Breaking News
light_mode
Beranda » Hiburan » Film » Dilanjutkan Salah Disudahi Perih : Ketika Rujuk Tak Semudah Cinta Pertama

Dilanjutkan Salah Disudahi Perih : Ketika Rujuk Tak Semudah Cinta Pertama

  • account_circle Ina haryani
  • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Setelah melewati masa penantian panjang, film Dilanjutkan Salah, Disudahi Perih mulai tayang di bioskop seluruh Indonesia pada (25/9). Soex Entertainment bersama Drias Production memproduksi film ini, dengan Benni Setiawan mengambil peran sebagai sutradara dan Garin Nugroho menulis naskahnya. Film itu segera menarik perhatian publik serta media, berkat kombinasi tema cinta dan isu keagamaan yang kuat relevan.

Deretan Pemain dan Suara Kritikus Awal

Film ini menampilkan Mikha Tambayong sebagai Alfa dan Kevin Ardilova sebagai Darian, sedangkan Ibrahim Risyad mengambil peran sebagai Zainun, suami kontrak sementara Alfa. Tissa Biani juga tampil sebagai karakter pendukung penting, terutama sebagai sosok Intan yang turut memicu dinamika cinta dan kecemburuan.

Mengutip Kumparan, gala premiere dan penayangan awal di sejumlah kota mendapat respons positif dari penonton. Banyak yang menilai dialog serta nuansa basa Sunda menghadirkan warna khas, selaras dengan latar budaya Nusantara.

Alur Cerita: Cinta, Patah, dan Rujuk dalam Bingkai Hukum Agama

Secara garis besar, Salah, Sudahi Perih bercerita tentang Alfa dan Darian, pasangan muda yang berpisah usai konflik menumpuk. Saat keinginan rujuk muncul, aturan talak tiga menghalangi: Alfa tak bisa menikah lagi dengan Darian tanpa syarat khusus.

Baca juga: Love Untangled: Romansa Remaja 1998 Siap Membius Penonton Global

Dalam konteks itu, Zainun hadir sebagai pilihan “suami sementara” untuk memenuhi syarat rujuk. Namun, kehadiran Zainun menjadi pemantik konflik emosional: Darian yang masih mencintai Alfa merasa cemas dan terus memantau sementara Alfa sendiri terombang-ambing antara masa lalu dan realitas baru.

Evaluasi Awal dan Peluang Film

Penonton awal dan kritikus menunjukkan bahwa kekuatan terbesar Dilanjutkan Salah, Disudahi Perih terletak pada kedalaman konflik emosional yang dihadirkan lewat karakter-karakter rentan dan fenomena budaya yang diangkat. Tema seperti talak tiga, rujuk, dan cinta menghadapi ujian komitmen agama hingga menghadirkan energi emosional yang kuat.

Namun, ada catatan bahwa keseimbangan drama dan komedi kadang tipis beberapa penonton menilai beberapa adegan terlalu ringan lalu membandingkannya dengan konflik berat yang dibawa film ini.

Secara komersial, film ini berpotensi meraih antusiasme tinggi di kota-kota besar yang penduduknya peduli dengan tema agama dan hubungan rumah tangga, terutama kalangan muda.Jika tim memasarkan dan mendistribusikan dengan baik melalui media sosial maupun komunitas keagamaan, film Salah, Sudahi Perih berpotensi menjadi film romantis religius terkuat 2025.

Rilis (25/9), film Salah, Sudahi Perih hadir sebagai sinema Indonesia berani menyentuh cinta, agama, dan realitas manusia. Drama emosional berpadu dengan humor ringan, Garin Nugroho, Benni Setiawan, dan para aktor memperkuat kolaborasi yang menghadirkan harapan tinggi.

