Breaking News
light_mode
Beranda » Pendidikan » Urutan Proses Ibadah Haji Sesuai Ketentuan Islam Yang Benar

Urutan Proses Ibadah Haji Sesuai Ketentuan Islam Yang Benar

  • account_circle DDAMDOMM
  • calendar_month Selasa, 27 Jun 2023
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz.com, Ibadah Haji merupakan salah satu ibadah dari rukun islam yang ke-5 dan juga kewajiban bagi umat muslim di seluruh dunia. Ibadah Haji dilakukan setiap tahunnya di Makkah, Saudi Arabia. Ribuan umat muslim berbondong-bondong kesana setiap bulan Dzulhijjah untuk berdoa kepada Allah SWT.

Hukum melaksanakan ibadah haji adalah fardhu, baik laki-laki maupun perempuan. Ini sesuai dengan firman Allah dalam surat Ali Imran ayat 97 yang berbunyi

فِيْهِ اٰيٰتٌۢ بَيِّنٰتٌ مَّقَامُ اِبْرٰهِيْمَ ەۚ وَمَنْ دَخَلَهٗ كَانَ اٰمِنًا ۗ وَلِلّٰهِ عَلَى النَّاسِ حِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ اِلَيْهِ سَبِيْلًا ۗ وَمَنْ كَفَرَ فَاِنَّ اللّٰهَ غَنِيٌّ عَنِ الْعٰلَمِيْنَ

Artinya: “Di dalamnya terdapat tanda-tanda yang jelas, (di antaranya) Maqam Ibrahim. Siapa yang memasukinya (Baitullah), maka amanlah dia. (Di antara) kewajiban manusia terhadap Allah adalah melaksanakan ibadah haji ke Baitullah, (yaitu bagi) orang yang mampu mengadakan perjalanan ke sana. Siapa yang mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu pun) dari seluruh alam,”.

Adapun tatacara ibadah haji, diantaranya :

  1. Ihram: Sebelum memasuki Makkah, seorang jamaah haji harus memasuki keadaan Ihram. Ihram adalah keadaan suci yang ditandai dengan mengenakan pakaian khusus, yaitu dua helai kain putih tanpa jahitan untuk laki-laki dan pakaian yang sopan dan sederhana untuk perempuan. Di dalam keadaan Ihram, seorang jamaah harus mematuhi aturan-aturan khusus, seperti menghindari perilaku yang tidak pantas, tidak memotong rambut atau kuku, dan tidak berhubungan seksual.
  2. Tawaf: Setelah tiba di Masjidil Haram di Makkah, jamaah haji harus melakukan Tawaf, yaitu mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali mengikuti arah jarum jam. Tawaf dimulai dari Hajar Aswad, batu hitam di sudut Ka’bah, dan berakhir di titik yang sama. Selama Tawaf, jamaah haji juga mengucapkan doa dan dzikir.
  3. Sa’i: Setelah Tawaf, jamaah haji melakukan Sa’i, yaitu berlari-lari kecil atau berjalan antara bukit-bukit Safa dan Marwah sebanyak tujuh kali. Sa’i mengingatkan tentang pencarian air oleh Hajar, istri Nabi Ibrahim, untuk putranya Ismail. Jamaah haji mengucapkan doa dan dzikir saat melakukan Sa’i.
  4. Wukuf di Arafah: Pada tanggal 9 Dzulhijjah, jamaah haji melakukan wukuf di Padang Arafah. Wukuf di Arafah adalah salah satu bagian terpenting dari ibadah haji. Jamaah haji menghabiskan waktu dari waktu Dzuhur hingga Matahari terbenam berdiri atau duduk di Arafah, berdoa, memohon ampunan, dan melakukan dzikir kepada Allah SWT.
  5. Mabit di Muzdalifah: Setelah wukuf di Arafah, jamaah haji pergi ke Muzdalifah setelah matahari terbenam. Di Muzdalifah, mereka melaksanakan salat Maghrib dan Isya berjamaah, mengumpulkan kerikil untuk melempar jumrah, dan menghabiskan malam di tempat terbuka.
  6. Mina dan melempar jumrah: Di Mina, jamaah haji melempar tiga jumrah (tanda) dengan menggunakan tujuh kerikil kecil setiap kali lemparan. Jumrah yang dilempar adalah Jumrah Aqabah (jumrah besar) dan dua jumrah kecil. Tindakan ini melambangkan penolakan terhadap godaan setan.
  7. Halaq/Tahallul: Setelah menyelesaikan lemparan jumrah, jamaah haji melakukan tahallul. Tahallul adalah memotong sedikit rambut di kepala bagi laki-laki atau memotong ujung rambut sebanyak sekitar satu inci bagi perempuan, sebagai tanda keluarnya mereka dari keadaan Ihram.
  8. Tawaf Ifadah: Setelah menjalankan lemparan jumrah, jamaah haji kembali ke Masjidil Haram untuk melakukan Tawaf Ifadah. Ini adalah Tawaf yang kedua setelah wukuf di Arafah. Setelah Tawaf Ifadah, jamaah haji melakukan Sa’i kembali antara Safa dan Marwah sebanyak tujuh kali.
  9. Tawaf Wada’: Sebelum meninggalkan Makkah, jamaah haji harus melakukan Tawaf Wada’, yaitu Tawaf perpisahan. Ini adalah Tawaf terakhir sebelum meninggalkan Masjidil Haram. Setelah Tawaf Wada’, jamaah haji diharapkan kembali ke kehidupan normal mereka dan menjaga amalan dan akhlak yang baik.

