Kesehatan

Skoliosis: Mengenal Gejala, Dampak, dan Pentingnya Deteksi Dini

19
×

Skoliosis: Mengenal Gejala, Dampak, dan Pentingnya Deteksi Dini

Sebarkan artikel ini
Mengenal Skoliosis: Saat Tulang Belakang Melengkung Secara Abnormal| Sumber: Alodok
Pentingnya Deteksi Skoliosis Sejak dini |Sumber: Alodok

Sukabumihitz– Tulang belakang memang umumnya melengkung dengan cara yang alami, namun jika kelengkungannya tidak sesuai dengan pola normal, bisa dipastikan ada masalah pada tulang belakang kita. Salah satu penyakit yang terkait dengan kelainan ini adalah Skoliosis. Skoliosis adalah kelainan yang menyebabkan tulang belakang melengkung secara abnormal, membentuk seperti huruf “S” atau “C”.

Penyakit ini umumnya sering menyerang anak-anak usia 10 tahun ke atas, meskipun juga dapat terjadi pada orang dewasa. Dalam banyak kasus, skoliosis bisa ringan dan tidak membutuhkan perawatan intensif. Namun, jika kelengkungannya semakin memburuk, gejala-gejala tertentu dapat muncul, seperti nyeri punggung atau kesulitan bernapas.

Gejala Skoliosis

Gejala skoliosis bisa bervariasi, tergantung tingkat keparahan kelengkungan. Beberapa gejala yang sering terjadi meliputi:

1. Punggung Terlihat Cekung atau Menjulang
Pada penderita skoliosis, punggung sering kali tampak tidak rata. Salah satu sisi tubuh bisa lebih tinggi atau lebih menonjol dibandingkan sisi lainnya.

2. Postur Tubuh Tidak Seimbang
Seseorang dengan skoliosis mungkin terlihat cenderung miring atau tengkurap pada satu sisi tubuhnya, yang membuat postur tubuhnya tampak tidak seimbang.

3. Nyeri Punggung
Salah satu keluhan umum adalah rasa sakit atau ketidaknyamanan pada punggung atau leher, terutama setelah beraktivitas fisik. Nyeri ini bisa semakin parah seiring dengan bertambahnya tingkat kelengkungan.

Baca juga: Sering Kram Kaki? Inilah 5 Penyebab dan Solusi Efektifnya

4. Punggung atau Bahu Tidak Rata
Pada beberapa orang dengan skoliosis, salah satu bahu bisa tampak lebih tinggi daripada yang lainnya, atau salah satu sisi punggung bisa lebih menonjol. Ini bisa mengindikasikan kelainan pada tulang belakang.

5. Kesulitan Bernapas (Pada Kasus Parah)
Jika kelengkungan tulang belakangnya cukup parah, ruang untuk paru-paru bisa terkompresi, yang dapat menyebabkan kesulitan bernapas. Ini adalah kondisi yang cukup serius dan memerlukan perhatian medis segera.

6. Kaki Tidak Sama Panjangnya
Pada beberapa kasus skoliosis, ketidakseimbangan pada tulang belakang bisa menyebabkan kaki terlihat tidak sama panjang, yang dapat mengganggu postur tubuh dan aktivitas sehari-hari.

Skoliosis ringan biasanya tidak menimbulkan gejala berat, namun jika kelengkungannya parah, bisa menyebabkan nyeri atau kesulitan bernapas yang memerlukan perawatan medis. Deteksi dini sangat penting untuk mencegah komplikasi lebih lanjut. Jika Anda atau anak Anda menunjukkan gejala, segera konsultasikan ke dokter.

Baca juga: Nyeri Sendi Tak Tertahankan? Waspadai Gejala Asam Urat Tinggi dan Temukan Solusi Ampuhnya!