Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Bidaah, Drama Malaysia yang Viral di Indonesia karena Ungkap Praktik Sesat Berkedok Agama

Bidaah, Drama Malaysia yang Viral di Indonesia karena Ungkap Praktik Sesat Berkedok Agama

  • account_circle Redaksi Smi
  • calendar_month Senin, 7 Apr 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Serial drama Malaysia Bidaah langsung mencuri perhatian penonton Indonesia sejak tayang perdana di platform streaming Viu pada awal Maret 2025. Dengan mengangkat tema berani seputar sekte keagamaan dan manipulasi ajaran spiritual, drama ini cepat menyebar di media sosial dan memicu berbagai reaksi publik.

Sutradara Pali Yahya menggandeng Rumah Karya Citra untuk menghadirkan drama berdurasi 30 menit per episode ini. Penonton bisa menyaksikan total 15 episode yang tayang setiap Kamis hingga Sabtu selama bulan Ramadan.

Kisah Sekte dan Perjuangan Melawan Kepalsuan Agama

Drama ini menceritakan perjalanan Baiduri (Riena Diana), seorang gadis muda yang terus-menerus mendapat tekanan dari ibunya, Kalsum (Fazlina Ahmad Daud). Sang ibu memaksanya bergabung dengan Jihad Ummah, sebuah sekte keagamaan yang dipimpin oleh Walid Muhammad (Faizal Hussein), sosok karismatik yang menyimpan banyak kejanggalan.

Sejak bergabung, Baiduri mulai mencurigai praktik-praktik aneh yang dibalut sebagai ritual keagamaan. Ia menyaksikan pemaksaan pernikahan, kepatuhan membabi buta, hingga upacara yang mengharuskan pengikut meminum air bekas cucian kaki Walid.

Kondisi semakin kompleks saat Hambali (Fattah Amin), putra Walid, pulang dari Yaman. Hambali tidak langsung menerima ajaran ayahnya dan justru menunjukkan rasa ingin tahu terhadap kebenaran. Ia kemudian mendekati Baiduri, dan keduanya merancang upaya untuk membongkar kebusukan yang tersembunyi di balik sekte tersebut.

Walid Muhammad Sosok Antagonis yang Mencuri Perhatian Warganet

Aktor senior Faizal Hussein berhasil membawakan karakter Walid Muhammad dengan sangat meyakinkan. Ia menampilkan sosok pemimpin spiritual yang menipu banyak orang lewat pesona dan retorika. Namun di balik wajah suci itu, Walid menyimpan ambisi dan manipulasi yang mengerikan.

Salah satu dialog Walid, โ€œPejamkan mata, bayangkan muka Walid,โ€ menjadi viral di TikTok dan Instagram. Banyak warganet menjadikan kutipan tersebut sebagai bahan meme dan video parodi.

Adegan yang melibatkan Ummi Rabiatul (Vanidah Imran) juga tak kalah kontroversial. Dalam adegan tersebut, ia tampak menyentuh janggut Walid dengan kakinya. Meskipun terlihat provokatif, Faizal Hussein menegaskan bahwa adegan itu hanya hasil teknik pengambilan gambar, tanpa sentuhan fisik antara para pemain.

Baca juga: Film Conclave : Membedah Drama Politik Gereja yang Menegangkan

Respons Publik dan Tindakan Otoritas Agama

Banyak penonton mengkritik sejumlah adegan karena dianggap melanggar norma agama. Jabatan Kemajuan Islam Malaysia (JAKIM) merespons keluhan tersebut dengan memberikan teguran kepada tim produksi. Mereka meminta beberapa adegan dihapus untuk menjaga nilai-nilai keislaman.

Menanggapi kritik tersebut, tim produksi menyatakan kesediaannya untuk menyunting adegan-adegan yang dianggap tidak pantas. Meski demikian, mereka tetap mempertahankan inti cerita yang bertujuan mengedukasi publik tentang bahaya ajaran sesat.

Deretan Pemeran dan Tim Produksi Solid di Balik Bidaah

Selain Faizal Hussein dan Fattah Amin, drama ini menampilkan sederet aktor dan aktris populer, antara lain:

  • Riena Diana sebagai Baiduri

  • Vanidah Imran sebagai Ummi Rabiatul

  • Fazlina Ahmad Daud sebagai Kalsum

  • Hasnul Rahmat sebagai Abi Saifullah

  • Nur Fathia Latiff, Marissa Yasmin, dan Malia Baby

Eirma Fatima menulis naskah drama ini dengan pendekatan emosional yang kuat. Sejak penayangan perdananya, Bidaah berhasil menjaring jutaan penonton lintas negara dan menciptakan perbincangan luas.

