal 10 s/d 11 Februari 2024 di sekitar Sawangan dan Taman Manggu Pondok Aren, Tangerang Selatan, tersebut merupakan bentuk upaya untuk lebih dekat dengan para pelanggannya. […]

expand_less