Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » 23 Ribu Jiwa Terdampak, Kerugian Bencana Sukabumi Hampir Rp 200 Miliar

23 Ribu Jiwa Terdampak, Kerugian Bencana Sukabumi Hampir Rp 200 Miliar

  • account_circle Redaksi Smi
  • calendar_month Kamis, 19 Des 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

sukabumihitz– Bencana alam besar yang melanda Kabupaten Sukabumi pada awal Desember 2024 menimbulkan kerugian hampir Rp 200 miliar. Peristiwa ini berdampak pada 39 kecamatan yang ada di wilayah tersebut.

Mengutip dari sukabumiupdate Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, menyampaikan estimasi tersebut setelah rapat koordinasi penanganan bencana di Pendopo Sukabumi, Selasa (17/12/2024). “Belum dihitung (pasti kerugian).
Tapi (pembahasan di rapat koordinasi), hampir mendekati Rp 200 miliar atau Rp 180 miliar lebih,” ujarnya.

Pendataan kerusakan infrastruktur masih berlangsung.Sebanyak 36 kecamatan kini memasuki masa transisi dari Tanggap Darurat Bencana (TDB), sementara tiga kecamatan, yaitu Kalibunder, Pabuaran, dan Tegalbuleud, tetap berstatus TDB.

“Saran Pak Direktur BNPB, ada beberapa kriteria yang bisa dipakai. Hasilnya secara data dan evaluasi, ada tiga kecamatan yang di posisi zonanya tidak transisi, tapi masih darurat bencana. Jadi tiga kecamatan ini Kalibunder, Tegalbuleud, dan Pabuaran. Yang lain (36 kecamatan) masuk zona transisi selama tiga bulan,” jelas Marwan.

Baca juga: Sungai Cikaso Meluap, Enam Mobil Minibus Terseret Banjir Bandang di Sagaranten

Hingga Selasa (17/12/2024) pukul 17.00 WIB, sebanyak 205 desa di Kabupaten Sukabumi terdampak bencana. Total 23.318 jiwa merasakan dampaknya, dengan 8.736 orang mengungsi, 10 warga meninggal dunia, dan dua lainnya masih  hilang.

Kerusakan meluas ke 3.758 rumah rusak ringan, 1.588 rumah rusak sedang, dan 3.548 rumah rusak berat. Infrastruktur juga terdampak, termasuk 126 titik jalan dan 29 jembatan, sebagian masih dalam perbaikan. Selain itu, 17 tembok penahan tanah, 110 saluran air, 27 tempat ibadah, 15 sekolah, dan 1.009 hektare lahan pertanian mengalami kerusakan.

Para Korban bencana tersebut membutuhkan bantuan mendesak, seperti makanan siap saji atau sembako, perlengkapan bayi, air mineral, obat-obatan, dan keperluan sekolah. Puluhan puskesmas serta fasilitas kesehatan juga aktif memberikan pelayanan kepada warga terdampak.

Baca juga: Cuaca Ekstrem di Warungkiara, Hujan dan Angin Kencang Sebabkan Kerusakan Parah

  • Penulis: Redaksi Smi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cuan dari Platform Digital? Kenali Pentingnya NIB bagi Content Creator

    Cuan dari Platform Digital? Kenali Pentingnya NIB bagi Content Creator

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Shinta Septi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com, Menjadi content creator kini bukan lagi sekadar hobi. Banyak kreator memperoleh penghasilan dari berbagai platform digital melalui iklan, afiliasi, endorsement, penjualan produk digital, hingga kerja sama dengan berbagai merek. Perkembangan tersebut menjadikan content creator sebagai bagian dari pelaku usaha di era ekonomi digital. Perkembangan ekonomi digital mendorong content creator untuk tidak hanya fokus menghasilkan […]

  • Wi-Fi vs Data Seluler

    Wi-Fi vs Data Seluler : Mana yang Lebih Baik dan Aman?

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Dalam era digital saat ini, akses internet menjadi kebutuhan utama bagi banyak orang. Dua pilihan utama untuk terhubung ke internet adalah menggunakan Wi-Fi atau data seluler. Namun, mana yang lebih baik dan aman? Untuk menjawab pertanyaan ini, kita perlu membandingkan kedua opsi berdasarkan beberapa faktor utama, seperti kecepatan, biaya, keamanan, dan kenyamanan. Kecepatan […]

  • Donat Lembut dengan Topping Kekinian yang Siap Bikin Kamu Ketagihan| Sumber: istockphoto.com

    Donat Lembut dengan Topping Kekinian yang Siap Bikin Kamu Ketagihan

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Lusi Mardiana
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Donat menjadi salah satu camilan manis yang banyak orang pilih, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Adonannya sederhana, terdiri dari tepung terigu, gula, telur, ragi, dan mentega. Di Sukabumi, berbagai gerai donat terus bermunculan sehingga masyarakat bisa menemukan camilan ini dengan mudah dan menjadikannya pilihan saat ingin makanan cepat dan menggugah selera. Bentuk […]

  • Prancis Paraguay

    Paraguay Bertahan Mati-matian, Prancis Tetap Melaju ke Perempat Final

    • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
    • account_circle Rizky Akbar
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com – Timnas Prancis memastikan langkah ke babak perempat final Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Paraguay dengan skor tipis 1-0 pada laga babak 16 besar di Lincoln Financial Field, Philadelphia, Minggu (5/7/2026) WIB. Gol tunggal Kylian Mbappe dari titik penalti menjadi pembeda dalam pertandingan yang berlangsung ketat. Prancis langsung menguasai permainan sejak awal laga. Les […]

  • Gap year atau langsung kuliah? Keduanya pilihan berani, tergantung tujuan dan kesiapan

    Gap Year: Pilihan Berani atau Buang Waktu?

    • calendar_month Minggu, 8 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Di tengah persaingan pendidikan dan karier yang semakin ketat, istilah gap year semakin populer di kalangan pelajar dan mahasiswa. Gap year merupakan jeda waktu yang sengaja diambil setelah lulus sekolah atau kuliah sebelum melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya atau memasuki dunia kerja. Namun, apakah mengambil gap year adalah keputusan yang tepat atau justru […]

  • Bukan Sekadar Lagu, “Rabun Jauh” Bernadya Jadi Cerita Banyak Orang

    Bukan Sekadar Lagu, “Rabun Jauh” Bernadya Jadi Cerita Banyak Orang

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Rifa Fitriyani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz — Lagu Rabun Jauh dari Bernadya langsung menarik perhatian publik sejak rilis pada 13 April 2026. Lagu ini cepat menempati posisi trending di berbagai platform musik dan ramai dibicarakan, terutama di kalangan anak muda. Bernadya menghadirkan nuansa melankolis yang kuat melalui lagu ini. Ia merangkai cerita tentang perasaan yang kabur, hubungan yang tidak pasti, […]

expand_less