Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Pendakian Gunung Gede Ditutup Sementara Mulai 3 April Akibat Peningkatan Aktivitas Vulkanik

Pendakian Gunung Gede Ditutup Sementara Mulai 3 April Akibat Peningkatan Aktivitas Vulkanik

  • account_circle Redaksi Smi
  • calendar_month Kamis, 3 Apr 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP) menutup sementara pendakian Gunung Gede Pangrango mulai 3 hingga 7 April 2025. Akun Instagram @bbtn_gn_gedepangrango mengunggah kabar ini, Rabu, 2 April 2025.

Pihak berwenang menutup pendakian karena terjadi peningkatan gempa vulkanik di Gunung Gede. Berdasarkan siaran pers Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), kebijakan ini berlaku sampai ada informasi lebih lanjut hasil pemantauan Badan Geologi.

“Kepada para calon pendaki yang sudah melakukan pendaftaran pada tanggal 3 April 2025 dan seterusnya agar dapat melakukan reschedule atau perubahan jadwal,” tulis keterangan.

Mengutip tempo.co, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan peningkatan signifikan aktivitas vulkanik Gunung Gede. Dalam enam jam terakhir, tercatat 21 kali gempa vulkanik dalam (VA), jauh di atas rata-rata harian bulan sebelumnya.

Baca juga: Antisipasi Lonjakan Arus Mudik, 884 Personel Gabungan Disiapkan Amankan Lebaran 2025 di Sukabumi

PVMBG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi letusan freatik dan embusan gas beracun.

Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Muhammad Wafid mengatakan lonjakan aktivitas kegempaan ini cukup signifikan dibandingkan kondisi sebelumnya.

“Pada 1 April 2025, antara pukul 00.00 hingga 06.00 WIB, terjadi 21 kali gempa vulkanik dalam. Sebagai perbandingan, rata-rata harian selama Maret 2024 hanya 0-1 kejadian,” ujar Wafid dalam keterangan tertulis, Rabu.

Menurutnya, peningkatan aktivitas ini menunjukkan adanya tekanan yang meningkat di dalam tubuh Gunung Gede. Jika tekanan terus bertambah, potensi letusan freatik dan pelepasan gas beracun bisa terjadi.

Meski demikian, PVMBG belum menaikkan status Gunung Gede dari Level I (Normal). Berdasarkan pemantauan visual dan instrumental hingga 1 April 2025 pukul 10.00 WIB, aktivitas vulkanik masih dalam kategori normal. “Kami mengimbau masyarakat, pengunjung, dan wisatawan untuk tidak mendekati atau bermalam dalam radius 600 meter dari Kawah Wadon,” kata Wafid.

Gunung Gede, dengan ketinggian 2.958 mdpl, terletak di wilayah Kabupaten Cianjur, Sukabumi, dan Bogor, Jawa Barat. Pos Pengamatan Gunungapi (PGA) Gede di Desa Ciloto, Kecamatan Pacet, Cianjur, memantau aktivitas gunung ini.

Gunung Gede terakhir meletus pada 1957 melalui Kawah Ratu, dengan kolom letusan mencapai 3.000 meter di atas puncak. Saat ini, aktivitas embusan terpantau dari Kawah Wadon dengan ketinggian asap berkisar 50-100 meter selama Maret 2025.

Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi PVMBG di Bandung melalui nomor (022) 7272606 atau Pos Pengamatan Gunungapi Gede di 0812-2431-4051.

Baca juga: Demo Berujung Bentrok di Sukabumi, Mahasiswa dan Polisi Dilarikan ke RSUD Syamsudin

 

Sumber : Sukabumiupdate

  • Penulis: Redaksi Smi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cyber University Siap Sambut Mahasiswa Baru Melalui MAGNA dan SINERGI

    Cyber University Siap Sambut Mahasiswa Baru Melalui MAGNA dan SINERGI

    • calendar_month Jumat, 29 Sep 2023
    • account_circle Dilan
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com – Cyber University atau Universitas Siber Indonesia akan menyelenggarakan acara Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB). Kegiatan ini, yang berasal dari Kampus Fintech (Financial Technology) pertama di Indonesia, mencakup Masa Pengenalan Akademik (MAGNA) dan Seminar Energi Kreasi (SINERGI) dengan tema “Build Your Dream”. Kegiatan ini akan diselenggarakan di Aula Cyber University, yang sebelumnya […]

  • dampak gempa garut

    Puluhan Rumah Mengalami Kerusakan di Sukabumi, Dampak Gempa Garut M6,2

    • calendar_month Minggu, 28 Apr 2024
    • account_circle Dilan
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Pusat pengendalian dan operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, mencatat sebanyak 21 rumah mengalami kerusakan akibat gempa yang mengguncang Kabupaten Garut berkekuatan magnitudo M 6.2, pada Sabtu (27/4). Daeng Sutisna, Manajer Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi mengatakan selain rumah yang mengalami kerusakan akibat gempa, terdapat juga satu masjid milik warga dan […]

  • rekomendasi tempat bukber

    Rekomendasi Tempat Bukber Murah Meriah di Sukabumi dengan Suasana Nyaman dan Menu Lezat

    • calendar_month Rabu, 19 Feb 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Ramadhan adalah waktu yang penuh berkah bagi umat Muslim untuk berbuka puasa bersama keluarga dan teman-teman. Untuk menyambut bulan suci ini, beberapa tempat makan di Sukabumi menawarkan suasana nyaman dan menu lezat yang cocok untuk berbuka puasa. Mulai dari kafe kekinian hingga restoran dengan hidangan khas Sunda, berikut adalah beberapa rekomendasi tempat bukber […]

  • Ilustrasi Nyi Roro Kidul

    Nyi Roro Kidul: Sang Legenda Ratu Pantai Selatan

    • calendar_month Kamis, 20 Jun 2024
    • account_circle Sisil
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Nyi Roro Kidul adalah Ratu Pantai Selatan yang legendaris. Ia merupakan putri dari Prabu Siliwangi, raja kerajaan Pakuan Padjajaran, dan permaisuri Kinasih. Nama lahirnya adalah Putri Kandita. Ia terkenal dengan kecantikannya yang luar biasa, serta Prabu Siliwangi sangat menyayanginya beserta ibunya. Namun, sikap Prabu Siliwangi yang sangat menyayangi Putri Kandita dan permaisuri Kinasih […]

  • Festival

    Festival AI 2025: Kolaborasi Inovasi untuk Pendidikan, Bisnis, dan Keamanan Siber

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Rahma Putri
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) akan menyelenggarakan Festival Edukasi & Inovasi AI 2025 pada Rabu (02/07), di Gedung UBSI Kampus Kalimalang, Jakarta Timur. Dengan mengusung tema “EDUvolution: Where Innovation Meets Intelligence,”. Festival ini bertujuan mengupas tuntas pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) di tiga bidang utama: pendidikan, bisnis, dan keamanan siber. Festival ini menghadirkan narasumber […]

  • Time Blocking atau To-Do List: Pilih yang Tepat untuk Mahasiswa

    Time Blocking atau To-Do List: Pilih yang Tepat untuk Mahasiswa

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz -Bagi mahasiswa, mengatur waktu menjadi tantangan besar, terutama saat harus membagi perhatian antara kuliah, tugas, kegiatan organisasi, pekerjaan paruh waktu, dan kehidupan pribadi. Untuk meningkatkan produktivitas, banyak mahasiswa memilih menggunakan dua metode populer: time blocking dan to-do list. Lalu, metode mana yang paling efektif? To-Do List: Simpel dan Fleksibel Banyak mahasiswa menggunakan to-do list […]

expand_less