Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Workshop DICO Sukabumi Bongkar Rahasia Desainer Handal

Workshop DICO Sukabumi Bongkar Rahasia Desainer Handal

  • account_circle Ardila Khaylila
  • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz DICO Sukabumi menggelar Workshop Graphic Design bertajuk “Visual Storytelling: Strategi Visual untuk Event dan Promosi” di Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Sukabumi, Sabtu (13/6/2026). Kegiatan ini menghadirkan Iyad Supriadin, Project Manager KIAN Sukabumi, sebagai narasumber. Ia membagikan wawasan dan pengalaman tentang desain grafis kepada peserta dari organisasi mahasiswa, unit kegiatan mahasiswa (UKM), serta masyarakat umum.

Workshop ini mengangkat tema visual storytelling sebagai strategi komunikasi visual untuk mendukung promosi kegiatan dan publikasi organisasi. Selain menyampaikan materi, Iyad juga mengajak peserta mengikuti sesi praktik desain secara langsung.

Baca Juga: Global Youth Congress 2026, UBSI Raih Kesempatan Tampil di Forum Dunia

Tantangan Pemula dalam Dunia Desain

Tantangan Awal Bagi Pemula di Dunia Desain | Sumber: Dok. Istimewa

Usai kegiatan, Iyad menjelaskan bahwa keterbatasan perangkat masih menjadi tantangan bagi banyak pemula di bidang desain grafis. Menurutnya, tidak semua peserta memiliki laptop atau perangkat yang mendukung proses desain secara maksimal.

“Sekarang tantangannya ada pada perangkat. Tidak semua orang memiliki akses ke perangkat yang lebih profesional seperti laptop. Banyak yang masih menggunakan ponsel untuk membuat desain. Selain itu, sebagian peserta juga masih baru mengenal berbagai tools desain,” ujarnya.

Meski begitu, Iyad melihat peserta telah memiliki kemampuan dasar yang cukup baik. Menurutnya, mereka hanya perlu lebih sering berlatih agar kemampuan desain terus berkembang.

Ia juga menegaskan bahwa jam terbang menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas seorang desainer. Semakin sering seseorang berkarya dan mencoba berbagai konsep visual, semakin luas pengalaman yang mereka miliki.

Antusiasme Peserta Jadi Pengalaman Berharga

Selain membahas tantangan, Iyad juga mengapresiasi antusiasme peserta selama workshop berlangsung. Peserta berasal dari berbagai organisasi mahasiswa, UKM, hingga masyarakat umum.

“Kesannya luar biasa karena audiensnya kompak. Dari berbagai media kampus, ormawa, UKM, dan juga dari luar kampus hadir dengan antusias. Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi saya,” katanya.

Iyad mengaku kegiatan tersebut menjadi pengalaman pertamanya berbagi materi di hadapan mahasiswa. Karena itu, ia berusaha menyampaikan materi dengan cara yang mudah orang pahami sekaligus memberikan panduan praktik desain.

Ia juga mengingatkan peserta agar tidak mudah menyerah saat belajar desain grafis. Menurutnya, banyak orang hanya melihat hasil akhir sebuah karya tanpa mengetahui proses panjang di baliknya.

“Orang lain tidak melihat usaha yang kita lakukan. Mereka hanya melihat hasil akhirnya. Padahal, seorang desainer bisa menghabiskan waktu berjam-jam mencari referensi, mengatur elemen desain, bahkan menyusun copywriting yang tepat,” jelasnya.

Bangun Kepercayaan Diri dalam Berkarya

Membangun Rasa Percaya Diri untuk Berkarya | Sumber: Dok. Istimewa

Karena itu, Iyad mengajak peserta untuk terus berlatih dan memperbanyak pengalaman. Menurutnya, setiap desainer profesional juga memulai perjalanan dari tahap belajar.

Baca Juga: Mahasiswa Baru Antusias Ikuti Workshop AI, Siap Berkembang Aktif di Dunia Perkuliahan

Menutup wawancara, Iyad berharap peserta dapat memanfaatkan ilmu dari workshop untuk mengelola website dan media sosial organisasi secara lebih profesional. Selain itu, ia menekankan pentingnya menyusun guideline desain agar identitas visual organisasi tetap konsisten meski terjadi pergantian kepengurusan.

“Semoga peserta bisa lebih profesional dalam mengelola website dan media sosial organisasi. Jangan lupa membuat guideline desain karena identitas visual yang konsisten menjadi salah satu ciri organisasi yang profesional,” pungkasnya.