Bidaah bukan hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memantik kesadaran publik terhadap bahaya penyelewengan ajaran agama. Dengan narasi yang kuat, akting yang memikat, dan keberanian dalam menyentuh isu sensitif, drama ini pantas mendapat tempat di hati penonton Asia Tenggara.

Baca juga: Kontroversi Plagiarisme โ€˜The Lion Kingโ€™

  • Penulis: Redaksi Smi

Rekomendasi Untuk Anda

  • iPhone 16 Resmi Hadir di Indonesia: Inovasi Terbaru untuk Pasar Premium

    iPhone 16 Resmi Hadir di Indonesia: Inovasi Terbaru untuk Pasar Premium

    • calendar_month Jumat, 11 Apr 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Apple resmi memperkenalkan lini terbaru iPhone 16 di Indonesia Pada Kamis (11/4). Langkah ini memperkuat komitmen Apple dalam memperluas kehadiran pada segmen pasar premium Asia Tenggara, khususnya Indonesia. iPhone 16 kini tersedia melalui gerai resmi seperti iBox dan Digimap, menawarkan inovasi teknologi terbaru sekaligus menegaskan citra eksklusif khas Apple. Keputusan Apple untuk menghadirkan […]

  • Trik Cerdas! Tim Prodi Sistem Informasi Ajarkan Cara Gunakan AI untuk Konten Digital Praktis

    Trik Cerdas! Tim Prodi Sistem Informasi Ajarkan Cara Gunakan AI untuk Konten Digital Praktis

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle Aulia Ramadhani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Pemanfaatan kecerdasan buatan untuk membuat konten digital kini semakin mudah dipelajari. Hal itu terlihat dalam pelatihan AI yang digelar untuk unsur PKK Desa Karangtengah oleh Program Studi Sistem Informasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Sukabumi pada Sabtu (15/11). Acara berlangsung di Aula Kantor Desa Karangtengah dan menekankan pembelajaran materi AI secara praktis, […]

  • gagal utbk

    Gagal UTBK Bukan Akhir Segalanya! Masih Ada Kesempatan Raih Beasiswa Kuliah

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Rahma Putri
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Beberapa minggu telah berlalu sejak pengumuman UTBK. Sebagian siswa mungkin sudah mantap menentukan kampus tujuan, namun tidak sedikit yang masih berada dalam persimpangan. Ada yang belum lolos ke perguruan tinggi yang diharapkan, ada pula yang berhasil lolos tetapi terkendala biaya kuliah yang cukup besar. Di tengah situasi tersebut, banyak calon mahasiswa mulai mencari […]

  • Area peternakan kambing di Indo Natural Farm Sukabumi | Sumber: indonaturalfarm

    Wisata Alam Edukatif untuk Keluarga di Indo Natural Farm Sukabumi

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle Lusi Mardiana
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Sukabumi tak hanya kaya akan panorama alam, tapi juga menawarkan wisata edukatif yang sayang untuk dilewatkan. Salah satu yang mencuri perhatian adalah Indo Natural Farm, destinasi yang memadukan rekreasi, pembelajaran, dan nuansa pedesaan yang asri. Berlokasi di Kampung Gunung Leutik, Desa Cijambe Girang, Kecamatan Cisaat, tempat ini buka setiap hari pukul 07.30โ€“16.30 WIB. […]

  • asing

    Belajar Bahasa Asing Tanpa Kursus, Tetap Efektif dengan Cara Ini

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle Neng Merly
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Di era globalisasi, menguasai bahasa asing menjadi modal penting untuk bersaing di dunia kerja dan pendidikan. Meski tidak semua orang punya waktu atau biaya untuk ikut kursus, belajar bahasa asing secara mandiri tetap bisa menghasilkan hasil maksimal jika menerapkan strategi yang tepat. Konsisten Berlatih Setiap Hari Belajar mandiri menuntut disiplin tinggi. Seseorang yang […]

  • Prof. Rokhmin: Ciri Negara Maju Punya Perguruan Tinggi yang Bagus, Top, dan Berkelas Dunia ย ย 

    Prof. Rokhmin: Ciri Negara Maju Punya Perguruan Tinggi yang Bagus, Top, dan Berkelas Dunia ย ย 

    • calendar_month Rabu, 25 Okt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com, Surabaya– Menjadi tamu kehormatan pada Acara Pengukuhan Guru Besar di Unair (Universitas Airlangga) Surabaya , Rabu 25 Oktober 2023 jam 08.30 – 12.00, Prof Rokhmin Dahuri diminta memberikan sambutan dan ucapan selamat pada Sidang Senat Akademik. Dalam sambutannya, guru besar FPIK IPB University Prof.Rokhmin Dahuri mengatakan, negara yang maju dan adalah negara yang mempunyai […]

expand_less