Baca juga: Siap-siap Tisu! Film Animasi Ini Bisa Bikin Kamu Menangis Tersedu

  • Penulis: Ina haryani

Rekomendasi Untuk Anda

  • beasiswa

    Berawal dari Beasiswa, Rangga Pebrianto Kini Wujudkan Mimpi Kuliah S3 di IPB

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Dian
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Bekasi – Siapa pun bisa mewujudkan mimpinya asal mau berjuang dan tidak putus asa. Itulah yang dilakukan Rangga Pebrianto, alumni Universitas BSI, yang kini melanjutkan pendidikan doktoral di Institut Pertanian Bogor (IPB) dengan Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI). Perjuangan Rangga menginspirasi banyak mahasiswa ketika ia hadir sebagai pembicara dalam Indonesia Cerdas Fest 2025 yang […]

  • Bukan Mahasiswa Sistem Informasi Kalau Gak Punya Solusi!

    Bukan Mahasiswa Sistem Informasi Kalau Gak Punya Solusi!

    • calendar_month Minggu, 25 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Di era digital saat ini, kemampuan untuk menemukan solusi atas berbagai masalah teknologi dan bisnis menjadi hal yang sangat dibutuhkan. Mahasiswa Sistem Informasi dikenal memiliki keahlian tersebut. Di Universitas BSI Sukabumi, julukan “bukan mahasiswa SI namanya kalau gak punya solusi” bukan sekadar slogan, tetapi telah menjadi identitas yang terbentuk dari proses pembelajaran yang […]

  • PLN Icon Plus Raih Skor Tertinggi dalam Pengungkapan Informasi di ARA 2023

    PLN Icon Plus Raih Skor Tertinggi dalam Pengungkapan Informasi di ARA 2023

    • calendar_month Senin, 14 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com, Jakarta– PLN Icon Plus kembali meraih prestasi gemilang dengan menerima penghargaan dalam ajang Annual Report Award (ARA) 2023. Acara yang berlangsung di Main Hall Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, pada Kamis (10/10/2024) ini, memberikan penghargaan kepada PLN Icon Plus sebagai perusahaan dengan peningkatan skor tertinggi dalam pengungkapan informasi. Penghargaan ini menegaskan komitmen perusahaan dalam […]

  • Tren Sleepmaxxing Viral di TikTok, Benarkah Efektif?

    Tren Sleepmaxxing Viral di TikTok, Benarkah Efektif?

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle Ardila Khaylila
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com – Belakangan ini, media sosial, khususnya TikTok, ramai membahas istilah sleepmaxxing. Tren gaya hidup ini menarik perhatian karena berfokus pada peningkatan kualitas tidur agar tubuh terasa lebih segar saat bangun. Banyak kreator konten membagikan rutinitas sleepmaxxing, mulai dari mengurangi penggunaan ponsel sebelum tidur hingga menciptakan suasana kamar yang nyaman. Lantas, apa sebenarnya sleepmaxxing dan […]

  • waktu

    Prioritaskan Energi, Bukan Jadwal Padat: Pentingnya Mengenal Jam Biologis

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Neng Merly
    • 0Komentar

     Sukabumihitz – Selama puluhan tahun, orang menilai produktivitas berdasarkan seberapa disiplin mereka mengikuti kalender kerja. Namun, praktik efisiensi kerja modern menunjukkan bahwa manajemen waktu konvensional mulai kehilangan relevansi. Konsep audit energi menekankan bahwa setiap individu mengalami fluktuasi biologis yang menentukan kapan otak dan tubuh mencapai performa puncak. Menyusun jadwal padat tanpa memperhatikan tingkat energi mental […]

  • Kereta

    Jadwal Baru KA Siliwangi Mulai 1 Februari 2025, Simak Perubahan Penting dan Cara Pembelian Tiket

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2025
    • account_circle Dian
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Mulai 1 Februari 2025, perjalanan Kereta Api (KA) Siliwangi rute Sukabumi-Cipatat akan menggunakan jadwal baru sesuai dengan penerapan Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2025. Gapeka merupakan pedoman utama untuk mengatur operasional perjalanan kereta, termasuk waktu keberangkatan, kedatangan, persilangan, dan kecepatan kereta. Sistem ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pengendalian perjalanan kereta api. Menurut Ayep, […]

expand_less