Penting bagi setiap Muslim untuk mempelajari tata cara pelaksanaan ibadah haji sejak dini. Hal ini bertujuan agar saat melaksanakan haji di kemudian hari, jamaah haji dapat menjadi haji yang mabrur.

Demikian tatacara ibadah haji yang redaksi rangkum, semoga bermanfaat.

  • Penulis: DDAMDOMM

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warkop Pikop Jadi Favorit Anak Muda Sukabumi untuk Nongkrong dan WFC

    Warkop Pikop Jadi Favorit Anak Muda Sukabumi untuk Nongkrong dan WFC

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz — Warkop Pikop yang berlokasi di Jl. Citengkor–Mangkalaya, Jl. Veteran No.32, Mangkalaya, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi menjadi salah satu tempat nongkrong favorit masyarakat, khususnya kalangan anak muda, mahasiswa, dan pelajar. Warkop ini buka setiap hari mulai pukul 11.00 hingga 22.00 WIB dan selalu ramai pengunjung, terutama saat akhir pekan dan hari libur. Konsep Luas […]

  • kesehatan

    Fondasi Olahraga: Kuasai Teknik Dasar Atletik dan Senam untuk Tubuh Sehat

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Anisa Azskia
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Atletik dan senam menjadi dua cabang olahraga penting yang menopang berbagai aktivitas fisik lain. Keduanya bukan hanya menjaga kesehatan tubuh, tetapi juga melatih kekuatan, koordinasi, serta kelenturan yang berguna dalam kehidupan sehari-hari maupun prestasi olahraga. Teknik Dasar Atletik Atletik menekankan gerakan fundamental seperti berjalan, berlari, melompat, serta melempar. Pada nomor lari, teknik start […]

  • Kreasi anak

    Penuh Antusiasme Pekan Kreasi Anak Kota Sukabumi 2025 Sukses Digelar

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2025
    • account_circle Dian
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Kota Sukabumi kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap pengembangan bakat dan kreativitas anak-anak melalui penyelenggaraan Pekan Kreasi Anak 2025 pada Rabu (29/1). Bertempat di halaman Gedung Juang 45, acara ini sukses menghadirkan antusiasme tinggi dari peserta dan masyarakat. Berbagai penampilan seni dan kreativitas anak-anak menjadi daya tarik utama dalam kegiatan yang berlangsung meriah ini. Acara […]

  • Sinkronisasi HIMASA: Meningkatkan Kualitas Mahasiswa

    Sinkronisasi HIMASA: Meningkatkan Kualitas Mahasiswa

    • calendar_month Minggu, 11 Agt 2024
    • account_circle Nana
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Program Studi Sistem Informasi Akuntansi Universitas BSI Kota Sukabumi berupaya meningkatkan kualitas mahasiswa melalui kerja sama dengan HIMASA (Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi Akuntansi). Dalam rapat terbaru, Ketua Program Studi Rizal Amegia Saputra, M.Kom., memimpin diskusi untuk menyelaraskan program kerja HIMASA demi pengembangan kompetensi mahasiswa. Fokus pada Penguatan Pelatihan dan Workshop: Study Club  Rapat […]

  • Mengubah Hobi Menjadi Bisnis Bersama BSI Entrepreneur Center (BEC)

    Mengubah Hobi Menjadi Bisnis Bersama BSI Entrepreneur Center (BEC)

    • calendar_month Jumat, 11 Okt 2024
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    –Sukabumihitz- Banyak mahasiswa memiliki hobi atau kegiatan sampingan yang mereka lakukan di waktu luang. Namun, tidak banyak yang menyadari bahwa hobi tersebut sebenarnya bisa dijadikan peluang bisnis. Memulai bisnis dari hobi adalah salah satu cara paling efektif bagi mahasiswa untuk mengasah keterampilan kewirausahaan, karena mereka sudah memiliki dasar kecintaan dan minat yang kuat pada aktivitas […]

  • notes

    Digital Notes vs. Catatan Tangan: Mana yang Bikin Mahasiswa Lebih Fokus?

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Shinta Septi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Dunia perkuliahan kini tak lagi identik dengan buku tebal dan pulpen. Mahasiswa semakin sering membawa laptop atau tablet untuk mencatat, menggambar mind map, bahkan merekam suara dosen. Perubahan gaya mencatat dengan digital notes menunjukkan bahwa mahasiswa modern mencari cara paling efisien untuk memahami materi, bukan sekadar menyalin kata demi kata. Baik catatan digital maupun […]

expand_less