Workshop ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk mempelajari visual storytelling, meningkatkan keterampilan desain grafis, serta memahami pentingnya pengalaman dan konsistensi dalam menghasilkan karya visual yang berkualitas.

  • Penulis: Ardila Khaylila

Rekomendasi Untuk Anda

  • literasi digital

    Rahasia Mahasiswa Cerdas: Menguasai Literasi Digital Kritis di Era Hoaks

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Di era digital, mahasiswa dan siswa menggunakan internet hampir setiap saat. Mereka membuka media sosial, mencari informasi lewat mesin pencari, hingga membaca berita di portal online. Aktivitas itu terasa mudah, tetapi sering dilakukan tanpa memerhatikan kualitas informasi. Banyak yang hanya menerima dan membagikan konten begitu saja. Karena itu, setiap pelajar perlu menguasai keterampilan […]

  • Almira

    Lulusan Bisnis Digital, Almira Berani Tembus Batas dan Tak Gentar Hadapi Tantangan!

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Nana
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Cyber University yang dikenal sebagai Kampus Fintech Pertama di Indonesia kembali mengangkat sisi inspiratif dari salah satu alumninya. Ia adalah Almira, lulusan Program Studi Bisnis Digital angkatan 2019 yang telah menyelesaikan studinya pada 2023. Kini, Almira menjadi representasi generasi muda yang adaptif, kolaboratif, dan siap menghadapi tantangan global. Mengusung semangat “berani eksplorasi, aktif […]

  • Mengenang Perjuangan Kartini di Sukabumi: Diskusi dan Kolaborasi untuk Kesetaraan

    Mengenang Perjuangan Kartini di Sukabumi: Diskusi dan Kolaborasi untuk Kesetaraan

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Dalam rangka memperingati Hari Kartini, acara bertajuk “Habis Gelap Terbitlah Terang” sukses digelar oleh Sukabumi Stories bekerja sama dengan Kejar Mimpi Sukabumi pada Sabtu(26/04). Bertempat di Bumi Arsa, Sukabumi, kegiatan ini berlangsung dari pukul 08.30 hingga 12.00 WIB dan menyuguhkan diskusi mendalam seputar perjuangan R.A. Kartini, emansipasi perempuan, serta pentingnya kolaborasi antara laki-laki […]

  • "Upin & Ipin Universe” – Game Open-World Ramah Anak Pertama dari Asia Tenggara Siap Hadir Global | Sumber : Kompasiana.com

    Pertama di Asia Tenggara! Game Open-World Upin & Ipin Siap Gegerkan Dunia

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle Anita Rahmawati
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Les’ Copaque Production bersama Streamline Studios dengan bangga mengumumkan perilisan global game “Upin & Ipin Universe” – sebuah game open-world eksploratif pertama dari Asia Tenggara yang mengangkat budaya lokal ke dalam dunia interaktif modern. Game ini akan tersedia di platform Nintendo Switch, PlayStation 4 & 5, serta PC (Steam & Epic Games Store) […]

  • The Conjuring

    Saga Horor Terbesar Akan Berakhir! Nantikan The Conjuring: Last Rites September Ini

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle LIL
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Para penggemar horor segera siap-siap! Film The Conjuring: Last Rites karya Michael Chaves akan segera menghantui layar bioskop tahun ini. Film ini akan membawa kita fokus pada kasus paling kelam yang ditangani oleh pasangan paranormal Ed dan Lorraine Warren. The Conjuring: Last Rites akan tayang perdana di bioskop Amerika Serikat pada 5 September […]

  • Alice Revamp di Patch 1.9.98: Kebangkitan Ratu Kegelapan Mobile Legends | Sumber : Metaco

    Alice Bangkit! Revamp Besar di Patch 1.9.98 Membuatnya Makin Ganas di Land of Dawn

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Anita Rahmawati
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Mobile Legends: Bang Bang kembali mengejutkan para pemain dengan update besar-besaran di patch 1.9.98. Kali ini, giliran Alice, sang Ratu Kegelapan, yang mendapat revamp total—bukan cuma dari segi tampilan, tapi juga mekanisme gameplay-nya. Hero mage klasik ini kini berubah drastis dari sosok sustain mage berbasis mana, menjadi monster teamfight tanpa batasan mana yang […]

expand_less